Presiden Prabowo Anugerahkan Kenaikan Pangkat Jendral Kehormatan 11 Purnawirawan TNI di Atas Kapal Perang

- Penulis

Jumat, 3 Oktober 2025 - 17:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Prabowo Anugerahkan Kenaikan Pangkat Jendral Kehormatan 11 Purnawirawan TNI di Atas Kapal Perang

Presiden Prabowo Anugerahkan Kenaikan Pangkat Jendral Kehormatan 11 Purnawirawan TNI di Atas Kapal Perang

Redaksiku.com – Menjelang Hari Ulang Tahun ke-80 Tentara Nasional Indonesia (TNI), Presiden Prabowo Subianto memberikan penghargaan istimewa berupa kenaikan pangkat jendral kehormatan kepada 11 perwira purnawirawan TNI.

Momen bersejarah ini dilakukan dengan cara yang tak biasa, yakni di atas kapal perang rumah sakit KRI dr. Radjiman Wedyodiningrat-992, di Teluk Jakarta, pada Kamis (2/10/2025).

Latar belakang parade kapal perang atau sailing pass menambah suasana khidmat. Satu per satu nama purnawirawan dipanggil ke hadapan Presiden, menerima tanda pangkat baru, lalu berjabat tangan dengan beliau. Simbolisme acara ini kuat sekali: meski sudah purnawira, jasa para prajurit bangsa tetap dihargai tinggi.

Pejabat Pemerintah Masuk Daftar Penerima

Dari 11 penerima penghargaan, beberapa kini menduduki jabatan penting di pemerintahan yang dipimpin Presiden Prabowo. Salah satunya adalah Wakil Menteri Pertahanan (Wamenhan) Donny Ermawan Taufanto, yang sebelumnya berpangkat Marsekal Madya (Purn). Kini ia resmi naik menjadi Marsekal TNI (Hor), sebuah pangkat jenderal bintang empat di TNI Angkatan Udara.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain itu, ada Wakil Menteri Kelautan dan Perikanan Didit Herdiawan yang mendapatkan kenaikan pangkat kehormatan menjadi Laksamana TNI (Hor), serta Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Lodewyk Pusung, yang naik dari Mayjen (Purn) menjadi Letnan Jenderal (Hor).

Di luar jajaran kementerian, juga ada figur dari BUMN, yakni Restu Widiyantoro, Direktur Utama PT Timah, yang sebelumnya Kolonel Inf (Purn), kini menyandang pangkat Brigadir Jenderal (Hor).

Suasana Penganugerahan di Atas Kapal Perang

Acara penganugerahan ini berlangsung penuh wibawa dan emosional. Di geladak KRI dr. Radjiman Wedyodiningrat-992, deretan kapal perang TNI Angkatan Laut tampak berjejer rapi, siap mengikuti sailing pass.

Satu per satu nama dipanggil oleh ajudan. Para penerima maju, lalu Presiden Prabowo menyematkan tanda pangkat baru di seragam purnawirawan mereka. Usai prosesi, beliau memberikan hormat dan jabat tangan.

Ada beberapa perwira yang kita berikan pangkat istimewa, walaupun mereka sudah pensiun, sebagai pengakuan terhadap sumbangan yang telah mereka berikan kepada bangsa, kata Presiden usai acara.

Pernyataan ini menegaskan bahwa penghargaan bukan semata-mata karena jabatan yang kini diemban, tetapi juga karena rekam jejak panjang selama mereka berdinas aktif di TNI.

Presiden Prabowo Anugerahkan Kenaikan Pangkat Jendral Kehormatan 11 Purnawirawan TNI di Atas Kapal Perang
Presiden Prabowo Anugerahkan Kenaikan Pangkat Jendral Kehormatan 11 Purnawirawan TNI di Atas Kapal Perang

Pengakuan Atas Pengabdian

Menurut Presiden Prabowo, kenaikan pangkat istimewa ini adalah bentuk penghormatan negara kepada para purnawirawan yang tidak pernah berhenti berkontribusi, bahkan setelah pensiun.

Saya mendapatkan kehormatan untuk memberi penghargaan tersebut, juga kepada satuan-satuan TNI yang telah memberi dharma bhaktinya dengan baik, tegasnya.

Pesan pentingnya: meskipun sudah tidak mengenakan seragam setiap hari, dedikasi mereka untuk bangsa tidak padam. Sebagian tetap aktif di pemerintahan, sebagian lagi berkontribusi di sektor publik maupun BUMN.

Daftar Lengkap Penerima Pangkat Kehormatan

Berikut 11 nama purnawirawan yang mendapat kenaikan pangkat dari Presiden Prabowo:

  1. Letjen (Purn) Herman Bernhard Leopold (HBL) Mantiri †’ Jenderal TNI (Hor)

  2. Letjen (Purn) Bibit Waluyo †’ Jenderal TNI (Hor)

  3. Laksdya (Purn) Didit Herdiawan †’ Laksamana TNI (Hor)

  4. Laksdya (Purn) Achmad Taufiqoerrochman †’ Laksamana TNI (Hor)

  5. Marsdya (Purn) Donny Ermawan Taufanto †’ Marsekal TNI (Hor)

  6. Mayjen (Purn) Lodewyk Pusung †’ Letnan Jenderal (Hor)

  7. Mayjen (Purn) Untung Budiharto †’ Letnan Jenderal (Hor)

  8. Mayjen (Purn) Dadang Hendrayudha †’ Letnan Jenderal (Hor)

  9. Mayjen (Purn) Surawahadi †’ Letnan Jenderal (Hor)

  10. Marsda (Purn) Bonar Halomoan Hutagaol †’ Marsekal Madya (Hor)

  11. Kolonel Inf (Purn) Restu Widiyantoro †’ Brigadir Jenderal (Hor)

Simbol Politik dan Militer

Penganugerahan di atas kapal perang ini punya makna simbolis besar. Pertama, ia memperlihatkan kedekatan Presiden dengan TNI, yang merupakan institusi strategis dalam pertahanan negara. Kedua, acara ini dilaksanakan menjelang HUT ke-80 TNI, sehingga sekaligus menjadi momentum penghargaan untuk para senior yang sudah mengabdi puluhan tahun.

Bagi pejabat purnawirawan yang kini duduk di kursi pemerintahan, kenaikan pangkat ini juga mempertegas legitimasi merekabahwa karier sipil yang dijalani sekarang tetap berpijak pada jasa militer yang diakui negara.

Apa Itu Pangkat Kehormatan?

Dalam sistem militer Indonesia, pangkat kehormatan (Hor) biasanya diberikan sebagai pengakuan atas jasa atau kontribusi luar biasa. Berbeda dengan kenaikan pangkat reguler yang didasarkan pada masa dinas aktif, pangkat kehormatan lebih menekankan aspek penghargaan simbolis.

Kenaikan ini tidak selalu berimplikasi pada tugas operasional, tetapi memberi kehormatan sosial dan sejarah kepada penerimanya.

Perspektif Publik

Reaksi publik terhadap acara ini cukup beragam. Banyak yang mengapresiasi langkah Presiden Prabowo yang menghormati jasa para purnawirawan. Sebagian netizen juga menyoroti lokasi acara di atas kapal perang yang dianggap unik dan penuh makna.

Namun, ada juga yang memberi catatan kritis agar penghargaan seperti ini tetap diberikan secara objektif, benar-benar didasarkan pada jasa, bukan semata jabatan yang sekarang dipegang.

Kesimpulan

Penganugerahan kenaikan pangkat istimewa kepada 11 purnawirawan TNI oleh Presiden Prabowo Subianto di atas KRI dr. Radjiman Wedyodiningrat-992 jadi salah satu momen penting menjelang HUT ke-80 TNI.

Acara ini bukan hanya tentang simbol militer, tetapi juga pesan moral: pengabdian kepada bangsa tidak berhenti ketika seragam dilepas. Mereka yang sudah purnawira tetap bisa berkontribusi lewat berbagai jalur, dan negara wajib menghargai jasa tersebut.

Dengan latar parade kapal perang yang megah, penganugerahan ini sekaligus memperlihatkan sinergi antara penghormatan sejarah dan semangat menjaga pertahanan masa kini.

 Follow Sosial Media Redaksiku : FacebookInstagramTiktokXYoutubePinterest

Penulis : Redaksiku

Editor : Redaksiku

Sumber Berita: Berbagai Sumber

Follow WhatsApp Channel www.redaksiku.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Alasan PAN Tetap Setia Dukung Prabowo di Tiga Pilpres
HUT ke-28 PAN, Prabowo Apresiasi Kesetiaan Kawan Seperjuangan
Program GENTING Indramayu Fokus Perbaiki Hunian Cegah Stunting
Pemprov Maluku Utara Raih 2 Penghargaan Kemendagri 2026
PMII Kota Sukabumi Demo DLH Terkait Pengelolaan Sampah dan Anggaran
Hutama Karya Latih Pembudidaya Rumput Laut di Lampung Selatan
Menaker Yassierli Jadikan KBJI 2026 Acuan Pasar Kerja Nasional
Doa Bersama untuk Jurnalis iNews Yudistiro Pranoto di Depok

Tulis Komentar

Alamat email tidak akan dipublikasikan. Kolom wajib ditandai *.

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 00:59 WIB

Alasan PAN Tetap Setia Dukung Prabowo di Tiga Pilpres

Sabtu, 19 September 2026 - 00:06 WIB

HUT ke-28 PAN, Prabowo Apresiasi Kesetiaan Kawan Seperjuangan

Jumat, 18 September 2026 - 23:05 WIB

Program GENTING Indramayu Fokus Perbaiki Hunian Cegah Stunting

Jumat, 18 September 2026 - 23:03 WIB

Pemprov Maluku Utara Raih 2 Penghargaan Kemendagri 2026

Jumat, 18 September 2026 - 23:03 WIB

PMII Kota Sukabumi Demo DLH Terkait Pengelolaan Sampah dan Anggaran

Berita Terbaru

error: Content is protected !!