Redaksiku.com – PT Pertamina Patra Niaga memastikan ketersediaan bahan bakar pesawat udara di Aviation Fuel Terminal Kualanamu, Kabupaten Deli Serdang, berada dalam kondisi yang sangat aman. Pasokan energi ini dipastikan mencukupi kebutuhan operasional penerbangan domestik maupun internasional hingga 16 hari ke depan untuk menghadapi berbagai dinamika mobilitas.
Kepastian ketahanan energi ini menjadi salah satu prioritas utama pengelola dalam menjaga stabilitas sektor aviasi di wilayah Sumatera Utara. Lonjakan penumpang maupun penambahan rute penerbangan harian menuntut kesiapan infrastruktur logistik yang matang agar tidak mengganggu jadwal penerbangan maskapai komersial.
Kapasitas Penyimpanan dan Infrastruktur
Fasilitas penyimpanan bahan bakar di bandara internasional ini dirancang untuk menampung volume energi yang masif demi mengantisipasi lonjakan permintaan secara mendadak. Seluruh sistem distribusi dan penyimpanan telah melalui standar pengawasan mutu yang ketat sebelum disalurkan ke badan pesawat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Infrastruktur utama di kompleks terminal bahan bakar tersebut didukung oleh sejumlah elemen teknis, antara lain:
- Kapasitas penyimpanan total mencapai 30.000 kiloliter yang dikelola secara terpadu.
- Daya tampung disokong oleh lima unit tangki dengan ukuran bervariasi.
- Masing-masing tangki memiliki kapasitas penyimpanan antara 3.000 kiloliter sampai 5.000 kiloliter.
Ketersediaan stok avtur yang mencapai angka total 30.000 kiloliter di AFT Kualanamu menjadi jaminan utama kelancaran arus transportasi udara di wilayah Sumatera Utara.
Kesiapan Operasional dan Manajemen Pasokan
Pengelolaan distribusi energi penerbangan menuntut tingkat ketelitian yang tinggi mengingat aspek keselamatan penerbangan merupakan taruhan utama. Setiap proses penyaluran mulai dari tangki timbun hingga pengisian ke pesawat melewati prosedur pengecekan kualitas yang berlapis.
Aviation Fuel Terminal Manager Kualanamu PT Pertamina Patra Niaga, I Made Derta, menyampaikan rincian ketersediaan tersebut saat ditemui di lokasi operasional pada Rabu (23/9/2026). Keterangan ini menegaskan komitmen perusahaan dalam menjaga keandalan rantai pasok energi bagi sektor transportasi strategis.
Pengawasan mutu secara berkala terus dilakukan untuk memastikan spesifikasi bahan bakar penerbangan memenuhi standar internasional yang berlaku.
Dampak Terhadap Stabilitas Penerbangan
Keamanan pasokan bahan bakar di kawasan bandara besar memberikan efek domino positif bagi kepercayaan maskapai penerbangan internasional maupun lokal. Maskapai tidak perlu merasa khawatir mengenai ketersediaan bahan bakar saat melakukan transit atau penerbangan lanjutan dari wilayah tersebut.
Koordinasi yang erat antara pengelola terminal energi, otoritas bandara, dan pihak maskapai penerbangan terus dijaga setiap hari. Langkah antisipatif ini disiapkan untuk merespons dinamika cuaca, lonjakan musim liburan, maupun agenda kenegaraan yang seringkali meningkatkan frekuensi penerbangan secara signifikan.
Pertanyaan Umum
Berapa lama ketahanan stok avtur di Kualanamu?
Ketahanan stok bahan bakar penerbangan di AFT Kualanamu dipastikan aman hingga 16 hari ke depan.
Berapa total kapasitas penyimpanan di terminal tersebut?
Kapasitas penyimpanan total di terminal ini mencapai 30.000 kiloliter yang ditopang oleh lima unit tangki modern.
Siapa yang memberikan keterangan resmi terkait stok avtur?
Informasi mengenai ketersediaan pasokan tersebut disampaikan langsung oleh Aviation Fuel Terminal Manager Kualanamu PT Pertamina Patra Niaga, I Made Derta.
Ringkasan
PT Pertamina Patra Niaga memastikan ketersediaan avtur di Aviation Fuel Terminal (AFT) Kualanamu, Deli Serdang, aman untuk memenuhi kebutuhan penerbangan domestik dan internasional hingga 16 hari ke depan. Kepastian ini disampaikan langsung oleh Aviation Fuel Terminal Manager Kualanamu, I Made Derta, pada Rabu (23/9/2026) guna menjaga stabilitas sektor aviasi di Sumatera Utara.
Keandalan pasokan energi ini didukung oleh total kapasitas penyimpanan sebesar 30.000 kiloliter yang dikelola melalui lima unit tangki modern berkapasitas 3.000 hingga 5.000 kiloliter. Seluruh infrastruktur dan proses penyaluran telah melewati prosedur pengawasan mutu berlapis sesuai standar internasional untuk menjamin keselamatan penerbangan.
Ketersediaan stok yang memadai ini memberikan efek positif berupa kepastian operasional bagi maskapai lokal maupun internasional. PT Pertamina Patra Niaga juga terus memperkuat koordinasi dengan otoritas bandara dan pihak maskapai guna mengantisipasi dinamika mobilitas, lonjakan musim liburan, hingga cuaca ekstrem.






