IHSG Naik 1,82% Sepekan, Cek Saham Pilihan Pekan Depan

- Penulis

Jumat, 4 September 2026 - 18:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Saham Pilihan Pekan Depan — Grafik pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan di Bursa Efek Indonesia

IHSG mencatatkan penguatan mingguan sebesar 1,82% meskipun ditutup melemah pada perdagangan akhir pekan.

Redaksiku.com – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah 0,47% ke level 6.636 pada perdagangan akhir pekan di Bursa Efek Indonesia, Jumat (4/9/2026), meskipun secara kumulatif berhasil mencatatkan penguatan mingguan sebesar 1,82%.

Pergerakan indeks saham domestik sepanjang pekan ini berlangsung secara fluktuatif di tengah dinamika pasar keuangan global. Pelaku pasar terus memantau arah kebijakan moneter bank sentral Amerika Serikat, pergerakan arus modal asing, serta berbagai sentimen geopolitik internasional.

Analis MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana, menyatakan bahwa salah satu katalis utama yang menggerakkan pasar pada awal pekan adalah proses rebalancing indeks MSCI yang rampung pada penghujung Agustus.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

IHSG Naik 1,82% Sepekan, Cek Saham Pilihan Pekan Depan

Investor asing membukukan nilai beli bersih atau net buy sebesar Rp 2,7 triliun hingga perdagangan hari Kamis pekan ini.

Selain faktor internal tersebut, pasar domestik turut merespons rilis data ketenagakerjaan Amerika Serikat, yakni non-farm payrolls (NFP). Ekspektasi terhadap langkah pelonggaran kebijakan moneter lanjutan dari The Federal Reserve memberikan sokongan positif bagi aset di negara berkembang.

Nilai tukar rupiah tercatat menguat tipis sebesar 0,11% ke level Rp 17.630 per dolar Amerika Serikat seiring masuknya aliran modal asing.

Tekanan Sektor dan Prospek Pekan Depan

Koreksi yang dialami IHSG pada perdagangan hari Jumat terutama dipicu oleh pelemahan sejumlah sektor saham utama. Sektor transportasi memimpin koreksi dengan penurunan 1,09%, disusul sektor konsumer non-primer sebesar 1,07% dan sektor teknologi yang melemah 0,76%.

Sebaliknya, beberapa sektor masih mampu bertahan di zona hijau untuk menahan kejatuhan indeks lebih dalam. Sektor energi tercatat menguat 0,22%, sektor konsumer primer naik 0,19%, dan sektor perindustrian mencatatkan apresiasi sebesar 0,18%.

IHSG Naik 1,82% Sepekan, Cek Saham Pilihan Pekan Depan

Equity Research Analyst Phintraco Sekuritas, Alrich Paskalis Tambolang, menilai laju indeks memang cenderung terbatas akibat minimnya data ekonomi baru dari dalam negeri. Secara teknikal, indikator pasar menunjukkan sinyal kejenuhan beli yang membuka peluang konsolidasi.

Pelaku pasar disarankan memantau ketat pergerakan level support dan resistance teknikal sebelum mengambil keputusan transaksi pada pekan mendatang.

Memasuki pekan depan, Herditya memproyeksikan pergerakan indeks masih dibayangi potensi koreksi wajar. Ia menetapkan batas level support di area 6.337 dan level resistance di posisi 6.786.

Fokus investor global pada pekan depan akan beralih pada rilis data inflasi Amerika Serikat, yaitu Consumer Price Index (CPI) dan Producer Price Index (PPI). Data tersebut diyakini menjadi acuan utama bagi langkah lanjutan bank sentral.

  • Rilis data inflasi Consumer Price Index Amerika Serikat
  • Perkembangan eskalasi konflik di kawasan Timur Tengah
  • Data cadangan devisa resmi Indonesia terbaru

Selain faktor eksternal tersebut, para pelaku pasar di lantai bursa juga akan mencermati perkembangan harga komoditas minyak mentah dunia serta rilis data cadangan devisa nasional.

Untuk strategi perdagangan pekan depan, analis merekomendasikan pencermatan saham emiten berkapitalisasi menengah ke atas. Beberapa saham pilihan yang dinilai menarik meliputi PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT), PT Elnusa Tbk (ELSA), serta PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk (SSMS).

Pertanyaan Umum

Mengapa IHSG melemah pada Jumat meskipun naik sepekan?

Pelemahan pada hari Jumat dipicu oleh aksi ambil profit oleh investor serta koreksi pada beberapa sektor besar seperti transportasi dan teknologi, meski secara mingguan masih membukukan akumulasi penguatan.

Apa sentimen utama yang memengaruhi pasar saham saat ini?

Pasar mencermati data ekonomi Amerika Serikat termasuk inflasi dan kebijakan suku bunga The Fed, serta aliran modal asing ke pasar keuangan domestik.

Saham apa saja yang direkomendasikan untuk pekan depan?

Analis merekomendasikan saham pilihan seperti AMRT, ELSA, dan SSMS untuk dicermati oleh para investor pada pekan perdagangan selanjutnya.

Ringkasan

IHSG ditutup melemah di akhir pekan namun naik 1,82% sepekan. Simak analisis pasar dan daftar saham pilihan menarik untuk perdagangan pekan depan.

Follow WhatsApp Channel www.redaksiku.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bank Banten Salurkan Bantuan untuk Operasi SAR Selat Sunda
WhatsApp Resmi Bank Banten Diluncurkan dengan Centang Biru
Pemkot Cilegon Alihkan Gaji ASN ke Bank Banten
Waspada Akun dan WhatsApp Customer Care Palsu Bank Banten
Gubernur BI Lantik Mal Isnaini S. Meyyanti Jadi Kepala Departemen
Bank Banten Perluas Pengelolaan Keuangan Pemkab Serang
IHSG Terkoreksi 6 Hari Berturut-turut ke Level 6.436
Suahasil Nazara Resmi Dilantik Jadi Menteri Keuangan Baru

Tulis Komentar

Alamat email tidak akan dipublikasikan. Kolom wajib ditandai *.

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 05:24 WIB

Bank Banten Salurkan Bantuan untuk Operasi SAR Selat Sunda

Jumat, 18 September 2026 - 02:48 WIB

WhatsApp Resmi Bank Banten Diluncurkan dengan Centang Biru

Jumat, 18 September 2026 - 02:05 WIB

Pemkot Cilegon Alihkan Gaji ASN ke Bank Banten

Jumat, 18 September 2026 - 01:59 WIB

Waspada Akun dan WhatsApp Customer Care Palsu Bank Banten

Kamis, 17 September 2026 - 18:52 WIB

Gubernur BI Lantik Mal Isnaini S. Meyyanti Jadi Kepala Departemen

Berita Terbaru

Tobani Tiku telaten memproses kulit kayu beringin menjadi kain tradisional kumu nunu di Desa Mataue.

Viral

Kisah Tobani Tiku, Pelestari Kain Kulit Kayu di Kulawi

Jumat, 18 Sep 2026 - 18:45 WIB

error: Content is protected !!