Memburu atau memeliharanya tanpa izin dapat berujung pada sanksi pidana berupa penjara hingga lima tahun dan denda maksimal Rp100 juta.
Tiga Spesies di Indonesia
Di Indonesia, terdapat tiga spesies: kukang Jawa, Sumatra, dan Kalimantan. Perbedaan utama terlihat dari berat tubuh dan warna punuk yang ada di punggungnya.
Kukang Jawa beratnya sekitar 900 gram dengan punuk terang, sementara yang Sumatra dan Kalimantan lebih kecil dan berwarna abu-abu kecokelatan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Berdasarkan data IUCN, kukang Jawa berstatus kritis dan terancam punah, sementara dua lainnya berstatus rentan.
Primata yang Pintar
Memiliki kecerdasan dalam memilih makanan dan hanya mengonsumsi bagian daging buah yang sudah matang dan manis, sedangkan kulit dan bijinya tidak dimakan.
Tubuh yang Lentur
Memiliki tubuh yang sangat lentur, iaa dapat bergelantungan terbalik dan tidur dengan posisi menggulung seperti bola untuk melindungi dirinya dari predator.
Berbeda dengan Kuskus
Meskipun sering dikira sama, kukang dan kuskus adalah dua jenis hewan berbeda. Ia bukan satwa berkantung seperti kuskus, dan jari-jarinya lebih panjang karena ia hidup sepenuhnya di atas pohon.
Taring Mengandung Bisa
Salah satu fakta paling mengejutkan adalah bahwa kukang memiliki kelenjar bisa di siku bagian dalam yang bisa disalurkan ke mulut dan digunakan saat menggigit.
Bisa ini dapat menyebabkan reaksi alergi serius seperti gatal, bengkak, kejang, hingga pingsan pada manusia.
Bukan Satwa Peliharaan
Penelitian dari Fakultas Kedokteran Hewan IPB menunjukkan bahwa hewan ini bisa membawa penyakit zoonosis, seperti cacingan, yang dapat menular ke manusia.
Telur cacing dari kukang bisa hidup di tanah, air, bahkan pakaian selama berbulan-bulan dan menjadi ancaman kesehatan.
Follow Sosial Media Redaksiku : Facebook, Instagram, Tiktok, X, Youtube, Pinterest
Halaman : 1 2







Jadilah yang pertama berkomentar
Bagikan tanggapan Anda secara santun. Komentar yang relevan membuat diskusi lebih bermanfaat.