Ancaman Karhutla 2026 Meningkat, Ini Langkah Besar yang Disiapkan Polri

- Penulis

Jumat, 31 Juli 2026 - 10:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Simak langkah Polri menghadapi ancaman Karhutla 2026, mulai dari patroli terpadu, pemantauan titik panas, hingga penguatan sarana operasional. (Foto: TBN Polri)

Simak langkah Polri menghadapi ancaman Karhutla 2026, mulai dari patroli terpadu, pemantauan titik panas, hingga penguatan sarana operasional. (Foto: TBN Polri)

Ancaman Karhutla 2026 menjadi perhatian serius pemerintah seiring prediksi meningkatnya risiko kebakaran hutan dan lahan akibat fenomena El Nino dan puncak musim kemarau yang berlangsung pada Juli hingga September.

Untuk mengantisipasi kondisi tersebut, Polri memperkuat kesiapan personel, sarana, serta teknologi agar penanganan kebakaran dapat dilakukan secara cepat dan efektif.

‎Langkah antisipasi tersebut dibahas dalam Rapat Koordinasi Pencegahan dan Penanganan Karhutla yang dipimpin Wakapolri Komjen Pol. Dedi Prasetyo di Mabes Polri, Jakarta, Kamis (30/7/2026).

Rapat dihadiri pejabat utama Mabes Polri, para kapolda secara virtual, serta perwakilan dari Kementerian Kehutanan, BNPB, BMKG, Basarnas, dan Kementerian Lingkungan Hidup.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

‎Ancaman Karhutla 2026 Diantisipasi dengan Penguatan Personel

Simak langkah Polri menghadapi ancaman Karhutla 2026, mulai dari patroli terpadu, pemantauan titik panas, hingga penguatan sarana operasional. (Foto: TBN Polri)
Ancaman Karhutla 2026 Meningkat, Ini Langkah Besar yang Disiapkan Polri

Kadiv Humas Polri Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir mengatakan seluruh jajaran diminta memastikan kesiapan personel dan sarana pendukung.

Upaya pencegahan dilakukan melalui patroli terpadu, sistem peringatan dini, pemantauan titik panas, serta koordinasi lintas instansi.

‎Sepanjang persiapan menghadapi ancaman Karhutla 2026, Polri telah menggelar 151 apel kesiapsiagaan, 29 rapat siaga tingkat polda, 180 kegiatan kesiapan lapangan, dan 2.850 kegiatan sosialisasi pencegahan yang melibatkan Bhabinkamtibmas serta Babinsa.

‎Selain itu, sebanyak 168.500 patroli darat dan perairan telah dilakukan bersama TNI, pemerintah daerah, Manggala Agni, hingga masyarakat sebagai bagian dari upaya mencegah munculnya titik api.

‎Puluhan Ribu Personel Disiagakan

‎Menghadapi ancaman Karhutla 2026, Polri menyiagakan 48.368 personel Sabhara dari total sekitar 58 ribu personel yang dimiliki. Korps Brimob juga menyiapkan 23.360 personel untuk mempercepat respons apabila terjadi kebakaran di berbagai wilayah.

‎Polri menerapkan sistem rayonisasi antarsatuan kewilayahan sehingga mobilisasi personel dan peralatan dapat dilakukan lebih cepat ketika terjadi peningkatan eskalasi kebakaran.

‎Manfaatkan Drone hingga Helikopter Water Bombing

‎Penggunaan teknologi menjadi bagian penting dalam menghadapi ancaman Karhutla 2026. Polri mengoperasikan command center di Riau, Jambi, Kalimantan Barat, dan Kalimantan Selatan yang terhubung dengan sistem milik Kementerian Kehutanan, BNPB, dan Basarnas untuk memantau titik panas secara real time.

‎Selain memanfaatkan CCTV di sejumlah lokasi pemantauan, Polri juga menggunakan drone produksi dalam negeri untuk mendeteksi titik api serta memetakan wilayah rawan kebakaran.

‎Di sisi lain, empat helikopter yang memiliki kemampuan water bombing telah disiapkan untuk membantu proses pemadaman di daerah dengan tingkat kerawanan tinggi.

‎Fokus pada Keselamatan Personel

‎Dalam menghadapi ancaman Karhutla 2026, Wakapolri juga menginstruksikan agar seluruh personel dilengkapi dengan perlengkapan keselamatan, seperti baju tahan api, sepatu khusus, pelindung kepala, masker, hingga peralatan pemadaman bergerak.

‎Selain itu, jajaran kepolisian diminta mendata kembali embung, waduk, kanal, dan sumur bor yang dapat dimanfaatkan sebagai sumber air ketika kebakaran terjadi.

‎Wilayah Rawan Karhutla

‎Berdasarkan data yang dipaparkan dalam rapat, luas lahan yang terdampak kebakaran hutan dan lahan telah mencapai sekitar 107.465 hektare. Sementara itu, lima wilayah dengan jumlah titik panas tertinggi berada di Kalimantan Barat, Riau, Papua Selatan, Aceh, dan Sulawesi Selatan.

‎Data tersebut menjadi dasar bagi Polri untuk memprioritaskan penempatan personel dan sarana pendukung di wilayah yang memiliki tingkat kerawanan paling tinggi.

‎Sebagai penutup, menghadapi ancaman Karhutla 2026, Polri menegaskan komitmennya untuk memperkuat langkah mitigasi melalui kesiapan personel, pemanfaatan teknologi, serta koordinasi dengan berbagai kementerian dan lembaga. Pendekatan ini diharapkan mampu mempercepat deteksi dini sekaligus menekan risiko meluasnya kebakaran hutan dan lahan selama musim kemarau.

‎Selain kesiapan aparat, keberhasilan pencegahan karhutla juga memerlukan peran aktif masyarakat. Dengan tidak membuka lahan menggunakan api, segera melaporkan titik kebakaran, dan mendukung upaya pencegahan di lingkungan sekitar, risiko kebakaran hutan dan lahan dapat ditekan sehingga dampaknya terhadap kesehatan, lingkungan, dan perekonomian dapat diminimalkan.

Meski demikian, tidak semua wilayah di Indonesia akan merasakan dampak El Nino dengan tingkat yang sama. Beberapa daerah mungkin hanya mengalami penurunan curah hujan dalam waktu singkat, sementara wilayah lain dapat menghadapi kemarau yang jauh lebih panjang. Karena itu, kesiapsiagaan dan langkah antisipasi yang disesuaikan dengan kondisi masing-masing daerah menjadi hal penting untuk meminimalkan dampak yang ditimbulkan oleh fenomena iklim ini.***

Follow Sosial Media Redaksiku : FacebookInstagramTiktokXYoutubePinterest

Follow WhatsApp Channel www.redaksiku.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

AS dan Denmark Sepakati Perjanjian Keamanan Permanen Greenland
Dokumen Pengadilan Ungkap Peringatan Internal OpenAI dan Microsoft
itel A300C Resmi Meluncur di India: Baterai 6.000mAh, Standar Militer
Drummer Band Garasi, Aries Budiman, Meninggal Dunia di Usia 42
Kasus Pelecehan di Bus JR Connexion Juanda-Tamansari Berakhir Damai
USM dan Alumni SMAN 2 Sragen Salurkan Air Bersih ke Desa Ngrombo
Ibas Tegaskan Program Jaminan Kesehatan Harus Diperkuat
Potret Kencan Spesial Seo Kang Jun dan Ahn Eun Jin di A Love Other Than Yours

Tulis Komentar

Alamat email tidak akan dipublikasikan. Kolom wajib ditandai *.

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 21:52 WIB

AS dan Denmark Sepakati Perjanjian Keamanan Permanen Greenland

Sabtu, 19 September 2026 - 21:50 WIB

Dokumen Pengadilan Ungkap Peringatan Internal OpenAI dan Microsoft

Sabtu, 19 September 2026 - 21:39 WIB

itel A300C Resmi Meluncur di India: Baterai 6.000mAh, Standar Militer

Sabtu, 19 September 2026 - 21:23 WIB

Drummer Band Garasi, Aries Budiman, Meninggal Dunia di Usia 42

Sabtu, 19 September 2026 - 21:22 WIB

Kasus Pelecehan di Bus JR Connexion Juanda-Tamansari Berakhir Damai

Berita Terbaru

Politik

Komitmen Prabowo Wujudkan Indonesia Sejahtera Bebas Stunting

Sabtu, 19 Sep 2026 - 21:55 WIB

Pemprov DKI Jakarta melakukan aksi pemadaman lampu selama 60 menit di berbagai titik strategis ibu kota.

Politik

Pemprov DKI Jakarta Padamkan Lampu 60 Menit Malam Ini

Sabtu, 19 Sep 2026 - 21:42 WIB

error: Content is protected !!