Tinawati Tinjau Lomba Sekolah Sehat di SMAN 1 Ciruas 2026

- Penulis

Jumat, 18 September 2026 - 23:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tinawati Tinjau Lomba Sekolah Sehat di SMAN 1 Ciruas 2026

Redaksiku.com – Upaya menciptakan ekosistem pendidikan yang berkualitas di Provinsi Banten terus diperkuat, salah satunya melalui ajang Lomba Sekolah Sehat (LSS) tahun 2026 yang menyasar sekolah-sekolah di berbagai kabupaten. Pada Kamis (17/9/2026), Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Provinsi Banten, Tinawati Andra Soni, melakukan peninjauan langsung di SMAN 1 Ciruas, Kabupaten Serang, untuk memastikan standar kesehatan dan kenyamanan lingkungan belajar tetap terjaga.

Membangun Budaya Sekolah yang Aman dan Inklusif

Kunjungan ini bukan sekadar agenda penilaian administratif, melainkan penekanan pada urgensi menciptakan budaya sekolah yang mendukung tumbuh kembang siswa secara menyeluruh. Tinawati menegaskan bahwa lingkungan yang bersih, aman, dan nyaman merupakan prasyarat mutlak bagi siswa agar dapat menyerap ilmu dengan optimal.

Dalam arahannya kepada dewan guru dan siswa, ia menekankan pentingnya kolaborasi kolektif untuk menghapus tindakan-tindakan negatif, khususnya perundungan. Ia mendorong para siswa untuk lebih berani bersuara dan membangun komunikasi yang terbuka satu sama lain.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Lingkungan sekolah yang sehat dan bebas dari perundungan merupakan fondasi utama dalam mempersiapkan generasi emas masa depan.

Tinawati juga menyoroti peran strategis orang tua dan masyarakat sekitar dalam mengawasi kesejahteraan psikologis anak. Menurutnya, sekolah harus menjadi rumah kedua yang mampu memberikan perlindungan sekaligus ruang kreativitas yang sehat bagi setiap peserta didik.

Implementasi Trias UKS di Lingkungan Sekolah

SMAN 1 Ciruas menunjukkan keseriusan dalam mengintegrasikan kesehatan ke dalam kurikulum dan operasional harian. Pelaksana Tugas (Plt) Kepala SMAN 1 Ciruas, Mulyadi, menjelaskan bahwa fokus utama mereka terletak pada implementasi Trias Unit Kesehatan Siswa (UKS) yang mencakup tiga pilar utama:

  • Pendidikan kesehatan yang diberikan melalui kegiatan ekstrakurikuler serta sosialisasi rutin bekerja sama dengan Puskesmas setempat.
  • Pelayanan kesehatan yang dioptimalkan melalui ruang UKS yang representatif dan ketersediaan peralatan P3K standar di setiap ruang kelas.
  • Pembinaan lingkungan sekolah yang sehat, termasuk pengelolaan sampah dan budaya bersih-bersih rutin setiap hari Jumat.

Program ini berdampak langsung bagi 14 siswa asal Papua yang mengikuti program Afirmasi Pendidikan Menengah (ADEM) di sekolah tersebut.

Edukasi kesehatan yang diterapkan di sekolah ini juga cukup komprehensif, mencakup pemahaman tentang kesehatan reproduksi dan gizi sejak dini. Pihak sekolah meyakini bahwa persiapan kesehatan siswa harus dimulai dari aspek dasar, seperti pola asupan gizi yang seimbang, hingga pemahaman mengenai kesehatan jangka panjang untuk mencegah masalah kesehatan di masa depan.

Keberlanjutan Program sebagai Kebutuhan Dasar

Salah satu poin penting dalam kunjungan ini adalah pesan bahwa predikat sekolah sehat tidak boleh hanya berhenti pada momen perlombaan. Tinawati menekankan bahwa standar tersebut harus menjadi gaya hidup yang berkelanjutan di lingkungan sekolah.

Sekolah disarankan untuk mengintegrasikan pengolahan sampah mandiri dan kegiatan kebersihan rutin ke dalam jadwal mingguan agar tercipta habitus yang kuat bagi seluruh warga sekolah.

Dengan menerapkan pola hidup sehat, pihak sekolah berharap dapat mencetak sumber daya manusia yang unggul. Sinergi antara pemerintah, pihak sekolah, dan orang tua dianggap sebagai kunci keberhasilan dalam merealisasikan lingkungan pendidikan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga sehat secara fisik dan mental.

Penilaian Lomba Sekolah Sehat ini bersifat menyeluruh, mencakup kesiapan fisik sarana prasarana serta efektivitas program kesehatan yang dijalankan oleh sekolah setiap harinya.

Pertanyaan Umum

Apa tujuan utama dari Lomba Sekolah Sehat di Provinsi Banten?

Tujuan utamanya adalah mendorong setiap sekolah untuk menciptakan lingkungan belajar yang bersih, aman, dan nyaman, serta mengimplementasikan program Trias UKS secara berkelanjutan untuk mendukung kesehatan fisik dan mental siswa.

Bagaimana sekolah menangani perundungan menurut arahan PKK Banten?

Sekolah didorong untuk menciptakan budaya terbuka di mana siswa merasa aman untuk saling bercerita, serta memiliki mekanisme pelaporan yang cepat kepada guru atau kepala sekolah agar setiap tindakan perundungan dapat segera ditangani secara preventif.

Apa itu program ADEM yang disebutkan di SMAN 1 Ciruas?

Program Afirmasi Pendidikan Menengah (ADEM) adalah inisiatif pemerintah untuk memberikan akses pendidikan lanjutan yang bermutu bagi siswa dari daerah 3T (Tertinggal, Terdepan, dan Terluar), termasuk siswa dari Papua yang kini menempuh pendidikan di SMAN 1 Ciruas.

Ringkasan

Pada Kamis (17/9/2026), Ketua TP PKK Provinsi Banten, Tinawati Andra Soni, melakukan peninjauan langsung Lomba Sekolah Sehat (LSS) di SMAN 1 Ciruas, Kabupaten Serang. Kunjungan ini bertujuan untuk memverifikasi standar kesehatan lingkungan sekolah serta memastikan implementasi program Trias UKS berjalan secara efektif dalam menciptakan ekosistem pendidikan yang bersih, aman, dan nyaman bagi seluruh siswa.

Dalam arahannya, Tinawati menekankan pentingnya kolaborasi antara pihak sekolah, orang tua, dan masyarakat untuk membangun budaya sekolah bebas perundungan serta menjaga kesejahteraan psikologis siswa. Plt Kepala SMAN 1 Ciruas, Mulyadi, menjelaskan bahwa sekolah telah mengintegrasikan pendidikan kesehatan, pelayanan medis melalui ruang UKS yang representatif, serta pembinaan lingkungan sehat, yang turut memberikan dampak positif bagi 14 siswa peserta program Afirmasi Pendidikan Menengah (ADEM) di sekolah tersebut.

Lebih lanjut, program sekolah sehat ini diharapkan tidak hanya menjadi ajang perlombaan, melainkan menjadi gaya hidup berkelanjutan yang mencakup edukasi gizi, kesehatan reproduksi, serta pengelolaan sampah mandiri. Sinergi berkelanjutan antara pemerintah dan institusi pendidikan dinilai sebagai kunci utama dalam mencetak generasi unggul yang sehat secara fisik maupun mental di Provinsi Banten.

Follow WhatsApp Channel www.redaksiku.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Rockstar Umumkan GTA VI: The Album dengan CD Fisik
Profil dan Biodata Mierul Aiman, Aktor Malaysia
Mengenal Cameron Fuller, Suami Phoebe Dynevor
Sinopsis Film Resident Evil 2026: Teror Kurir Medis
Legenda Srimulat Nunung, Kadir, dan Kirun Hadir di Jatim Park 1
Wawancara Matt Griffin tentang The Three-Body Problem Folio Society
Wawancara Clover Press: Hank Kanalz Bahas Marvel Masterworks Baru
Profil dan Biodata Dai Fuad, Aktor dan Penyanyi Malaysia

Tulis Komentar

Alamat email tidak akan dipublikasikan. Kolom wajib ditandai *.

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 23:22 WIB

Tinawati Tinjau Lomba Sekolah Sehat di SMAN 1 Ciruas 2026

Jumat, 18 September 2026 - 22:36 WIB

Rockstar Umumkan GTA VI: The Album dengan CD Fisik

Jumat, 18 September 2026 - 12:31 WIB

Profil dan Biodata Mierul Aiman, Aktor Malaysia

Jumat, 18 September 2026 - 11:39 WIB

Mengenal Cameron Fuller, Suami Phoebe Dynevor

Jumat, 18 September 2026 - 10:08 WIB

Sinopsis Film Resident Evil 2026: Teror Kurir Medis

Berita Terbaru

Kadet Universitas Pertahanan RI mengikuti penguatan ideologi Bela Negara untuk mempersiapkan generasi muda menuju Indonesia Emas 2045.

Viral

Bekal Penting Generasi Muda Menuju Indonesia Emas 2045

Jumat, 18 Sep 2026 - 23:37 WIB

Integrasi fitur Gemini pada Samsung Galaxy Watch menghadirkan pengalaman interaksi asisten berbasis AI yang lebih intuitif.

Teknologi

Fitur Raise to Talk Gemini di Samsung Galaxy Watch Ultra 2 & 9

Jumat, 18 Sep 2026 - 23:35 WIB

error: Content is protected !!