Fakta Menarik Kukang: Primata Menggemaskan yang Memiliki Racun
Kukang merupakan salah satu primata paling unik dan menggemaskan yang ada di dunia.
Dengan wajah bulat, mata besar yang tampak selalu berbinar, serta gerakannya yang sangat lambat, kukang sering kali memikat hati siapa pun yang melihatnya.
Banyak orang mengira bahwa hewan ini jinak dan cocok dijadikan peliharaan, padahal anggapan tersebut sangat keliru.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Meski terlihat lucu dan menggemaskan, ternyata menyimpan sejumlah fakta unik dan mengejutkan yang jarang diketahui banyak orang.
Bukanlah seperti hewan peliharaan biasa, melainkan satwa liar yang dilindungi undang-undang dan memegang peran penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem hutan tropis.
Sekaligus berperan penting dalam ekosistem, antara lain dengan membantu penyebaran biji tanaman dan mengendalikan populasi serangga tertentu di habitat alaminya.
7 Fakta-Fakta Unik Kukang
Diburu karena Mitos
Hewan ini kerap menjadi sasaran perburuan karena adanya mitos yang berkembang di masyarakat, misalnya dipercaya bisa dijadikan tumbal pembangunan jalan atau jembatan agar proyek tersebut tahan lama.
Hewan ini merupakan satwa yang dilindungi menurut Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya.
Memburu atau memeliharanya tanpa izin dapat berujung pada sanksi pidana berupa penjara hingga lima tahun dan denda maksimal Rp100 juta.
Tiga Spesies di Indonesia
Di Indonesia, terdapat tiga spesies: kukang Jawa, Sumatra, dan Kalimantan. Perbedaan utama terlihat dari berat tubuh dan warna punuk yang ada di punggungnya.
Kukang Jawa beratnya sekitar 900 gram dengan punuk terang, sementara yang Sumatra dan Kalimantan lebih kecil dan berwarna abu-abu kecokelatan.
Berdasarkan data IUCN, kukang Jawa berstatus kritis dan terancam punah, sementara dua lainnya berstatus rentan.
Primata yang Pintar
Memiliki kecerdasan dalam memilih makanan dan hanya mengonsumsi bagian daging buah yang sudah matang dan manis, sedangkan kulit dan bijinya tidak dimakan.
Tubuh yang Lentur
Memiliki tubuh yang sangat lentur, iaa dapat bergelantungan terbalik dan tidur dengan posisi menggulung seperti bola untuk melindungi dirinya dari predator.
Berbeda dengan Kuskus
Meskipun sering dikira sama, kukang dan kuskus adalah dua jenis hewan berbeda. Ia bukan satwa berkantung seperti kuskus, dan jari-jarinya lebih panjang karena ia hidup sepenuhnya di atas pohon.
Taring Mengandung Bisa
Salah satu fakta paling mengejutkan adalah bahwa kukang memiliki kelenjar bisa di siku bagian dalam yang bisa disalurkan ke mulut dan digunakan saat menggigit.
Bisa ini dapat menyebabkan reaksi alergi serius seperti gatal, bengkak, kejang, hingga pingsan pada manusia.
Bukan Satwa Peliharaan
Penelitian dari Fakultas Kedokteran Hewan IPB menunjukkan bahwa hewan ini bisa membawa penyakit zoonosis, seperti cacingan, yang dapat menular ke manusia.
Telur cacing dari kukang bisa hidup di tanah, air, bahkan pakaian selama berbulan-bulan dan menjadi ancaman kesehatan.
Follow Sosial Media Redaksiku : Facebook, Instagram, Tiktok, X, Youtube, Pinterest






