Sinopsis Film Blood Father, Aksi Seorang Ayah yang Berjuang Melindungi Anaknya

11
0
Sinopsis Film Blood Father, Aksi Seorang Ayah yang Berjuang Melindungi Anaknya

Sinopsis film Blood Father bakal dibahas dalam artikel Redkasiku kali ini.

Blood Father adalah film aksi thriller kejahatan berbahasa Inggris-Prancis tahun 2016 yang disutradarai oleh Jean-François Richet, ditulis oleh Peter Craig berdasarkan novel bersama nama yang sama.

Film ini dibintangi oleh Mel Gibson, Erin Moriarty, Diego Luna, Michael Parks, dan William H. Macy. Menurut ulasan Rotten Tomatoes, film ini mendapat rating persetujuan 89%, berdasarkan review berasal dari 97 kritikus, bersama rating rata-rata 6,6/10.

Sinopsis Film Blood Father, Aksi Seorang Ayah yang Berjuang Melindungi Anaknya
Sinopsis Film Blood Father, Aksi Seorang Ayah yang Berjuang Melindungi Anaknya

Sinopsis Film Blood Father

Seorang wanita muda bernama Lydia belanja amunisi di megastore untuk pacarnya, Jonah Pincerna, dan gengnya. Setelah memuat, geng selanjutnya pergi untuk membunuh keluarga penyewa yang diduga mencuri duit yang disembunyikan geng selanjutnya di dinding rumah sewaan mereka. Setelah membunuh tidak benar seorang penyewa, Jonah mengikat yang lain dan mendesak Lydia untuk membunuhnya. Namun, secara tidak sengaja, Lydia menembak Jonah di leher dan melarikan diri berasal dari rumah, berhasil muncul berasal dari area perihal kejahatan dan geng Jonah.

Dia menghubungi ayahnya yang terasing, John Link, seorang mantan narapidana dan alkoholik yang tengah merintis masa percobaan setelah tujuh tahun dipenjara. Dia menjemput Lydia, membawanya kembali ke trailer-nya, dan mengetahui bahwa Lydia adalah pecandu narkoba dan alkohol. Beberapa hari berlalu tanpa peristiwa, walaupun Lydia menerima pesan teks ancaman kematian berasal dari bagian geng.

Suatu malam, bagian geng Jonah singgah ke rumah John. Setelah gagal memaksa masuk, mereka menembaki rumah dan menabraknya bersama SUV mereka. Kirby, tetangga dan sponsor John, menghadapi penyerang bersama pertolongan masyarakat lain di sekitarnya, dan geng itu mundur. Berpikir bahwa menyerahkan Lydia kepada polisi bakal membahayakan dirinya, John melarikan diri dengannya.

Baca Juga:  Sinopsis A Killer Paradox Comedy, Gelap Pembunuh Berantai

Lydia menceritakan kepada John berkenaan hidupnya setelah lari berasal dari rumah dan berkenaan Jonah, yang ternyata menjadi bagian kartel narkoba Meksiko yang terkait bersama baik. Keduanya istirahat di sebuah motel, di mana Lydia mengetahui bahwa mereka dikaitkan bersama kematian penyewa. Mereka bersama kesulitan payah jauhi polisi dan seorang sicario (pembunuh bayaran) yang dikirim oleh kartel.

John berupaya berharap pertolongan berasal dari mantan mentor dan temannya, Pendeta, yang mencari nafkah bersama menghimpun dan menjual barang-barang kenangan perang. Pendeta setuju untuk menopang namun berubah asumsi setelah mengetahui berkenaan imbalan untuk menyerahkan Lydia. John mengalahkan Pendeta dan istrinya, dan melarikan diri bersama Lydia menggunakan sepeda motor Harley Softail tahun 1997. Mereka dikejar oleh dua orang laki-laki Pendeta, yang keduanya tewas dalam kejar-kejaran.

John pergi ke penjara di mana dia berjumpa bersama Arturo, mantan teman selnya, untuk bertanya berkenaan jalinan Jonah. Dia mengetahui bahwa Jonah sendiri mencuri duit berasal dari kartelnya, menyalahkan penyewa, dan kemudian membunuh mereka untuk menutupi jejaknya. Di motel sendirian, Lydia menerima telepon berasal dari Kirby, yang menyebutkan dia dalam bahaya dan menyarankannya untuk pergi ke area umum yang ramai, seperti bioskop.

Di bioskop, Lydia dihadapi oleh Jonah, yang selamat berasal dari luka lehernya dan yang, bersama pertolongan gengnya, menculiknya. Setelah meninggalkan penjara, John menelepon Kirby, namun Jonah menjawab telepon, mengungkapkan bahwa dia telah menangkap Kirby, dan membunuhnya. John memperingatkan Jonah untuk tidak menyakiti Lydia, mengutip pengetahuannya berkenaan jalinan Jonah dan posisi buruknya bersama keluarganya. John tawarkan hidupnya untuk putrinya, dan Jonah menyesuaikan pertemuan di area terpencil di padang gurun.

John kembali ke area Pendeta, menyita ranjau darat dan beberapa granat, dan membunuh Pendeta. Dia tiba di area pertemuan, dan bersama improvisasi sebabkan perangkap bersama sepeda motornya dan ranjau darat. Para bagian geng Jonah mengikat John dan meletakkannya di dalam mobil. Saat mereka bersiap-siap pergi, dua bagian geng Jonah tewas oleh perangkap itu. John membunuh bagian geng di dalam kendaraan, namun Jonah melarikan diri. Sicario, setelah tempati posisi di area yang strategis, melukai John. Berlindung di belakang mobil, John memaksa sicario untuk mendekat, dan keduanya saling menembak sampai mati.

Redaksiku
WRITTEN BY

Redaksiku

redaksiku.com adalah platform media berita gen z, terkini Indonesia hari ini yang menyajikan informasi lengkap oleh sumber terpercaya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *