IHSG Terkoreksi 3 Persen, Aksi Jual Asing Sentuh Rp2 Triliun pada Sesi I Perdagangan

- Penulis

Sabtu, 25 April 2026 - 09:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

IHSG Terkoreksi 3 Persen, Aksi Jual Asing Sentuh Rp2 Triliun pada Sesi I Perdagangan

IHSG Terkoreksi 3 Persen, Aksi Jual Asing Sentuh Rp2 Triliun pada Sesi I Perdagangan

Redaksiku.com – Tekanan di pasar saham domestik kembali terlihat pada perdagangan akhir pekan. IHSG mengalami koreksi tajam hingga 3 persen pada sesi pertama perdagangan Jumat (24/4/2026), seiring dengan derasnya aksi jual yang dilakukan investor asing di berbagai saham unggulan.

Data transaksi menunjukkan bahwa investor asing melakukan penjualan dalam jumlah besar hingga mencapai Rp5 triliun. Di sisi lain, pembelian tercatat sekitar Rp3 triliun, sehingga menghasilkan nilai jual bersih (net sell) sebesar kurang lebih Rp2 triliun.

Tekanan Jual Terpusat di Saham Big Caps

Berdasarkan data dari Indo Premier Sekuritas, tekanan jual paling signifikan terjadi pada saham-saham berkapitalisasi besar atau big caps, khususnya di sektor perbankan.

Saham BBCA milik PT Bank Central Asia Tbk menjadi kontributor terbesar aksi jual asing dengan nilai mencapai Rp1,3 triliun. Angka ini mencerminkan sentimen negatif yang cukup kuat terhadap saham perbankan papan atas.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain itu, saham BBRI dari PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk juga mencatatkan tekanan jual sebesar Rp287,5 miliar, diikuti oleh BMRI milik PT Bank Mandiri (Persero) Tbk yang dilepas senilai Rp192,4 miliar.

Kondisi ini menunjukkan bahwa sektor perbankan menjadi fokus utama aksi profit taking atau pengurangan portofolio oleh investor asing.

Sektor Non-Perbankan Ikut Tertekan

Tidak hanya sektor keuangan, aksi jual asing juga merambah ke sektor lain, termasuk telekomunikasi dan energi. Saham TLKM dari PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk tercatat mengalami net sell sebesar Rp70,4 miliar.

Di sektor energi, tekanan jual juga terlihat pada saham MEDC (PT Medco Energi Internasional Tbk), ENRG (PT Energi Mega Persada Tbk), serta PTRO (PT Petrosea Tbk).

Selain itu, saham ADRO milik PT Alamtri Resources Indonesia Tbk juga ikut terdampak dengan nilai penjualan yang cukup signifikan.

Fenomena ini mengindikasikan bahwa tekanan tidak hanya terfokus pada satu sektor, melainkan menyebar ke berbagai lini industri.

IHSG TERKOREKSI 3 PERSEN, AKSI JUAL ASING SENTUH RP2 TRILIUN PADA SESI I PERDAGANGAN
IHSG Terkoreksi 3 Persen, Aksi Jual Asing Sentuh Rp2 Triliun pada Sesi I Perdagangan

Saham Lain yang Terdampak Aksi Jual

Sejumlah saham lain juga masuk dalam daftar net sell asing, termasuk BFIN (PT BFI Finance Indonesia Tbk) dan PACK (PT Abadi Nusantara Hijau Investama Tbk).

Meski nilai penjualannya tidak sebesar saham perbankan, aksi jual ini tetap menunjukkan kecenderungan investor asing untuk mengurangi eksposur di pasar saham Indonesia secara keseluruhan.

Aksi Beli Terbatas pada Saham Tertentu

Di tengah tekanan jual yang dominan, investor asing masih melakukan akumulasi pada beberapa saham. Saham CUAN milik PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk menjadi yang paling banyak dibeli dengan nilai Rp35,2 miliar.

Selain itu, saham DEWA dari PT Darma Henwa Tbk juga mencatatkan pembelian sebesar Rp33,1 miliar, diikuti oleh BULL (PT Buana Lintas Lautan Tbk) sebesar Rp23,9 miliar.

Aksi beli ini menunjukkan bahwa meskipun pasar sedang terkoreksi, investor asing tetap melihat peluang pada saham-saham tertentu, khususnya di sektor energi dan logistik.

Perbankan Tetap Dilirik di Sisi Beli

Menariknya, meski sektor perbankan mengalami tekanan jual, terdapat juga aksi beli pada beberapa saham bank. Saham BDMN milik PT Bank Danamon Indonesia Tbk mencatatkan pembelian sebesar Rp21,4 miliar.

Sementara itu, saham BBNI dari PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk juga masuk dalam daftar net buy dengan nilai Rp20,3 miliar.

Hal ini menunjukkan adanya rotasi sektor atau pergeseran preferensi investor dalam memilih saham perbankan.

Saham Komoditas dan Industri Turut Diburu

Selain sektor perbankan, saham berbasis komoditas juga menarik minat investor asing. Saham ANTM (PT Aneka Tambang Tbk) dan INCO (PT Vale Indonesia Tbk) masing-masing mencatatkan pembelian yang cukup signifikan.

Di sektor otomotif dan konglomerasi, saham ASII milik PT Astra International Tbk juga masuk dalam daftar saham yang diakumulasi.

Selain itu, saham ARCI (PT Archi Indonesia Tbk) turut mencatatkan pembelian oleh investor asing.

Sentimen Pasar dan Faktor Global

Koreksi IHSG tidak lepas dari pengaruh sentimen global yang masih bergejolak. Ketidakpastian ekonomi dunia, fluktuasi harga komoditas, serta dinamika geopolitik menjadi faktor yang memengaruhi keputusan investor asing.

Dalam kondisi seperti ini, investor cenderung melakukan penyesuaian portofolio dengan mengurangi risiko dan mengalihkan dana ke instrumen yang dianggap lebih aman.

Aksi jual besar-besaran pada saham big caps juga dapat diartikan sebagai langkah konsolidasi setelah periode kenaikan sebelumnya.

Implikasi bagi Investor Domestik

Bagi investor domestik, kondisi ini dapat menjadi peluang sekaligus tantangan. Di satu sisi, koreksi harga membuka kesempatan untuk masuk ke saham dengan valuasi yang lebih menarik.

Namun di sisi lain, volatilitas pasar yang tinggi menuntut kehati-hatian dalam mengambil keputusan investasi.

Investor disarankan untuk tetap memperhatikan fundamental perusahaan serta kondisi makroekonomi sebelum melakukan transaksi.

Penulis : Redaksiku

Editor : Redaksiku

Sumber Berita: Berbagai sumber

Follow WhatsApp Channel www.redaksiku.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tembus Rp18.000! Rupiah Tertekan, Ini Sinyal Bahaya dari Dolar AS
5 Tips Mudah Mengatur Keuangan untuk Menghindari Krisis Ekonomi
Rupiah Melemah Lagi! Tembus Rp17.790 per Dolar AS, Ini Update Kurs Terbaru
Ribuan ATM Bitcoin Tutup, Bitcoin Depot Ajukan Bangkrut Imbas Tekanan Regulasi
Rupiah Berpotensi Tembus Rp18.000 per Dolar AS, Tekanan Global dan Domestik Kian Menguat
IHSG Anjlok ke Level 6.400, Ini Faktor Pemicu Tekanan Pasar
Rupiah Menguat ke Rp17.300 per Dolar AS, Sentimen Global Jadi Pendorong Utama
Investor Global Tarik Dana dari Saham Perbankan Besar, Tekanan Rupiah dan Minyak Jadi Pemicu Utama

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 09:46 WIB

Tembus Rp18.000! Rupiah Tertekan, Ini Sinyal Bahaya dari Dolar AS

Jumat, 29 Mei 2026 - 12:48 WIB

5 Tips Mudah Mengatur Keuangan untuk Menghindari Krisis Ekonomi

Selasa, 26 Mei 2026 - 15:59 WIB

Rupiah Melemah Lagi! Tembus Rp17.790 per Dolar AS, Ini Update Kurs Terbaru

Rabu, 20 Mei 2026 - 08:50 WIB

Ribuan ATM Bitcoin Tutup, Bitcoin Depot Ajukan Bangkrut Imbas Tekanan Regulasi

Senin, 18 Mei 2026 - 15:50 WIB

Rupiah Berpotensi Tembus Rp18.000 per Dolar AS, Tekanan Global dan Domestik Kian Menguat

Berita Terbaru

Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polisi Bersihkan Masjid di Sejumlah Kecamatan di Barru

Internasional

Sambut Hari Bhayangkara, Polisi Barru Bersih-Bersih Masjid

Sabtu, 13 Jun 2026 - 16:05 WIB

Rahasia Rambut Panjang Tetap Rapi

Life Style

4 Rahasia Rambut Panjang Tetap Rapi Saat Memakai Helm

Sabtu, 13 Jun 2026 - 12:38 WIB

MAINZEUSMAINZEUSMAINZEUShttps://starazona.com/contacto/MAINZEUShttps://www.dovhlevin.com/https://stitta.ac.id/kontak/MAINZEUSMAINZEUSSLOT ZEUSMAINZEUSMAINZEUSMAINZEUShttps://coavs.edu.pk/faculty/SLOT PULSAMAINZEUSMAINZEUSMAINZEUSMAINZEUSMAINZEUSMAINZEUSMAINZEUSMAINZEUSMAINZEUSMAINZEUSULARWINULARWINMAINZEUSMAINZEUSMAINZEUSMAINZEUSMAINZEUShttps://coes.dypgroup.edu.in/library/MAINZEUSMAINZEUSMAINZEUSMAINZEUSMAINZEUSMAINZEUShttps://sethu.ac.in/seminar/MAINZEUSMAINZEUSMAINZEUSMAINZEUSJOKER4D>MAINZEUSMAINZEUSWEDE303MAINZEUSBINTANG4DWEDE303LIVETOTOEBTtop111LIVETOTOBETLIVETOTOBETLIVETOTOBETWEDE303JOKER4DWEDE303LIVETOTOBETLIVETOTOBETLIVETOTOBETWEDE303LIVETOTOBETlivetotobetmainzeuslivetotobetmainzeusbintang4dbintang4dbintang4dbintang4dbintang4dbintang4dbintang4dbintang4dlivetotobet WEDE303WEDE303WEDE303WEDE303WEDE303 LIVETOTOBETLIVETOTOBETLIVETOTOBETLIVETOTOBETLIVETOTOBET BINTANG4DBINTANG4DBINTANG4DBINTANG4DBINTANG4DBINTANG4DBINTANG4DBINTANG4DBINTANG4DBINTANG4DBINTANG4DBINTANG4DBINTANG4DBINTANG4DBINTANG4DBINTANG4DBINTANG4DBINTANG4DBINTANG4DBINTANG4D SLOT2DSLOT2DSLOT2D JOKER4DJOKER4DJOKER4DJOKER4DJOKER4DJOKER4DJOKER4DJOKER4DJOKER4DJOKER4DJOKER4DJOKER4DJOKER4D https://www.snsrkscollege.ac.in/https://www.leiko.cz/https://spidercarts.com/shop/misa66 bokep smabokep smabokep smabokep smabokep smabokep sma
Dilindungi Oleh
Shield Security