PKB Angkat Suara Usai Gubernur Riau Abdul Wahid Kadernya Terjaring OTT KPK

- Penulis

Selasa, 4 November 2025 - 09:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PKB Angkat Suara Usai Gubernur Riau Abdul Wahid Kadernya Terjaring OTT KPK

PKB Angkat Suara Usai Gubernur Riau Abdul Wahid Kadernya Terjaring OTT KPK

Redaksiku.com – Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) akhirnya buka suara terkait operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap Gubernur Riau, Abdul Wahid, yang diketahui merupakan kader partai tersebut.

Ketua Harian DPP PKB, Ais Syafiyah Asfar, menegaskan bahwa partainya menghormati sepenuhnya proses hukum yang tengah berjalan dan menyerahkan sepenuhnya kepada KPK untuk mengusut kasus ini secara profesional.

Sebagai anggota DPP PKB, tentu kami menghormati seluruh proses hukum yang sedang berjalan, kata Ais saat dihubungi wartawan, Selasa (4/11/2025). Ia menambahkan, PKB memiliki komitmen kuat dalam mendukung pemberantasan korupsi tanpa pandang bulu, termasuk jika hal itu menyangkut kader sendiri.

PKB Tegaskan Komitmen Antikorupsi

Dalam pernyataannya, Ais menegaskan bahwa PKB sejak awal berdiri menjunjung tinggi nilai-nilai integritas dan tanggung jawab publik. Partai, katanya, tidak akan mencampuri proses hukum yang tengah dijalankan KPK terhadap Abdul Wahid.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Prinsip PKB jelas: pemberantasan korupsi harus ditegakkan tanpa pandang bulu, tegas Ais.

Ia juga mengingatkan seluruh pihak agar asas praduga tak bersalah tetap dijunjung tinggi selama proses hukum berlangsung. Kami percaya KPK bekerja secara profesional dan transparan. Biarlah hukum berjalan sebagaimana mestinya, ujarnya.

Lebih lanjut, Ais berharap kasus ini dapat menjadi refleksi bagi seluruh pejabat publik, baik di tingkat pusat maupun daerah, agar terus memperkuat integritas dan akuntabilitas dalam menjalankan amanah rakyat.

Peristiwa ini harus dijadikan pelajaran bersama untuk memperbaiki sistem dan perilaku agar tidak menyimpang dari nilai-nilai kejujuran, tambahnya.

Dorong Pemerintahan Bersih dan Transparan

Ais menegaskan, partainya akan tetap konsisten dalam mendorong tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan berpihak pada masyarakat.

PKB berdiri di atas semangat perubahan yang berorientasi pada kemaslahatan publik. Kami akan terus memperjuangkan pemerintahan yang bebas dari praktik korupsi dan penyalahgunaan kekuasaan, ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa partai akan melakukan evaluasi internal untuk memastikan kader di berbagai tingkatan memahami etika dan aturan dalam menjalankan jabatan publik. Kami akan memperkuat pendidikan politik agar seluruh kader memahami tanggung jawab moral yang melekat pada posisi publik, kata Ais.

Gubernur Riau Abdul Wahid Terjaring OTT KPK

Sebelumnya, KPK menggelar operasi tangkap tangan (OTT) yang menjerat Abdul Wahid, Gubernur Riau dari PKB, bersama sembilan orang lainnya. Operasi tersebut dilakukan di lingkungan Dinas Pekerjaan Umum (PU) Provinsi Riau, pada Senin (3/11/2025) malam.

Menurut keterangan sumber di KPK, operasi ini diduga berkaitan dengan pemberian dan penerimaan suap terkait proyek infrastruktur. Beberapa dokumen dan barang bukti diamankan untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Benar, tim KPK melakukan kegiatan tangkap tangan di wilayah Riau dan Jakarta. Ada sejumlah pejabat yang diamankan, termasuk kepala daerah, ujar sumber internal KPK.

Saat ini, KPK masih melakukan pemeriksaan intensif terhadap para pihak yang diamankan guna menentukan status hukum mereka. Jika ditemukan bukti kuat, KPK akan segera mengumumkan hasilnya secara resmi kepada publik melalui konferensi pers.

PKB Angkat Suara Usai Gubernur Riau Abdul Wahid Kadernya Terjaring OTT KPK
PKB Angkat Suara Usai Gubernur Riau Abdul Wahid Kadernya Terjaring OTT KPK

Profil Singkat Abdul Wahid: Gubernur yang Baru Delapan Bulan Menjabat

Abdul Wahid baru menjabat sebagai Gubernur Riau selama delapan bulan. Ia dilantik oleh Presiden Prabowo Subianto di Istana Merdeka, Jakarta, pada 20 Februari 2025, bersama wakilnya SF Harianto.

Pasangan Abdul WahidSF Harianto memenangkan Pilkada Riau 2024 setelah mengalahkan dua pasangan lain, yakni SyamsuarMawardi Saleh dan NasirWardan.

Sebelum menjabat sebagai gubernur, Abdul Wahid dikenal sebagai politisi muda PKB yang aktif di parlemen daerah. Karier politiknya cukup cepat menanjak berkat kedekatannya dengan sejumlah tokoh pesantren dan basis dukungan kuat dari masyarakat pedesaan di Riau.

Gaya Kepemimpinan dan Kebijakan Populis

Sejak awal masa jabatannya, Abdul Wahid dikenal memiliki gaya kepemimpinan yang populis. Ia sering turun langsung ke lapangan untuk meninjau proyek infrastruktur, sekolah, dan area pertanian. Langkah tersebut membuatnya sempat mendapat apresiasi publik, terutama karena dianggap dekat dengan masyarakat akar rumput.

Salah satu kebijakan yang sempat menarik perhatian publik adalah kewajiban bagi kendaraan perusahaan yang beroperasi di Riau untuk menggunakan pelat nomor BMkode wilayah Riau.

Kebijakan itu lahir karena banyak kendaraan berat dari luar daerah yang beroperasi di Riau, namun membayar pajak kendaraan di provinsi lain. Kondisi tersebut, menurut Abdul Wahid, telah mengakibatkan kerusakan jalan parah di beberapa wilayah, sementara potensi pajak justru tidak masuk ke kas daerah.

Kita ingin keadilan fiskal. Kendaraan yang beroperasi di Riau harus berkontribusi bagi daerah ini, katanya dalam salah satu kesempatan. Ia menilai, kebijakan tersebut dapat menambah pendapatan asli daerah (PAD) yang kemudian digunakan untuk memperbaiki infrastruktur jalan.

Respons Publik dan Reaksi Masyarakat

Kabar penangkapan Abdul Wahid sontak menggemparkan masyarakat Riau. Sebagian warga mengaku kecewa, mengingat sang gubernur baru saja menunjukkan komitmen dalam pembangunan daerah.

Namun, sebagian lain menilai langkah KPK patut diapresiasi sebagai bentuk penegakan hukum yang tegas terhadap siapa pun yang terlibat dalam praktik korupsi.

Kalau memang bersalah, harus diproses. Tapi kalau belum terbukti, jangan buru-buru menyalahkan. Kita tunggu hasil penyelidikan KPK, kata Fahri, warga Pekanbaru.

Pakar hukum dari Universitas Riau, Dr. Rini Hidayat, menilai bahwa kasus ini menjadi ujian serius bagi partai politik dalam menjaga integritas kader. Partai harus berani menegakkan disiplin internal dan tidak hanya berhenti di pernyataan publik, ujarnya.

PKB Dorong Transparansi dan Evaluasi Internal

Sebagai respons atas kasus ini, PKB menyatakan akan melakukan pendalaman internal terhadap seluruh kader yang menjabat di eksekutif maupun legislatif. Ais menekankan pentingnya transparansi dalam partai politik untuk menjaga kepercayaan masyarakat.

Ini saatnya partai politik memperkuat sistem pengawasan internal agar kasus serupa tidak terulang. Kami di PKB akan mengambil langkah konkret, katanya.

Ia juga menilai, peristiwa ini menjadi momentum refleksi politik bagi semua pihak. Korupsi tidak hanya merusak keuangan negara, tapi juga kepercayaan publik. Ketika kepercayaan itu hilang, demokrasi akan kehilangan maknanya, tutur Ais.

Penutup: Ujian Integritas bagi Kader dan Partai

Kasus OTT yang menjerat Gubernur Riau Abdul Wahid menjadi ujian serius bagi integritas kader PKB dan komitmen partai terhadap agenda pemberantasan korupsi.

Meski belum ada kepastian status hukum Abdul Wahid hingga kini, PKB menyatakan tidak akan mengintervensi proses hukum. Partai lebih memilih fokus memperkuat pendidikan politik dan memastikan agar semua pejabat publiknya bekerja sesuai prinsip transparansi.

Setiap pejabat publik harus belajar dari kasus ini. Amanah rakyat tidak boleh disalahgunakan. PKB tetap berkomitmen memperjuangkan pemerintahan bersih dan berintegritas, pungkas Ais.

Kini, publik menanti hasil penyelidikan resmi KPK. Apakah kasus ini hanya bagian dari praktik suap proyek atau memiliki dimensi politik yang lebih luaswaktu dan proses hukum yang akan menjawabnya.

Ikuti berita viral dari Redaksiku di Follow Sosial Media Redaksiku : FacebookInstagramTiktokXYoutubePinterest

Penulis : Redaksiku

Editor : Redaksiku

Sumber Berita: Berbagai sumber

Follow WhatsApp Channel www.redaksiku.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Alasan PAN Tetap Setia Dukung Prabowo di Tiga Pilpres
HUT ke-28 PAN, Prabowo Apresiasi Kesetiaan Kawan Seperjuangan
Program GENTING Indramayu Fokus Perbaiki Hunian Cegah Stunting
Pemprov Maluku Utara Raih 2 Penghargaan Kemendagri 2026
PMII Kota Sukabumi Demo DLH Terkait Pengelolaan Sampah dan Anggaran
Hutama Karya Latih Pembudidaya Rumput Laut di Lampung Selatan
Menaker Yassierli Jadikan KBJI 2026 Acuan Pasar Kerja Nasional
Doa Bersama untuk Jurnalis iNews Yudistiro Pranoto di Depok

Tulis Komentar

Alamat email tidak akan dipublikasikan. Kolom wajib ditandai *.

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 00:59 WIB

Alasan PAN Tetap Setia Dukung Prabowo di Tiga Pilpres

Sabtu, 19 September 2026 - 00:06 WIB

HUT ke-28 PAN, Prabowo Apresiasi Kesetiaan Kawan Seperjuangan

Jumat, 18 September 2026 - 23:05 WIB

Program GENTING Indramayu Fokus Perbaiki Hunian Cegah Stunting

Jumat, 18 September 2026 - 23:03 WIB

Pemprov Maluku Utara Raih 2 Penghargaan Kemendagri 2026

Jumat, 18 September 2026 - 23:03 WIB

PMII Kota Sukabumi Demo DLH Terkait Pengelolaan Sampah dan Anggaran

Berita Terbaru

error: Content is protected !!