Alasan Pedesaan China Kini Makin Diminati Wisatawan Asing

- Penulis

Rabu, 16 September 2026 - 16:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

pedesaan China — Pemandangan pegunungan karst yang ikonik di kawasan pedesaan Xingping, Guilin, China.

Wisatawan asing kini mulai banyak memilih destinasi pedesaan di China seperti Xingping untuk menikmati suasana yang lebih santai.

Redaksiku.com – Ketika Ruveena D Souza memutuskan memperpanjang kunjungannya di China selama dua pekan, ia tidak hanya menyambangi destinasi ikonis seperti Beijing atau Xi’an. Wisatawan asal India ini memilih menghabiskan waktu di Xingping, kota kecil di Guilin yang terkenal dengan bentang alam karst dan pemandangan di uang kertas 20 yuan, demi mencari suasana yang lebih santai.

Langkah D Souza mencerminkan tren yang kian berkembang di kalangan pelancong global. Alih-alih hanya berdesakan di kota metropolitan, semakin banyak turis asing mulai melirik keindahan tersembunyi di pedesaan China untuk merasakan ritme perjalanan yang lebih lambat.

Para wisatawan yang mengunjungi Desa Xitou di Kota Longquan, Provinsi Zhejiang, Tiongkok. (Foto: Longquan Wangou Taoxichuan)

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Lonjakan kunjungan ini didorong oleh infrastruktur yang semakin matang dan kemudahan akses transportasi. Data Administrasi Imigrasi Nasional (NIA) mencatat China menerima hampir 23 juta wisatawan asing pada paruh pertama 2026, yang menunjukkan kenaikan signifikan sebesar 20,4 persen dibanding periode sebelumnya.

Laporan dari agen perjalanan Trip.com pada 2025 juga mencatat kenaikan pemesanan penginapan pedesaan oleh wisatawan asing hingga 50 persen secara tahunan. Turis dari berbagai negara seperti Australia, Jerman, Malaysia, Singapura, dan Amerika Serikat kini aktif mencari pengalaman autentik di luar pusat wisata konvensional.

Daya Tarik Budaya Lokal dan Wisata Lambat

Pedesaan China kini menjadi sensasi di berbagai platform media sosial seperti TikTok dan Xiaohongshu. Kreator konten internasional banyak yang beralih dari Tembok Besar Beijing menuju sawah terasering terpencil dan desa-desa berusia ratusan tahun.

Wu Maoying, profesor manajemen pariwisata dan perhotelan di Zhejiang University, menjelaskan bahwa program revitalisasi pedesaan telah memperluas jaringan kereta cepat. Hal ini membuat desa-desa terpencil kini dapat dijangkau dalam waktu beberapa jam saja dari kota besar.

Selain lanskap yang memukau, keterlibatan langsung dalam tradisi lokal menjadi magnet utama. Wisatawan tidak hanya bertindak sebagai pengamat, melainkan ikut serta dalam kegiatan seperti belajar membuat kerajinan keramik, memasak hidangan tradisional, hingga menghadiri festival rakyat.

Alasan Pedesaan China Kini Makin Diminati Wisatawan Asing

Warga Singapura Chleo Lee, bersama keluarganya, mengikuti tur berpemandu selama 10 hari untuk menjelajahi desa-desa di Shangri-La, Dali, dan Lijiang pada April 2026. (Foto: Chleo Lee)

Chleo Lee, seorang pelancong asal Singapura, merasakan sendiri kehangatan budaya lokal ketika mengikuti jamuan malam yang diselenggarakan oleh suku Mosuo di Danau Lugu. Pengalaman berinteraksi langsung dengan warga desa memberikan kenangan mendalam yang sulit ditemukan di hotel-hotel modern perkotaan.

Pemesanan penginapan di pedesaan China oleh wisatawan asing melonjak hingga lima puluh persen berdasarkan laporan industri perjalanan.

Alasan Pedesaan China Kini Makin Diminati Wisatawan Asing

Tantangan Bahasa dan Kendala Aksesibilitas

Di balik pesonanya, perjalanan ke daerah pedesaan menyimpan sejumlah tantangan praktis bagi pelancong internasional. Kendala bahasa menjadi hambatan utama karena sebagian besar penduduk lokal tidak menggunakan bahasa Inggris.

Pelancong harus mengandalkan aplikasi penerjemah digital serta mengunduh berbagai perangkat lunak penunjang seperti Alipay, WeChat, dan layanan pemetaan lokal. Sebagian dari aplikasi tersebut terkadang tidak tersedia di toko aplikasi standar negara asal wisatawan.

Alasan Pedesaan China Kini Makin Diminati Wisatawan Asing

Lok Li Wen, seorang wisatawan asal Singapura, menikmati suasana santai di Dali, Provinsi Yunnan. (Foto: Lok Li Wen)

Quan Na, profesor madya di Guilin Tourism University, mengingatkan bahwa kurangnya fasilitas pendukung bagi turis asing berisiko mengubah rasa ingin tahu menjadi kekecewaan. Produk wisata lokal sering kali masih dirancang eksklusif untuk pelancong domestik.

Pemerintah daerah dan pelaku industri pariwisata didorong untuk segera meningkatkan fasilitas pendukung, termasuk penyediaan papan petunjuk dwibahasa dan perluasan penerimaan pembayaran kartu kredit internasional di tingkat desa.

Pertanyaan Umum

Mengapa turis asing mulai beralih ke pedesaan China?

Wisatawan asing mencari pengalaman perjalanan yang lebih lambat, suasana yang tenang, dan interaksi budaya yang lebih autentik dibandingkan hiruk-pikuk kota besar.

Apa saja kendala utama saat mengunjungi pedesaan China?

Kendala utama meliputi hambatan bahasa, keterbatasan akses pembayaran non-tunai yang ramah turis asing, serta kesulitan menjangkau daerah terpencil tanpa pemandu.

Bagaimana cara mengatasi kendala bahasa di pedesaan China?

Pelancong umumnya menggunakan aplikasi penerjemah waktu nyata di ponsel pintar serta memanfaatkan layanan tur berpemandu lokal untuk mempermudah komunikasi.Alasan Pedesaan China Kini Makin Diminati Wisatawan Asing

Ringkasan

Wisatawan asing kini semakin meminati pedesaan China karena mencari pengalaman wisata yang lebih santai, autentik, dan jauh dari keramaian kota besar. Tren ini didukung oleh peningkatan infrastruktur kereta cepat serta kemudahan akses yang memungkinkan turis menjelajahi keindahan budaya lokal secara lebih mendalam.

Follow WhatsApp Channel www.redaksiku.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Strategi Durian Hainan: Fokus Teknologi Hadapi Tantangan Alam
Strategi Durian Hainan: Fokus Teknologi dan Kualitas Premium
BYD Tarik 180 Ribu Mobil Listrik di China Akibat Cacat Pedal Rem
Fraksi Mamata Banerjee dan Kubu Pemberontak Dapat Nama serta Simbol Baru
Aturan Baru Australia Larang Pelajar Asing Bawa Keluarga
Strategi Baru Partai Republik untuk Pemilu Kongres 2026
Tambang Emas di Sudan Runtuh, 82 Tewas dan 50 Luka-Luka
Protes Penggemar Bills Atas Walk of Fame OJ Simpson

Tulis Komentar

Alamat email tidak akan dipublikasikan. Kolom wajib ditandai *.

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 00:24 WIB

Strategi Durian Hainan: Fokus Teknologi Hadapi Tantangan Alam

Sabtu, 19 September 2026 - 00:23 WIB

Strategi Durian Hainan: Fokus Teknologi dan Kualitas Premium

Jumat, 18 September 2026 - 23:14 WIB

BYD Tarik 180 Ribu Mobil Listrik di China Akibat Cacat Pedal Rem

Jumat, 18 September 2026 - 22:40 WIB

Fraksi Mamata Banerjee dan Kubu Pemberontak Dapat Nama serta Simbol Baru

Jumat, 18 September 2026 - 12:13 WIB

Aturan Baru Australia Larang Pelajar Asing Bawa Keluarga

Berita Terbaru

Dewi Gita dikenal sebagai figur multitalenta dengan perjalanan panjang di dunia tarik suara, seni peran, dan teater.

life

Profil dan Potret Dewi Gita Istri Armand Maulana

Sabtu, 19 Sep 2026 - 09:17 WIB

BMKG merilis data resmi terkait gempa bumi bermagnitudo 5,1 yang mengguncang wilayah Jailolo, Maluku Utara.

Viral

Gempa M5,1 Guncang Jailolo Maluku Utara Dikonfirmasi BMKG

Sabtu, 19 Sep 2026 - 09:12 WIB

Kebijakan pembukaan kembali ekspor monyet ekor panjang menuai polemik dan ancaman bagi kelestariannya di alam.

Viral

Dampak Ekspor Monyet Ekor Panjang Terhadap Populasi Alam

Sabtu, 19 Sep 2026 - 09:10 WIB

Kento Momota turun tangan membantu persiapan sektor tunggal putra Indonesia di Pelatnas Cipayung jelang Asian Games 2026.

Netting

Peran Kento Momota Bantu Tunggal Putra di Asian Games 2026

Sabtu, 19 Sep 2026 - 09:00 WIB

error: Content is protected !!