Dimyati: Wanita Tidak Seharusnya Dibebankan dengan Tugas Berat, Apalagi Dalam Posisi Gubernur

- Penulis

Rabu, 16 Oktober 2024 - 23:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dimyati: Wanita Tidak Seharusnya Dibebankan dengan Tugas Berat, Apalagi Dalam Posisi Gubernur

Dimyati: Wanita Tidak Seharusnya Dibebankan dengan Tugas Berat, Apalagi Dalam Posisi Gubernur

Redaksiku.com – Cawagub Banten nomer urut 2, Dimyati Natakusumah, bicara perihal pemberian pada wanita di dalam debat perdana Pilgub Banten 2024.

Dia menyinggung wanita semestinya tak diberi beban berat, lebih-lebih jadi gubernur.

Hal ini disampaikan Dimyati pada sesi bertanya jawab paslon pas debat di Auditorium Menara Bank Mega Kompleks Transmedia, Jakarta Selatan, Rabu (16/10/2024). Awalnya, Cawagub Banten nomer urut 2, Ade Sumardi, bertanya soal angka pelecahan perempuan dan anak yang tinggi menurut knowledge Kementerian PPPA.

“Ini adalah perihal yang terlalu memprihatinkan, maka untuk itu pertanyaan aku adalah bagaimana cara menangani persoalan ini dan bagaimana kepada seorang pelakunya supaya dia beroleh efek jera?” bertanya Ade ke Dimyati di dalam debat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dimyati: Wanita Tidak Seharusnya Dibebankan dengan Tugas Berat, Apalagi Dalam Posisi Gubernur
Dimyati: Wanita Tidak Seharusnya Dibebankan dengan Tugas Berat, Apalagi Dalam Posisi Gubernur

Dimyati sesudah itu menjawab. Menurutnya, perempuan wajib mendapat perhatian yang lebih karena wanita adalah makhluk yang wajib dimuliakan.

“Wanita itu adalah, lebih wajib dapatkan perhatian karena sesungguhnya wanita itu spesial. Maka oleh karena itu, kami wajib merawat wanita. Rasulullah terhitung mengatakan bahwa yang memuliakan wanita dia dapat beroleh kemuliaan,” jawab Dimyati.

Kemudian dia menyebut bahwa perempuan jangan diberi beban berat, lebih-lebih jadi gubernur. Menurutnya, laki-laki yang semestinya memajukan Banten.

“Oleh karena itu, wanita itu jangan terlalu dikasih beban berat, lebih-lebih jadi gubernur itu berat lho, luar biasa. Maka oleh karena itu, laki-lakilah wajib menolong memaksimalkan bagaimana Banten ini maju,” ucapnya.

Lebih lanjut, Dimyati mengatakan jikalau pelaku pelecehan seksual wajib diberikan sanksi yang tegas. Menurutnya, penegak hukum wajib memberikan hukuman yang setimpal.

“Terkait permasalahan para wanita yang jadi korban, wajib penegak hukum memberikan hukuman yang setimpal, wajib memberikan hukuman yang berat, buktikan di pengadilan, equality before law. Apabila terbukti hukum wajib yang berkaitan diberatkan hukumannya,” imbuhnya.

Follow Sosial Media Redaksiku : FacebookInstagramTiktokXYoutubePinterest

Follow WhatsApp Channel www.redaksiku.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pencarian Arupadhatu I Dihentikan, Gubernur Banten: Pemantauan Lanjut
Kejagung Limpahkan Febrie Adriansyah dan Don Ritto ke Kejari Jaksel
DPRD Kota Serang Soroti Betonisasi dan Drainase di RAPBD 2027
SIMPUL Sukabumi Soroti Anggaran PU dan Survei Jalan
Strategi Prabowo Wujudkan Swasembada Energi Lewat 6 Langkah
Sidang Perdana Roy Suryo Terkait Kasus Ijazah Jokowi di PN Jaktim
Pria 49 Tahun di Jaktim Dihakimi Massa Usai Diduga Lecehkan Dua Anak
Pemprov Banten Janji Dampingi Keluarga Korban Kapal Arupadhatu I
Tag :

Tulis Komentar

Alamat email tidak akan dipublikasikan. Kolom wajib ditandai *.

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 18:17 WIB

Pencarian Arupadhatu I Dihentikan, Gubernur Banten: Pemantauan Lanjut

Jumat, 18 September 2026 - 17:50 WIB

Kejagung Limpahkan Febrie Adriansyah dan Don Ritto ke Kejari Jaksel

Jumat, 18 September 2026 - 16:37 WIB

DPRD Kota Serang Soroti Betonisasi dan Drainase di RAPBD 2027

Jumat, 18 September 2026 - 15:33 WIB

SIMPUL Sukabumi Soroti Anggaran PU dan Survei Jalan

Jumat, 18 September 2026 - 14:45 WIB

Strategi Prabowo Wujudkan Swasembada Energi Lewat 6 Langkah

Berita Terbaru

Pentagon tengah mengkaji opsi penarikan sekitar 25.000 hingga 40.000 tentara AS dari berbagai pangkalan di Eropa.

Viral

Pentagon Pertimbangkan Tarik 25.000 Tentara AS dari Eropa

Jumat, 18 Sep 2026 - 18:01 WIB

error: Content is protected !!