Shin Tae-yong Dikabarkan Dilarang 10 Tahun di Korea, Apakah Persija Terdampak?

- Penulis

Sabtu, 25 Juli 2026 - 10:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Shin Tae-yong Dikabarkan Dilarang 10 Tahun di Korea, Apakah Persija Terdampak?

Shin Tae-yong Dikabarkan Dilarang 10 Tahun di Korea, Apakah Persija Terdampak?

Pendekatan tersebut sesuai dengan karakter Shin yang dikenal menerapkan intensitas tinggi.

Ia ingin membangun tim dengan mobilitas, disiplin posisi, kekuatan fisik, transisi cepat, dan kemauan bekerja bersama sebagai satu kesatuan.

Nadeo Argawinata Perkuat Persija

Persija juga resmi mendatangkan penjaga gawang Timnas Indonesia, Nadeo Argawinata, dari Borneo FC.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Nadeo mendapatkan kontrak sampai 2031. Transfer tersebut juga melibatkan perpindahan Aditya Warman dan Ibrah Ohorella dari Persija menuju Borneo FC.

Shin menyambut kedatangan mantan anak asuhnya di Timnas Indonesia tersebut.

Ia menilai pengalaman Nadeo di level nasional akan membuat sektor penjaga gawang dan pertahanan Persija menjadi lebih kuat. Shin juga memperkirakan Nadeo dapat mengambil peran penting dalam upaya klub meraih prestasi.

Kehadiran Nadeo mempertemukannya kembali dengan Shin setelah keduanya bekerja bersama dalam periode kepelatihan Timnas Indonesia.

Karier Singkat Shin Tae-yong di Ulsan HD

Shin Tae-yong ditunjuk menjadi pelatih Ulsan HD pada Agustus 2025 ketika klub tersebut sedang berada di posisi ketujuh liga Korea Selatan.

Penunjukan itu menjadi kepulangannya ke kompetisi klub Korea setelah lama bekerja di level tim nasional dan sepak bola Indonesia.

Masa kerjanya di Ulsan tidak berlangsung lama. Ia kemudian meninggalkan klub setelah hasil tim tidak memenuhi harapan dan hubungan internal menjadi perhatian.

Kontroversi selama periode tersebut akhirnya berlanjut ke pemeriksaan etika dan keputusan disiplin KFA pada Juli 2026.

Rekam Jejak Shin Tae-yong

Sebelum bergabung dengan Persija, Shin Tae-yong mempunyai pengalaman panjang sebagai pemain dan pelatih di Korea Selatan.

Ia membawa Seongnam Ilhwa Chunma menjuarai Liga Champions Asia 2010 dan Piala FA Korea 2011. Shin juga memimpin Korea Selatan dalam Piala Dunia 2018, termasuk ketika mengalahkan Jerman dengan skor 2-0.

Di Indonesia, Shin menangani Timnas sejak akhir 2019 hingga Januari 2025.

Dalam periode tersebut, Indonesia mencapai babak 16 besar Piala Asia 2023, menembus semifinal Piala Asia U-23 2024, serta melaju ke putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.

PSSI mengakhiri kerja sama dengan Shin pada Januari 2025 dengan alasan kebutuhan akan kepemimpinan, komunikasi, dan penerapan strategi yang berbeda untuk mengejar tiket Piala Dunia.

Apakah Persija Perlu Mengambil Sikap?

Untuk saat ini, Persija belum diwajibkan mengambil tindakan terhadap Shin hanya berdasarkan sanksi domestik KFA.

Klub dapat meminta penjelasan langsung mengenai status keputusan, kemungkinan banding, serta apakah terdapat risiko sanksi tersebut berkembang ke tingkat internasional.

Langkah itu penting untuk memastikan stabilitas tim dan memberikan informasi yang jelas kepada pemain, sponsor, serta pendukung.

Namun, menghentikan kerja sama sebelum mengetahui dokumen dan cakupan sanksi secara lengkap juga dapat menjadi keputusan yang terlalu cepat.

Fakta terpenting saat ini adalah Shin masih memimpin latihan dan Persija tetap menjalankan persiapan menghadapi Piala Presiden serta Super League.

Apa yang Terjadi Bila Shin Mengajukan Banding?

Apabila banding diajukan, otoritas sepak bola Korea dapat memeriksa kembali pertimbangan, bukti, proses pemeriksaan, dan bentuk hukuman yang dijatuhkan.

Hasilnya dapat berupa penguatan keputusan, pengurangan hukuman, perubahan bentuk sanksi, atau pembatalan apabila ditemukan masalah prosedural maupun bukti baru.

Belum ada kepastian mengenai waktu pengajuan maupun proses pemeriksaan banding.

Shin baru menyatakan sedang mempertimbangkan langkah tersebut dan belum memberikan penjelasan rinci mengenai strategi hukumnya.

Jangan Salah Memahami Hukuman 10 Tahun

Kabar ini tidak berarti Shin Tae-yong dilarang melatih sepak bola di seluruh dunia selama 10 tahun.

Informasi yang beredar menyebut larangan hanya berlaku pada kegiatan sepak bola di Korea Selatan. Ia masih dapat bekerja di luar negeri, termasuk di Indonesia bersama Persija.

Kabar tersebut juga tidak berarti Persija otomatis terkena hukuman atau dikeluarkan dari kompetisi.

Persija merupakan klub Indonesia yang mengikuti kompetisi di bawah yurisdiksi PSSI dan operator liga Indonesia. Tidak ada informasi bahwa klub melakukan pelanggaran dalam perkara yang diperiksa KFA.

Tantangan Shin Tae-yong di Persija

Terlepas dari persoalan di Korea, Shin menghadapi ekspektasi besar di Jakarta.

Persija mempunyai basis pendukung luas dan menargetkan prestasi tertinggi. Manajemen memilih Shin karena menilai karakter disiplin, profesionalisme, serta standar kerjanya dapat membangun mentalitas pemenang.

Shin perlu segera membentuk identitas permainan, menentukan komposisi utama, menjaga kebugaran pemain, serta mengelola tekanan dalam kompetisi domestik.

Piala Presiden menjadi ujian awal, sedangkan ukuran keberhasilan yang lebih utama akan terlihat dalam Super League 2026/2027.

Kesimpulan

KFA telah mengonfirmasi menjatuhkan sanksi disiplin berat kepada Shin Tae-yong terkait kontroversi ketika menangani Ulsan HD.

Sejumlah media melaporkan sanksinya berupa larangan beraktivitas dalam sepak bola Korea Selatan selama 10 tahun. Namun, KFA tidak mengumumkan secara terbuka rincian dan durasi hukuman karena alasan kerahasiaan informasi pribadi.

Shin merasa terdapat beberapa bagian keputusan yang tidak adil dan sedang mempertimbangkan banding. Ia memilih tidak membuka seluruh versinya karena khawatir dapat melukai mantan pemain dan memperburuk suasana sepak bola Korea.

Sanksi tersebut dilaporkan hanya berlaku di Korea Selatan sehingga tidak memengaruhi pekerjaannya sebagai pelatih Persija Jakarta.

Shin masih memimpin persiapan Persija menuju Piala Presiden 2026 dan Super League 2026/2027. Kondisi tim disebut baru mencapai sekitar 60–70 persen setelah perubahan agenda pramusim.

Perkembangan berikutnya akan bergantung pada keputusan Shin mengenai banding, penjelasan lebih lanjut KFA, serta sikap Persija jika muncul informasi baru mengenai cakupan sanksi.

FAQ Shin Tae-yong

Apa berita terbaru Shin Tae-yong?

Shin Tae-yong mendapat sanksi disiplin berat dari Federasi Sepak Bola Korea Selatan terkait kontroversi ketika melatih Ulsan HD.

Apakah Shin Tae-yong dihukum 10 tahun?

Sejumlah media melaporkan larangan selama 10 tahun. Namun, KFA tidak membuka rincian dan durasi lengkap keputusan kepada publik.

Mengapa Shin Tae-yong dihukum?

Sanksi dikaitkan dengan kontroversi perlakuan terhadap pemain, termasuk video kontak fisik dengan seorang pemain ketika menangani Ulsan HD.

Apakah Shin Tae-yong mengakui kesalahan?

Shin menyatakan terdapat banyak bagian yang menurutnya tidak adil. Ia belum membuka penjelasan lengkap mengenai peristiwa tersebut.

Apakah Shin Tae-yong akan mengajukan banding?

Ia sedang mempertimbangkan banding, tetapi belum mengumumkan bahwa pengajuan telah dilakukan.

Apakah Shin Tae-yong masih melatih Persija?

Ya. Shin tetap berstatus pelatih kepala Persija Jakarta.

Apakah sanksi KFA berlaku di Indonesia?

Berdasarkan laporan yang tersedia, sanksi hanya berlaku dalam sepak bola Korea Selatan dan tidak memengaruhi pekerjaannya di Persija.

Kapan Shin Tae-yong bergabung dengan Persija?

Persija resmi mengumumkan penunjukannya pada 8 Juni 2026.

Bagaimana kondisi Persija saat ini?

Shin menyebut kondisi fisik dan persiapan tim baru berada pada kisaran 60–70 persen.

Siapa lawan Persija di Piala Presiden 2026?

Persija berada satu grup dengan Persebaya Surabaya, Port FC, dan PSMS Medan.

Kapan Persija melawan Persebaya?

Pertandingan dijadwalkan berlangsung pada 26 Juli 2026 di Stadion Gelora Bung Tomo.

Follow Sosial Media Redaksiku : FacebookInstagramTiktokXYoutubePinterest

Penulis : Redaksiku

Editor : Redaksiku

Sumber Berita: Berbagai sumber

Follow WhatsApp Channel www.redaksiku.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Piala ASEAN 2026 Dimulai, Vietnam Menang 7-0 dan Indonesia Bersiap Hadapi Kamboja
Piala Dunia FIFA 2030 Digelar di Enam Negara, Muncul Usulan Format 64 Tim
Peringkat Dunia FIFA Terbaru Juli 2026: Spanyol Nomor 1, Indonesia Posisi 118
Pemain Terbaik Piala Dunia 2026: Rodri Raih Golden Ball Setelah Bawa Spanyol Juara
Kapolres Barru Hadiri Bupati Cup III, Dukung Pembinaan Atlet Daerah
Pemenang Piala Dunia 2026: Spanyol Kalahkan Argentina 1-0 di Final
Spanyol vs Argentina di Final Piala Dunia 2026: Jadwal, Kondisi Tim, dan Prediksi Susunan Pemain
Hasil Prancis vs Inggris 4-6: Saka Hat-trick, Mbappe Cetak Rekor
Diskusi Pembaca

Jadilah yang pertama berkomentar

Bagikan tanggapan Anda secara santun. Komentar yang relevan membuat diskusi lebih bermanfaat.

Tulis Komentar

Alamat email tidak akan dipublikasikan. Kolom wajib ditandai *.

Berita Terkait

Sabtu, 25 Juli 2026 - 12:14 WIB

Piala ASEAN 2026 Dimulai, Vietnam Menang 7-0 dan Indonesia Bersiap Hadapi Kamboja

Sabtu, 25 Juli 2026 - 10:19 WIB

Shin Tae-yong Dikabarkan Dilarang 10 Tahun di Korea, Apakah Persija Terdampak?

Selasa, 21 Juli 2026 - 13:29 WIB

Piala Dunia FIFA 2030 Digelar di Enam Negara, Muncul Usulan Format 64 Tim

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:08 WIB

Peringkat Dunia FIFA Terbaru Juli 2026: Spanyol Nomor 1, Indonesia Posisi 118

Selasa, 21 Juli 2026 - 10:38 WIB

Pemain Terbaik Piala Dunia 2026: Rodri Raih Golden Ball Setelah Bawa Spanyol Juara

Berita Terbaru

Mood Berantakan? 4 Kebiasaan yang Bisa Menjadi Penyebabnya

Life Style

Mood Berantakan? 4 Kebiasaan yang Bisa Menjadi Penyebabnya

Sabtu, 25 Jul 2026 - 12:22 WIB