BARRU – Penulis Muhammad Suryadi R kembali meluncurkan karya terbarunya. Kali ini, ia menerbitkan buku kedua berjudul Geopolitik, Narasi, Kendali yang mengulas perubahan lanskap geopolitik global serta posisi Indonesia di tengah persaingan antarnegara yang semakin dinamis.
Buku tersebut menjadi wadah bagi Muhammad Suryadi R, untuk menghimpun berbagai esai mengenai isu-isu geopolitik kontemporer.
Kepada wartawan, Jumat (24/7/2026), Suryadi mengatakan buku itu membahas beragam persoalan global. Mulai dari rivalitas Amerika Serikat dan China, dinamika kawasan Indo-Pasifik, konflik di Timur Tengah, peran ASEAN, hingga tantangan negara-negara Global South dalam menghadapi perubahan tatanan dunia.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Melalui buku ini saya ingin mengajak pembaca memahami perubahan geopolitik dunia sekaligus melihat bagaimana Indonesia dapat mengambil posisi yang strategis di tengah dinamika global,” kata Suryadi.
Ia menjelaskan, buku tersebut tidak hanya membahas perkembangan politik internasional.
Menurutnya, Indonesia juga perlu memperkuat kapasitas nasional melalui diplomasi yang adaptif, penguasaan teknologi, hilirisasi industri, pengembangan riset, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia.
“Gagasan-gagasan itu kami hadirkan sebagai gambaran langkah yang dapat ditempuh Indonesia untuk memperkuat posisi strategis dan meningkatkan daya saing di tingkat global,” ujarnya.
Suryadi menilai, geopolitik saat ini tidak lagi sekadar berbicara mengenai perebutan wilayah maupun kekuatan militer.
Persaingan antarnegara, kata dia, kini berlangsung melalui narasi, pengaruh ekonomi, perkembangan teknologi, arus informasi, hingga penguasaan sumber daya strategis.
“Dengan perspektif tersebut, pembaca diajak memahami dinamika internasional secara lebih utuh dan kritis,” lanjutnya.
Selain itu, buku Geopolitik, Narasi, Kendali juga membahas berbagai isu strategis lainnya.
Di antaranya arah politik luar negeri Indonesia, dinamika Laut China Selatan, kebangkitan China, posisi Amerika Serikat dalam tatanan global yang terus berubah, transformasi ASEAN, hingga pentingnya menjaga kedaulatan nasional di tengah perkembangan ekonomi digital dan kemajuan teknologi.
Disajikan dalam bentuk esai populer dengan bahasa yang komunikatif, buku ini menyasar mahasiswa, akademisi, peneliti, jurnalis, pembuat kebijakan, hingga masyarakat umum yang memiliki ketertarikan terhadap isu hubungan internasional dan geopolitik.
Suryadi berharap buku tersebut dapat menjadi salah satu referensi bagi masyarakat untuk memahami perkembangan global beserta implikasinya terhadap kepentingan nasional Indonesia.
“Melalui penerbitan Geopolitik, Narasi, Kendali, saya berharap khazanah literatur geopolitik di Indonesia semakin berkembang dan mampu mendorong lahirnya diskusi publik mengenai strategi nasional, penguatan kedaulatan, serta peran Indonesia dalam menghadapi dinamika dunia yang terus berubah,” tutupnya.
Editor : Hengki






