Saham MLPL Melonjak 6,82% ke Rp94, Volume Perdagangan Hampir 7 Kali Rata-Rata

- Penulis

Rabu, 22 Juli 2026 - 07:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Saham MLPL Melonjak 6,82% ke Rp94, Volume Perdagangan Hampir 7 Kali Rata-Rata

Saham MLPL Melonjak 6,82% ke Rp94, Volume Perdagangan Hampir 7 Kali Rata-Rata

Meski demikian, belum terdapat keterangan resmi perusahaan yang menyatakan transaksi itu menjadi penyebab langsung kenaikan harga pada 21 Juli 2026.

Kinerja Keuangan Kuartal Pertama 2026

Data keuangan kuartalan yang dihimpun Google Finance menunjukkan pendapatan MLPL mencapai sekitar Rp3,16 triliun pada periode Maret 2026.

Perusahaan mencatatkan laba bersih sekitar Rp119,80 miliar dengan margin laba bersih 3,79 persen. Pada kuartal sebelumnya, perusahaan masih mencatat rugi bersih sekitar Rp33,04 miliar.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Walaupun laba bersih membaik, laba operasional pada kuartal Maret 2026 tercatat sekitar Rp8,93 miliar, lebih rendah dibandingkan Rp51,06 miliar pada kuartal sebelumnya.

Kondisi tersebut menunjukkan bahwa investor tetap perlu melihat sumber laba secara lebih rinci, termasuk kontribusi pendapatan nonoperasional, perubahan nilai investasi, biaya keuangan, dan kinerja masing-masing anak usaha.

Harga saham dapat bereaksi terhadap laba bersih, tetapi kualitas dan keberlanjutan laba juga penting dalam menilai kondisi fundamental perusahaan.

EPS MLPL Masih Negatif

Data pasar terbaru mencatat earning per share atau EPS MLPL berada di sekitar minus Rp3.

Karena EPS masih negatif, rasio price to earnings atau PER tidak dapat digunakan dengan cara yang sama seperti pada perusahaan yang sudah menghasilkan laba positif secara konsisten.

Investor yang menganalisis perusahaan induk investasi seperti MLPL biasanya juga mempertimbangkan:

  • Nilai portofolio investasi;
  • Nilai aset bersih;
  • Tingkat utang;
  • Arus kas;
  • Kinerja perusahaan anak;
  • Potensi divestasi;
  • Keuntungan atau kerugian perubahan nilai investasi;
  • Transaksi dengan pihak terafiliasi.

Peningkatan harga dalam satu atau beberapa hari belum cukup untuk menyimpulkan bahwa seluruh persoalan fundamental telah selesai.

Kapitalisasi Pasar Mendekati Rp1,47 Triliun

Dengan harga penutupan Rp94 dan jumlah saham beredar sekitar 15,68 miliar lembar, kapitalisasi pasar MLPL berada di kisaran Rp1,47 triliun.

Kapitalisasi pasar menggambarkan nilai seluruh saham perusahaan berdasarkan harga di bursa.

Nilai tersebut tidak sama dengan jumlah kas perusahaan atau nilai yang secara otomatis akan diterima pemegang saham apabila perusahaan dilikuidasi.

Pada perusahaan investasi, kapitalisasi pasar sering dibandingkan dengan nilai portofolio, aset bersih, utang, serta nilai kepemilikan pada perusahaan anak.

Level Harga yang Perlu Diperhatikan

Berdasarkan perdagangan terakhir, beberapa level yang dapat diperhatikan adalah:

  • Rp98: harga tertinggi perdagangan 21 Juli sekaligus hambatan terdekat;
  • Rp100: level psikologis setelah Rp98;
  • Rp94: harga penutupan terbaru;
  • Rp89–Rp90: area pembukaan dan harga terendah harian;
  • Rp88: harga penutupan sebelum kenaikan.

Apabila MLPL bergerak melewati Rp98 dengan volume yang tetap kuat, saham berpeluang menguji level psikologis Rp100.

Namun, apabila gagal bertahan di atas Rp89 hingga Rp90, pasar dapat kembali menguji penutupan sebelumnya di Rp88.

Level tersebut bukan target harga atau rekomendasi transaksi. Pergerakan saham dapat berubah karena kondisi pasar, berita perusahaan, aksi investor besar, dan perubahan sentimen terhadap IHSG.

Risiko Setelah Kenaikan Tajam

Kenaikan 6,82 persen dan lonjakan volume dapat menarik lebih banyak pelaku perdagangan jangka pendek.

Kondisi tersebut juga dapat meningkatkan volatilitas.

Beberapa risiko yang perlu diperhatikan meliputi:

  • Aksi ambil untung setelah harga mendekati Rp98;
  • Volume menurun setelah lonjakan satu hari;
  • Sentimen MLPT tidak berlanjut ke MLPL;
  • Perubahan kondisi IHSG;
  • Munculnya transaksi besar dari pemegang saham;
  • Kinerja anak usaha yang tidak sesuai harapan;
  • EPS yang masih negatif;
  • Risiko transaksi afiliasi dan perubahan nilai portofolio.

TradingView mencatat volatilitas MLPL berada di sekitar 11,24 persen dengan koefisien beta 1,65. Angka tersebut menunjukkan pergerakannya dapat lebih agresif dibandingkan pasar secara umum.

Prospek Perdagangan Hari Ini

Perdagangan Rabu, 22 Juli 2026 belum dimulai ketika artikel ini disusun.

Karena itu, investor perlu menunggu pembentukan harga pada sesi pembukaan untuk melihat apakah momentum kenaikan masih berlanjut.

Tiga hal utama yang dapat diamati adalah:

  1. Apakah harga mampu bertahan di atas Rp94;
  2. Apakah volume tetap lebih tinggi dibandingkan rata-rata;
  3. Apakah saham kembali menguji Rp98 atau justru turun menuju Rp89–Rp90.

Pembukaan yang tinggi tetapi disertai penurunan cepat dapat menunjukkan aksi ambil untung.

Sebaliknya, harga yang mampu bertahan di atas penutupan sebelumnya dengan volume kuat dapat menunjukkan bahwa minat pasar masih tersedia.

Kesimpulan

Saham MLPL ditutup menguat 6,82 persen ke level Rp94 pada perdagangan Selasa, 21 Juli 2026.

Saham dibuka pada Rp89, menyentuh level tertinggi Rp98, dan mencatat harga terendah Rp89.

Volume mencapai sekitar 139,72 juta saham, hampir tujuh kali rata-rata volume harian sekitar 20,22 juta saham.

Perhatian pasar juga meningkat bersamaan dengan pelaksanaan stock split MLPT pada 21 Juli 2026. Namun, MLPL dan MLPT adalah dua emiten berbeda, meskipun MLPT merupakan anak usaha Multipolar.

MLPL sebelumnya juga mengumumkan pengalihan aset properti senilai Rp780 miliar kepada MPPA sebagai bagian dari optimalisasi portofolio.

Belum terdapat konfirmasi resmi yang menjelaskan satu penyebab khusus di balik kenaikan MLPL. Oleh karena itu, pergerakan tersebut perlu dilihat sebagai kombinasi aktivitas pasar, peningkatan volume, dan sentimen terhadap perusahaan-perusahaan dalam kelompok Multipolar.

Artikel ini bersifat informatif dan bukan rekomendasi membeli, menjual, atau mempertahankan saham.

FAQ Saham MLPL

Berapa harga saham MLPL terbaru?

Harga penutupan terbaru MLPL adalah Rp94 per saham pada perdagangan 21 Juli 2026.

Berapa kenaikan saham MLPL?

MLPL naik Rp6 atau sekitar 6,82 persen dibandingkan penutupan sebelumnya sebesar Rp88.

Berapa harga tertinggi MLPL?

Harga tertinggi pada perdagangan terakhir adalah Rp98 per saham.

Berapa volume perdagangan MLPL?

Volume perdagangan mencapai sekitar 139,72 juta saham.

Mengapa saham MLPL naik?

Belum ada konfirmasi resmi mengenai penyebab tunggal kenaikannya. Pergerakan dapat dipengaruhi lonjakan aktivitas transaksi, perhatian terhadap kelompok Multipolar, serta sentimen dari aksi korporasi perusahaan terkait.

Apakah MLPL melakukan stock split?

Tidak. Stock split rasio 1:25 dilakukan oleh PT Multipolar Technology Tbk dengan kode MLPT.

Apakah MLPL dan MLPT perusahaan yang sama?

Tidak. MLPL adalah PT Multipolar Tbk, sedangkan MLPT adalah PT Multipolar Technology Tbk. MLPT merupakan salah satu anak usaha Multipolar.

Berapa kapitalisasi pasar MLPL?

Kapitalisasi pasarnya berada di kisaran Rp1,47 triliun berdasarkan harga penutupan terbaru.

Apa level penting saham MLPL?

Level yang dapat diperhatikan berdasarkan perdagangan terakhir adalah Rp98 sebagai harga tertinggi, Rp94 sebagai harga penutupan, serta Rp89–Rp90 sebagai area terendah dan pembukaan.

Apakah saham MLPL layak dibeli?

Keputusan investasi harus mempertimbangkan profil risiko, laporan keuangan, valuasi, kondisi pasar, dan tujuan investasi masing-masing. Kenaikan satu hari tidak dapat dijadikan satu-satunya dasar keputusan.

Follow Sosial Media Redaksiku : FacebookInstagramTiktokXYoutubePinterest

Penulis : Redaksiku

Editor : Redaksiku

Sumber Berita: Berbagai sumber

Follow WhatsApp Channel www.redaksiku.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

BI Rate Terbaru Masih 5,75 Persen, Pasar Menanti Keputusan RDG Juli 2026
Penipuan Daring Makin Marak, OJK Catat Lebih dari 608 Ribu Kasus
Daftar Harga BBM Hari Ini 21 Juli 2026: Pertamina, Shell, BP-AKR, dan Vivo
EmasLM: Panduan Membeli Logam Mulia untuk Investasi
Pedagang Wajib Mengetahui 4 Hal yang Bisa Menghambat Perkembangan Usaha
Business Intelligence Butuh Budaya Data, Bukan Cuma Tools
Harga Emas Hari Ini 17 Juli 2026 Turun, Antam Jadi Rp2.606.000 per Gram
Xi Jinping Hadiri WAIC 2026, Siapkan Visi China untuk Masa Depan AI Dunia
Diskusi Pembaca

Jadilah yang pertama berkomentar

Bagikan tanggapan Anda secara santun. Komentar yang relevan membuat diskusi lebih bermanfaat.

Tulis Komentar

Alamat email tidak akan dipublikasikan. Kolom wajib ditandai *.

Berita Terkait

Rabu, 22 Juli 2026 - 12:22 WIB

BI Rate Terbaru Masih 5,75 Persen, Pasar Menanti Keputusan RDG Juli 2026

Rabu, 22 Juli 2026 - 07:59 WIB

Saham MLPL Melonjak 6,82% ke Rp94, Volume Perdagangan Hampir 7 Kali Rata-Rata

Selasa, 21 Juli 2026 - 12:15 WIB

Penipuan Daring Makin Marak, OJK Catat Lebih dari 608 Ribu Kasus

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:16 WIB

Daftar Harga BBM Hari Ini 21 Juli 2026: Pertamina, Shell, BP-AKR, dan Vivo

Selasa, 21 Juli 2026 - 10:32 WIB

EmasLM: Panduan Membeli Logam Mulia untuk Investasi

Berita Terbaru