Identifikasi Jenazah ABK Pembawa Jurnalis di Enggano Lewat Tes DNA

- Penulis

Kamis, 24 September 2026 - 09:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Identifikasi Jenazah ABK — Tim SAR mengevakuasi jenazah ABK Surakman yang diidentifikasi lewat tes DNA setelah ditemukan di perairan Pulau Enggano.

Jenazah ABK Surakman berhasil diidentifikasi melalui tes DNA setelah ditemukan di perairan Pulau Enggano, Bengkulu.

Redaksiku.com – Jenazah Surakman alias Sukarman, yang berusia 60 tahun dan bertugas sebagai anak buah kapal Arupadatu I, akhirnya berhasil diidentifikasi setelah ditemukan di perairan Pulau Enggano, Bengkulu. Penemuan ini menjadi titik terang duka dalam tragedi hilangnya kapal yang membawa rombongan jurnalis penjelajah aktivitas vulkanik di Selat Sunda.

Sukarman, 60, anak buah kapal yang membawa lima jurnalis yang hilang ketika meliput aktivitas Gunung Anak Krakatau. (Foto: Basarnas)

Proses Identifikasi Melalui Tes DNA

Tim Disaster Victim Investigation (DVI) memerlukan waktu sekitar 10 hari untuk memastikan identitas jenazah laki-laki tanpa identitas tersebut. Pemeriksaan DNA yang rampung pada Selasa memberikan kecocokan genetik langsung dengan anak kandung korban.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Jenazah tersebut sebelumnya ditemukan pada Sabtu di perairan Sawang Bengkok, Desa Kahyapu, Kecamatan Enggano. Jarak penemuan ini terhitung sangat jauh dari titik awal keberangkatan, yakni sekitar 360 kilometer secara garis lurus dari kawasan Gunung Anak Krakatau.

Hasil pemeriksaan DNA memastikan jenazah di Pulau Enggano adalah Sukarman, ABK kapal Arupadatu I yang hilang sejak awal September.

Kronologi Pelayaran Menuju Gunung Anak Krakatau

Kapal Arupadatu I bertolak dari Dermaga Pagedongan, Carita, Kabupaten Pandeglang, Banten, pada Senin sore pukul 14.00 WIB. Tujuannya adalah mendekati kawasan Gunung Anak Krakatau guna mendokumentasikan aktivitas erupsi gunung berapi aktif tersebut.

Berdasarkan catatan perjalanan, rombongan sempat mengirimkan titik lokasi terakhir pada pukul 14.42 WIB. Namun, komunikasi mendadak terputus kurang dari setengah jam kemudian di perairan antara pesisir Carita dan gunung.

Identifikasi Jenazah ABK Pembawa Jurnalis di Enggano Lewat Tes DNA Jenazah Sukarman, ABK kapal yang membawa 5 jurnalis, dievakuasi dari Pulau Enggano, Bengkulu. (Foto: Basarnas)

Rincian Penumpang dan Kru Kapal

Kapal motor tersebut membawa total delapan orang yang terdiri dari jurnalis profesional serta pengawak kapal berpengalaman. Sampai saat ini, pencarian terhadap kapal beserta tujuh orang lainnya masih menemui jalan buntu.Identifikasi Jenazah ABK Pembawa Jurnalis di Enggano Lewat Tes DNA

  • Lima jurnalis dari berbagai media nasional dan kantor berita internasional yang turut dalam rombongan.
  • Tiga kru kapal yang bertanggung jawab atas operasional pelayaran di Selat Sunda.
  • Pihak berwenang belum dapat memastikan apakah kapal mengalami tenggelam total atau terbawa arus ekstrem.

Identifikasi Jenazah ABK Pembawa Jurnalis di Enggano Lewat Tes DNA Lima orang jurnalis foto yang saat ini masih hilang terlihat berfoto sebelum berangkat menuju gunung anak Krakatau pada Senin (7/9/2026). (Dokumentasi Keluarga)

Status Operasi Pencarian dan Penyelamatan

Operasi SAR gabungan telah dikerahkan secara masif selama 10 hari dengan melibatkan ratusan personel. Penyisiran bahkan mencakup area seluas ribuan mil laut persegi sebelum akhirnya operasi dinyatakan dihentikan sementara.

Kepolisian Daerah Banten melalui Irjen Hengki menyampaikan bahwa keberadaan fisik kapal Arupadatu I masih misterius. Aparat penegak hukum terus memantau perkembangan informasi di lapangan guna menemukan petunjuk baru.

Pertanyaan Umum

Kapan kapal Arupadatu I dilaporkan mulai hilang kontak?

Kapal kehilangan kontak pada Senin, 7 September, sekitar pukul 15.04 WIB di perairan antara Carita dan Gunung Anak Krakatau.

Di mana jenazah Sukarman ditemukan oleh Tim SAR?

Jenazah ditemukan di perairan Sawang Bengkok, Desa Kahyapu, Kecamatan Enggano, Bengkulu.

Berapa banyak orang yang masih dalam pencarian pihak berwenang?

Masih ada tujuh orang yang belum ditemukan, terdiri dari lima jurnalis dan dua kru kapal.Identifikasi Jenazah ABK Pembawa Jurnalis di Enggano Lewat Tes DNA

Ringkasan

Tim Disaster Victim Investigation (DVI) secara resmi mengonfirmasi melalui tes DNA bahwa jenazah yang ditemukan di perairan Pulau Enggano, Bengkulu, adalah Sukarman (60), seorang anak buah kapal (ABK) Kapal Arupadatu I. Kapal tersebut sebelumnya dilaporkan hilang kontak pada Senin, 7 September 2026, setelah bertolak dari Dermaga Pagedongan, Carita, Pandeglang, Banten, untuk mendokumentasikan aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau.

Jenazah Sukarman ditemukan di perairan Sawang Bengkok, Desa Kahyapu, Kecamatan Enggano, yang berjarak sekitar 360 kilometer secara garis lurus dari Gunung Anak Krakatau. Berdasarkan catatan resmi, kapal motor ini membawa total delapan orang yang terdiri dari lima jurnalis dari berbagai media serta tiga kru kapal.

Hingga saat ini, operasi SAR gabungan yang melibatkan ratusan personel masih menyisakan ketidakpastian terkait keberadaan tujuh korban lainnya serta bangkai kapal Arupadatu I. Pihak berwenang bersama aparat kepolisian terus memantau perkembangan di lapangan untuk mencari petunjuk lanjutan mengenai tragedi pelayaran tersebut.

Follow WhatsApp Channel www.redaksiku.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kualitas Udara Kalteng dan Kalsel Berbahaya Akibat Karhutla
Korlantas Peringatkan Jasa SIM Palsu Tarif Jutaan Rupiah
Bus Transjakarta Koridor 8 Diduga Jadi Tempat Menginap Tunawisma
Pencarian 5 Jurnalis Foto Hilang di Selat Sunda Resmi Dihentikan
Alasan TNI Bangun Ribuan Jembatan dan Sumur Menurut KSAD
“Mau Isi BBM? Eits, Simak Dulu Aturan di Lipukasi Barru”
Denda 6 Persen Pendapatan Global Mengintai Platform Digital di RI
18 Orangutan Diselamatkan dari Karhutla di Kalimantan Barat

Tulis Komentar

Alamat email tidak akan dipublikasikan. Kolom wajib ditandai *.

Berita Terkait

Kamis, 24 September 2026 - 09:07 WIB

Identifikasi Jenazah ABK Pembawa Jurnalis di Enggano Lewat Tes DNA

Rabu, 23 September 2026 - 13:17 WIB

Kualitas Udara Kalteng dan Kalsel Berbahaya Akibat Karhutla

Rabu, 23 September 2026 - 12:23 WIB

Korlantas Peringatkan Jasa SIM Palsu Tarif Jutaan Rupiah

Rabu, 23 September 2026 - 03:30 WIB

Bus Transjakarta Koridor 8 Diduga Jadi Tempat Menginap Tunawisma

Sabtu, 19 September 2026 - 15:46 WIB

Pencarian 5 Jurnalis Foto Hilang di Selat Sunda Resmi Dihentikan

Berita Terbaru

PT Pertamina Patra Niaga memastikan stok avtur di AFT Kualanamu aman untuk 16 hari ke depan.

Viral

Stok Avtur AFT Kualanamu Aman untuk 16 Hari Ke Depan

Kamis, 24 Sep 2026 - 10:14 WIB

Madison menawarkan perpaduan keindahan alam dan pengalaman kuliner yang menarik bagi wisatawan.

Travel

Itinerary 1 Hari di Madison Wisata Kuliner dan Bola

Kamis, 24 Sep 2026 - 10:08 WIB

error: Content is protected !!