BARRU – Suasana menjelang kunjungan Menteri Pertanian ke kawasan PT Conch di Kabupaten Barru diwarnai polemik.
Awak media diduga tidak diizinkan memasuki area perusahaan.
Padahal, agenda kunjungan menteri belum dimulai.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Peristiwa itu terjadi pada Kamis (23/7/2026).
Di pintu masuk perusahaan, petugas keamanan berjaga ketat.
Salah seorang petugas keamanan bernama Sudirman mengaku hanya menjalankan perintah dari pihak HRD.
Ia menyebut instruksi tersebut berasal dari HRD berinisial Jeni.
Saya diperintah oleh HRD Jeni. Hanya pihak tertentu yang bisa masuk. Tim media juga tidak diperbolehkan masuk sembarang, begitu juga tamu tertentu,” ujar Sudirman kepada wartawan.
Pembatasan akses itu membuat sejumlah wartawan mempertanyakan kebijakan perusahaan.
Sebab, mereka datang untuk menjalankan tugas jurnalistik dan meliput agenda kunjungan Menteri Pertanian.
Salah seorang wartawan, As, mengaku tidak diperkenankan masuk ke dalam kawasan PT Conch.
Ia mengaku hanya ingin mencari informasi dan melakukan peliputan.
“Kami datang mau melakukan pencarian informasi untuk peliputan, tetapi dilarang masuk,” kata As.
Peristiwa tersebut memicu pertanyaan mengenai alasan pembatasan akses terhadap awak media.
Hingga kini belum ada penjelasan resmi dari pihak perusahaan.
Manajemen PT Conch maupun HRD yang disebut oleh petugas keamanan juga belum memberikan keterangan terkait kebijakan tersebut.
Wartawan masih berupaya menghubungi pihak PT Conch untuk memperoleh konfirmasi.
Apabila pihak perusahaan memberikan penjelasan, redaksi akan memuatnya sebagai bagian dari pemberitaan yang berimbang sesuai kaidah jurnalistik.
Editor : Hengki






