Redaksiku.com – Pertandingan Prancis melawan Spanyol menjadi semifinal pertama Piala Dunia 2026.
Dua negara Eropa tersebut akan memperebutkan satu tiket final dalam pertandingan yang mempertemukan serangan produktif Les Bleus dengan permainan penguasaan bola La Roja.
Jadwal Prancis vs Spanyol berlangsung Rabu, 15 Juli 2026 pukul 02.00 WIB di Dallas Stadium, Arlington, Texas. Pertandingan digelar pada Selasa malam waktu setempat dan dipimpin wasit Ivan Arcides Barton Cisneros.
Kedua tim datang dengan catatan menarik. Prancis maupun Spanyol belum pernah berada dalam posisi tertinggal sepanjang Piala Dunia 2026. Namun, hanya satu di antara mereka yang dapat melanjutkan perjalanan menuju final di New Jersey.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Jadwal Prancis vs Spanyol Piala Dunia 2026
Berikut informasi pertandingan semifinal tersebut:
| Informasi | Keterangan |
|---|---|
| Pertandingan | Prancis vs Spanyol |
| Babak | Semifinal Piala Dunia 2026 |
| Hari | Rabu, 15 Juli 2026 |
| Waktu | 02.00 WIB |
| Stadion | Dallas Stadium, Arlington |
| Wasit | Ivan Arcides Barton Cisneros |
Pertandingan dilangsungkan pada 14 Juli waktu Amerika Serikat, bertepatan dengan Hari Bastille atau hari nasional Prancis. Les Bleus berusaha menjadikan momen tersebut sebagai langkah menuju final Piala Dunia ketiga secara beruntun.
Pemenang pertandingan ini akan menghadapi Inggris atau Argentina pada final Piala Dunia 2026. Semifinal kedua dimainkan sehari kemudian di Atlanta.
Prancis Mengejar Final Ketiga Secara Beruntun
Prancis memasuki semifinal dengan salah satu perjalanan paling stabil di antara empat tim terakhir. Pasukan Didier Deschamps mencetak 14 gol dan hanya kebobolan dua kali sepanjang turnamen.
Kylian Mbappé menjadi sumber gol utama dengan delapan gol. Catatan tersebut membuatnya berada di jajaran teratas daftar pencetak gol Piala Dunia 2026 dan mengangkat total koleksinya menjadi 20 gol dalam 20 pertandingan Piala Dunia.
Pada fase gugur, Prancis mengalahkan Swedia 3-0, Paraguay 1-0, dan Maroko 2-0. Les Bleus mencatat tiga pertandingan tanpa kebobolan sejak babak 32 besar.
Apabila mengalahkan Spanyol, Prancis akan menjadi salah satu dari sedikit negara yang pernah mencapai tiga final Piala Dunia berturut-turut. Brasil melakukannya pada 1994, 1998, dan 2002, sedangkan Jerman Barat mencapai final pada 1982, 1986, dan 1990.
Spanyol Kembali ke Semifinal setelah 16 Tahun
Spanyol mencapai semifinal Piala Dunia untuk pertama kalinya sejak menjadi juara pada 2010. Sebelum edisi 2026, La Roja hanya dua kali mencapai empat besar, yaitu pada 1950 dan 2010.
Tim asuhan Luis de la Fuente mengawali turnamen dengan hasil imbang tanpa gol melawan Tanjung Verde. Setelah pertandingan tersebut, permainan Spanyol berkembang dan menghasilkan sepuluh gol dengan hanya satu kali kebobolan.
Spanyol menyingkirkan Austria dengan skor 3-0 pada babak 32 besar, kemudian mengalahkan Portugal 1-0. Pada perempat final, La Roja menang 2-1 atas Belgia melalui gol Mikel Merino pada menit ke-88.
Merino juga menjadi penentu kemenangan atas Portugal melalui gol pada masa tambahan waktu. Dua gol penting dari bangku cadangan menjadikannya salah satu senjata utama Spanyol ketika pertandingan memasuki fase akhir.

Kylian Mbappé Dipastikan Siap Bermain
Kondisi Kylian Mbappé sempat menjadi perhatian setelah kapten Prancis tersebut ditarik keluar pada menit ke-77 dalam kemenangan atas Maroko.
Didier Deschamps menyatakan Mbappé berada dalam kondisi fisik yang baik. Reuters melaporkan penyerang tersebut mengalami masalah ringan pada pergelangan kaki, tetapi tetap menjadi bagian dari latihan Prancis menjelang semifinal.
Ketersediaan Mbappé sangat penting karena Spanyol cenderung menempatkan banyak pemain di wilayah lawan ketika menguasai bola. Ruang di belakang garis pertahanan La Roja dapat dimanfaatkan melalui kecepatan Mbappé, Ousmane Dembélé, dan Michael Olise.
Prancis tidak hanya mempunyai ancaman dari serangan balik. Deschamps menegaskan timnya juga membutuhkan bola dan tidak berencana sekadar bertahan sambil menunggu Spanyol melakukan kesalahan.
Tchouaméni Kembali, tetapi Belum Sepenuhnya Pulih
Prancis mendapatkan tambahan pilihan di lini tengah dengan kembalinya Aurélien Tchouaméni.
Gelandang Real Madrid itu tidak bermain ketika Prancis mengalahkan Paraguay dan Maroko akibat masalah hamstring. Deschamps menyatakan Tchouaméni sudah tersedia untuk dipilih, meskipun kondisinya belum mencapai 100 persen.
Kehadiran Tchouaméni dapat membantu Prancis menghadapi tekanan tinggi Spanyol. Ia mempunyai kemampuan melindungi pertahanan, memenangkan duel fisik, dan mengalirkan bola ketika tim berusaha keluar dari tekanan.
Namun, Deschamps juga dapat mempertahankan kombinasi Manu Koné dan Adrien Rabiot yang digunakan saat menyingkirkan Maroko. Warren Zaïre-Emery menjadi pilihan lain apabila Prancis membutuhkan tenaga dan mobilitas tambahan.
Keputusan mengenai lini tengah berpotensi menentukan arah pertandingan. Prancis harus memilih antara memainkan gelandang bertahan alami atau mempertahankan susunan yang telah menghasilkan keseimbangan pada laga sebelumnya.
Lamine Yamal Mencari Momen Terbesarnya
Lamine Yamal memasuki semifinal tidak lama setelah merayakan ulang tahun ke-19. Pemain Barcelona tersebut menyebut pertandingan melawan Prancis sebagai laga terpenting yang pernah ia mainkan.
Penulis : Redaksiku
Editor : Redaksiku
Sumber Berita: Berbagai sumber
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya












