Redaksiku.com – Industri otomotif China kembali mencatat langkah signifikan terkait standar keselamatan konsumen, dengan pengumuman penarikan kembali atau recall besar-besaran oleh raksasa kendaraan listrik BYD. Pada Jumat, 18 September 2026, otoritas pasar di Beijing mengonfirmasi bahwa produsen tersebut harus menarik lebih dari 180.000 unit kendaraan listrik akibat adanya cacat teknis pada komponen sistem pengereman yang berpotensi membahayakan pengemudi.
Logo BYD terpampang pada sebuah mobil listrik di sebuah dealer di Reze, dekat Nantes, Prancis, pada 27 Maret 2025. (Foto arsip: Reuters/Stephane Mahe)
Detail Penarikan Kembali Kendaraan BYD
Langkah korektif ini secara spesifik menyasar model-model populer dalam seri Qin dan Tang yang diproduksi dalam rentang waktu yang cukup panjang, yakni antara tahun 2014 hingga 2022. Masalah utama terletak pada bantalan penahan pedal rem yang memiliki risiko struktural serius.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Regulator pasar mengonfirmasi total 183.211 unit kendaraan seri Qin dan Tang terdampak oleh prosedur perbaikan ini.
Menurut laporan teknis yang diajukan ke Administrasi Negara untuk Regulasi Pasar China, cacat ini dapat menyebabkan komponen pedal rem retak atau bahkan terlepas dari dudukannya. Dalam situasi berkendara yang ekstrem, kegagalan mekanis ini tidak hanya mengganggu efektivitas pengereman, tetapi juga berisiko memicu malfungsi sistem kelistrikan kendaraan.
Cacat produksi ini berpotensi menyebabkan lampu rem terus menyala meski pedal tidak diinjak, sebuah kondisi yang dapat membingungkan pengemudi lain di jalan raya.
Prosedur Perbaikan bagi Pemilik Kendaraan
Menanggapi temuan tersebut, BYD telah menyatakan komitmennya untuk memperbaiki seluruh kendaraan yang terdampak tanpa membebankan biaya apa pun kepada konsumen. Perusahaan akan melakukan pemeriksaan menyeluruh dan penggantian komponen yang bermasalah melalui jaringan diler resmi mereka di seluruh China.
Langkah ini merupakan prosedur standar dalam manajemen krisis otomotif, di mana produsen harus memastikan bahwa setiap unit yang beredar memenuhi standar keselamatan jalan raya yang ditetapkan oleh pemerintah. Pemilik kendaraan disarankan untuk segera menghubungi diler terdekat guna menjadwalkan pemeriksaan teknis sebagai bagian dari program penarikan ini.
Pastikan untuk selalu memantau notifikasi resmi dari diler atau situs web produsen jika Anda memiliki kendaraan yang diproduksi pada periode tersebut.
Dinamika Industri Kendaraan Listrik di China
Selain BYD, perhatian regulator juga tertuju pada produsen lain di pasar kendaraan listrik yang tumbuh pesat ini. Pada saat yang bersamaan, perusahaan otomotif Nio juga melaporkan adanya penarikan kembali untuk 686 unit mobil listrik bermerek Firefly karena kendala pada sistem kemudi.
- Cacat pada sistem kemudi Firefly milik Nio berisiko menyebabkan hilangnya bantuan power steering saat digunakan.
- Nio telah mengonfirmasi bahwa mereka akan melakukan penggantian rangkaian kabel yang menjadi akar permasalahan pada unit-unit tersebut.
- Kedua pengumuman dari BYD dan Nio ini mencerminkan pengawasan ketat regulator China terhadap kualitas produksi dan keselamatan pengguna di tengah transisi energi yang masif.
Keselamatan konsumen menjadi prioritas utama bagi regulator otomotif di China dalam memastikan transisi menuju kendaraan listrik tetap berjalan aman dan terpercaya.
Pertanyaan Umum
Apakah penarikan kembali ini berlaku untuk semua model BYD?
Tidak, penarikan kembali ini hanya terbatas pada model seri Qin dan Tang yang diproduksi antara tahun 2014 hingga 2022. Unit dengan tahun produksi di luar rentang tersebut tidak termasuk dalam program perbaikan ini.
Bagaimana cara pemilik mengetahui apakah kendaraannya terdampak?
Pemilik kendaraan dapat memeriksa nomor rangka (VIN) kendaraan mereka melalui diler resmi BYD atau situs web resmi Administrasi Negara untuk Regulasi Pasar China. Diler biasanya akan menghubungi pemilik yang kendaraannya terdaftar dalam program penarikan tersebut.
Apakah perbaikan ini dipungut biaya?
Tidak, seluruh proses pemeriksaan dan penggantian komponen yang terdampak cacat produksi akan dilakukan secara gratis oleh pihak produsen sebagai bagian dari tanggung jawab keselamatan produk.
Ringkasan
Pada 18 September 2026, otoritas pasar di Beijing mengonfirmasi bahwa BYD menarik kembali 183.211 unit kendaraan listrik seri Qin dan Tang produksi tahun 2014 hingga 2022. Penarikan ini dilakukan karena ditemukan cacat teknis pada bantalan penahan pedal rem yang berisiko retak atau terlepas, sehingga dapat mengganggu fungsi pengereman serta menyebabkan malfungsi kelistrikan pada kendaraan.
Sebagai bentuk tanggung jawab keselamatan, BYD berkomitmen untuk melakukan pemeriksaan dan penggantian komponen yang bermasalah di diler resmi tanpa memungut biaya apa pun dari konsumen. Pemilik kendaraan yang terdampak disarankan untuk segera melakukan pengecekan nomor rangka (VIN) melalui diler resmi atau situs otoritas regulasi pasar guna memastikan keamanan kendaraan mereka.
Langkah ini merupakan bagian dari pengawasan ketat regulator China terhadap standar kualitas industri otomotif, yang juga melibatkan penarikan kembali unit oleh produsen lain seperti Nio. Kebijakan ini menegaskan prioritas pemerintah dalam menjaga kepercayaan publik terhadap keselamatan kendaraan listrik selama masa transisi energi yang masif di China.






