Yusuf Mansur kembali jadi sorotan publik usai ikut bersuara terkait tragedi yang menimpa pengemudi ojek online.
Insiden ini melibatkan rantis Brimob yang menabrak dan melindas dua driver ojol saat unjuk rasa di Jakarta.
Satu korban bernama Affan Kurniawan meninggal dunia, sementara rekannya, Umar, masih menjalani perawatan intensif.
Melalui unggahan di Threads, Yusuf Mansur menyampaikan duka cita sekaligus mengumumkan pembukaan donasi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Namun, langkah ini justru memicu reaksi beragam, bahkan kritik keras dari sebagian netizen.
Yusuf Mansur Ajak Donasi untuk Korban Ojol

Dalam unggahannya, Yusuf Mansur menyampaikan belasungkawa mendalam atas meninggalnya Affan Kurniawan.
Ia juga mendoakan kesembuhan Umar yang hingga kini masih dirawat di rumah sakit.
Sebagai bentuk dukungan, Yusuf Mansur mengajak masyarakat menyalurkan donasi melalui Yayasan Daarul Quran Nusantara.
Menurutnya, donasi bisa membantu meringankan beban keluarga korban yang kini kehilangan tulang punggung.
Selain itu, bantuan juga diproyeksikan untuk biaya perawatan Umar yang masih membutuhkan penanganan medis.
Yusuf Mansur menambahkan bahwa doa bersama juga akan dilakukan di berbagai masjid dan musala.
Bahkan, ia menyebut salat gaib akan digelar dari Masjid Nabawi di Daarul Quran.
Unggahan ini seolah ingin menunjukkan kepedulian sekaligus menggalang solidaritas umat.
Namun, di balik niat tersebut, komentar netizen justru memunculkan perdebatan panjang.
Nama Yusuf Mansur pun langsung viral di media sosial akibat respons beragam dari publik.
Kritik Netizen terhadap Yusuf Mansur
Tidak sedikit netizen yang meragukan ketulusan langkah Yusuf Mansur membuka donasi ini.
Beberapa menilai penggalangan dana seharusnya dilakukan secara langsung kepada keluarga korban, bukan lewat yayasan.
Komentar bernada sindiran pun bermunculan, menyebut bahwa sang ustaz kembali mencari kesempatan.
Ada juga yang menulis, Dikit-dikit open donasi, minta rekening orangtuanya aja.
Reaksi ini memperlihatkan bahwa publik masih menyimpan rasa skeptis terhadap sosok Yusuf Mansur.
Meski begitu, ada pula pendukung yang membela niat baik sang ustaz.
Menurut mereka, Yusuf Mansur hanya ingin membantu sesuai kapasitasnya.
Bahkan, langkah donasi dinilai bisa memobilisasi banyak bantuan yang lebih terorganisir.
Perbedaan pandangan ini menciptakan perdebatan sengit di ruang digital.
Sekali lagi, nama Yusuf Mansur berada di pusaran kontroversi publik.
Halaman : 1 2 Selanjutnya











