Redaksiku.com – Suasana haru menyelimuti Masjid Jami Al Wafa di Perumahan Nuansa Asri, Cinangka, Kecamatan Sawangan, Kota Depok, Jawa Barat, Jumat (18/9/2026). Para jurnalis, warga sekitar, serta keluarga berkumpul dalam satu ikatan solidaritas yang mendalam untuk mengenang kepergian Yudistiro Pranoto, seorang jurnalis iNews yang dikenal berdedikasi tinggi semasa hidupnya.
Kegiatan doa bersama ini diisi dengan pembacaan surat Yasin dan tahlil yang dipimpin oleh pemuka agama setempat. Gelora duka tampak jelas di wajah setiap pelayat yang hadir, mencerminkan betapa besar kehilangan yang dirasakan oleh rekan-rekan seprofesi maupun orang-orang yang mengenal almarhum secara pribadi di lingkungan tempat tinggalnya.
Mengenang Dedikasi Almarhum Yudistiro Pranoto
Semasa aktif menjalankan profesinya sebagai pewarta, almarhum dikenal sebagai sosok yang ramah, gigih, dan senantiasa menjunjung tinggi kode etik jurnalistik. Rekan-rekan satu profesi di lapangan sering membagikan cerita mengenai ketekunan almarhum dalam meliput berbagai peristiwa penting di wilayah Jabodetabek, khususnya kawasan Depok dan sekitarnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Kepergian almarhum tentu meninggalkan duka yang mendalam bagi dunia pers Indonesia, terutama bagi keluarga besar iNews dan MNC Media. Semangat kerja keras yang ditunjukkan oleh almarhum selama bertugas menjadi teladan bagi para jurnalis muda yang sedang meniti karier di dunia penyiaran dan pemberitaan digital.
Kegiatan doa bersama di Masjid Jami Al Wafa ini menjadi wujud nyata solidaritas antarjurnalis dalam mengantarkan kepergian rekan sejawat mereka.
Solidaritas dan Dukungan Keluarga Besar Jurnalis
Kehadiran puluhan rekan media dari berbagai platform pemberitaan menunjukkan eratnya ikatan kekeluargaan di antara para pekerja pers. Mereka datang bergantian sejak siang hari untuk mengikuti rangkaian ibadah dan memberikan dukungan moril kepada pihak keluarga yang ditinggalkan di Depok.
Beberapa perwakilan rekan sejawat menyampaikan bahwa almarhum adalah sosok yang selalu siap membantu dan tidak pernah mengeluh dalam menghadapi tantangan di lapangan. Kenangan manis serta profesionalisme almarhum akan terus dikenang oleh siapa saja yang pernah bekerja sama dengannya dalam memproduksi karya jurnalistik.
Suasana Haru di Masjid Jami Al Wafa
Isak tangis dari pihak keluarga dan kerabat pecah ketika doa penutup dipanjatkan di dalam area masjid. Lantunan doa dan dzikir bergema mengiringi kepergian almarhum agar mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa.
Warga sekitar perumahan juga turut ambil bagian dalam memfasilitasi jalannya kegiatan doa bersama ini dengan tertib. Kehadiran masyarakat luas membuktikan bahwa almarhum bukan hanya seorang jurnalis yang berprestasi, tetapi juga tetangga yang baik dan senantiasa berinteraksi sosial dengan harmonis di lingkungan tempat tinggalnya.
Pertanyaan Umum
Kapan dan di mana kegiatan doa bersama untuk Yudistiro Pranoto dilaksanakan?
Kegiatan doa bersama tersebut dilaksanakan pada Jumat, 18 September 2026, bertempat di Masjid Jami Al Wafa, Perumahan Nuansa Asri, Cinangka, Kecamatan Sawangan, Kota Depok, Jawa Barat.
Siapa yang hadir dalam acara doa bersama tersebut?
Acara tersebut dihadiri oleh rekan-rekan sesama jurnalis dari berbagai media, warga sekitar perumahan, serta pihak keluarga besar dari almarhum Yudistiro Pranoto.
Ringkasan
Pada Jumat, 18 September 2026, keluarga, warga, dan rekan-rekan jurnalis mengadakan doa bersama di Masjid Jami Al Wafa, Cinangka, Sawangan, Depok, untuk mengenang kepergian Yudistiro Pranoto, seorang jurnalis iNews yang berdedikasi tinggi.
Acara yang diisi dengan pembacaan surat Yasin dan tahlil ini mencerminkan solidaritas yang kuat dari insan pers dan masyarakat sekitar. Semasa hidupnya, almarhum dikenal sebagai sosok yang ramah, gigih, dan menjunjung tinggi kode etik jurnalistik dalam meliput wilayah Jabodetabek.
Kepergian Yudistiro Pranoto meninggalkan duka mendalam bagi dunia pers Indonesia serta keluarga besar iNews dan MNC Media. Profesionalisme dan semangat kerja keras almarhum selama bertugas akan terus menjadi teladan bagi para jurnalis muda.






