Fakta Menarik Kukang: Primata Menggemaskan yang Memiliki Racun

- Penulis

Jumat, 1 Agustus 2025 - 12:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Kukang

Ilustrasi Kukang

Fakta Menarik Kukang: Primata Menggemaskan yang Memiliki Racun

Kukang merupakan salah satu primata paling unik dan menggemaskan yang ada di dunia.

Dengan wajah bulat, mata besar yang tampak selalu berbinar, serta gerakannya yang sangat lambat, kukang sering kali memikat hati siapa pun yang melihatnya.

Banyak orang mengira bahwa hewan ini jinak dan cocok dijadikan peliharaan, padahal anggapan tersebut sangat keliru.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Meski terlihat lucu dan menggemaskan, ternyata menyimpan sejumlah fakta unik dan mengejutkan yang jarang diketahui banyak orang.

Bukanlah seperti hewan peliharaan biasa, melainkan satwa liar yang dilindungi undang-undang dan memegang peran penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem hutan tropis.

Sekaligus berperan penting dalam ekosistem, antara lain dengan membantu penyebaran biji tanaman dan mengendalikan populasi serangga tertentu di habitat alaminya.

7 Fakta-Fakta Unik Kukang

Diburu karena Mitos

Hewan ini kerap menjadi sasaran perburuan karena adanya mitos yang berkembang di masyarakat, misalnya dipercaya bisa dijadikan tumbal pembangunan jalan atau jembatan agar proyek tersebut tahan lama.

Hewan ini merupakan satwa yang dilindungi menurut Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya.

Memburu atau memeliharanya tanpa izin dapat berujung pada sanksi pidana berupa penjara hingga lima tahun dan denda maksimal Rp100 juta.

Tiga Spesies di Indonesia

Di Indonesia, terdapat tiga spesies: kukang Jawa, Sumatra, dan Kalimantan. Perbedaan utama terlihat dari berat tubuh dan warna punuk yang ada di punggungnya.

Kukang Jawa beratnya sekitar 900 gram dengan punuk terang, sementara yang Sumatra dan Kalimantan lebih kecil dan berwarna abu-abu kecokelatan.

Berdasarkan data IUCN, kukang Jawa berstatus kritis dan terancam punah, sementara dua lainnya berstatus rentan.

Primata yang Pintar

Memiliki kecerdasan dalam memilih makanan dan hanya mengonsumsi bagian daging buah yang sudah matang dan manis, sedangkan kulit dan bijinya tidak dimakan.

Tubuh yang Lentur

Memiliki tubuh yang sangat lentur, iaa dapat bergelantungan terbalik dan tidur dengan posisi menggulung seperti bola untuk melindungi dirinya dari predator.

Berbeda dengan Kuskus

Meskipun sering dikira sama, kukang dan kuskus adalah dua jenis hewan berbeda. Ia bukan satwa berkantung seperti kuskus, dan jari-jarinya lebih panjang karena ia hidup sepenuhnya di atas pohon.

Taring Mengandung Bisa

Salah satu fakta paling mengejutkan adalah bahwa kukang memiliki kelenjar bisa di siku bagian dalam yang bisa disalurkan ke mulut dan digunakan saat menggigit.

Bisa ini dapat menyebabkan reaksi alergi serius seperti gatal, bengkak, kejang, hingga pingsan pada manusia.

Bukan Satwa Peliharaan

Penelitian dari Fakultas Kedokteran Hewan IPB menunjukkan bahwa hewan ini bisa membawa penyakit zoonosis, seperti cacingan, yang dapat menular ke manusia.

Telur cacing dari kukang bisa hidup di tanah, air, bahkan pakaian selama berbulan-bulan dan menjadi ancaman kesehatan.

 Follow Sosial Media Redaksiku : FacebookInstagramTiktokXYoutubePinterest

Follow WhatsApp Channel www.redaksiku.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ilmuwan Temukan Spesies Baru Ular Pemakan Telur Berleher Putih
Populasi Gajah Sumatera Terbaru: 1.365–1.719 Individu (2026)
Penemuan Spesies Kucing Liar Baru Setelah 100 Tahun
Spesies Kucing Baru Leopardus tilcayo Ditemukan di Bolivia
Macan Tutul Jawa Terekam Kamera di Hutan Mendolo
Pentingnya Data Populasi Lumba-lumba di Jalur Migrasi Laut Indonesia
Perdagangan Bayi Orangutan di India Diduga Lewat Jalur Aceh
Prakiraan Cuaca Bogor Senin 14 September 2026

Tulis Komentar

Alamat email tidak akan dipublikasikan. Kolom wajib ditandai *.

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 14:39 WIB

Ilmuwan Temukan Spesies Baru Ular Pemakan Telur Berleher Putih

Sabtu, 19 September 2026 - 01:03 WIB

Populasi Gajah Sumatera Terbaru: 1.365–1.719 Individu (2026)

Jumat, 18 September 2026 - 13:27 WIB

Penemuan Spesies Kucing Liar Baru Setelah 100 Tahun

Jumat, 18 September 2026 - 09:52 WIB

Spesies Kucing Baru Leopardus tilcayo Ditemukan di Bolivia

Kamis, 17 September 2026 - 21:30 WIB

Macan Tutul Jawa Terekam Kamera di Hutan Mendolo

Berita Terbaru

Pemkot Surabaya mencabut KTA 163 juru parkir sebagai langkah percepatan digitalisasi layanan parkir.

Politik

Pemkot Surabaya Cabut KTA 163 Jukir demi Digitalisasi Parkir

Sabtu, 19 Sep 2026 - 21:13 WIB

Suzuki APV 2025 tetap menjadi pilihan favorit keluarga dan bisnis berkat desainnya yang fungsional dan lapang.

Otomotif

Daftar Harga Suzuki APV 2025 Bekas di Jabodetabek dan Tipenya

Sabtu, 19 Sep 2026 - 21:11 WIB

Aileen Wuornos menjalani masa sepuluh tahun penjara sebelum dieksekusi mati pada 9 Oktober 2002.

Serial Killers

Kisah Aileen Wuornos Setelah Mengaku Membunuh 7 Pria

Sabtu, 19 Sep 2026 - 21:10 WIB

error: Content is protected !!