Hobi Ngemil Es Batu: Bahaya atau Aman untuk Kesehatan?
Mengunyah es batu tampak seperti kebiasaan sepele. Banyak orang melakukannya untuk menyegarkan mulut, mengatasi rasa haus, atau sekadar menghilangkan kebosanan.
Namun, kebiasaan ini menimbulkan pertanyaan: apakah ngemil es batu aman bagi tubuh, atau justru berisiko bagi kesehatan?
Fenomena ini dikenal dalam dunia medis sebagai pagophagia, yaitu dorongan kuat untuk mengonsumsi es batu atau makanan dingin yang keras.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Mengapa Orang Suka Mengunyah Es Batu?
Hobi mengunyah es batu bisa muncul karena berbagai alasan. Sebagian orang menyukai sensasi segar dan renyah ketika es pecah di mulut.
Ada pula yang melakukannya sebagai kebiasaan tanpa sadar, misalnya ketika sedang gelisah atau bosan.
Namun, dalam beberapa kasus, keinginan kuat untuk mengunyah es berkaitan dengan kondisi medis tertentu, terutama anemia defisiensi besi.
Kekurangan zat besi dapat menimbulkan gejala berupa mulut kering, lidah nyeri, dan keinginan mengunyah es untuk meredakannya.
Risiko Terhadap Gigi dan Gusi
Mengunyah es batu bukan tanpa bahaya. Tekstur keras es dapat merusak lapisan email gigi, memicu retakan kecil, bahkan menyebabkan gigi patah jika dilakukan terus-menerus.
Selain itu, kebiasaan ini bisa mengiritasi gusi dan membuat gigi menjadi lebih sensitif terhadap suhu panas maupun dingin.
Jika dorongan sangat kuat dan sulit dihentikan, hal ini dapat menjadi sinyal tubuh mengalami kekurangan zat besi.
Beberapa penelitian menunjukkan, penderita anemia defisiensi besi sering merasakan keinginan kuat mengunyah es.
Meski mekanismenya belum sepenuhnya dipahami, mengunyah es diduga membantu meningkatkan kewaspadaan pada otak yang kekurangan oksigen akibat rendahnya hemoglobin.
Apakah Ada Manfaatnya?
Pada kondisi tertentu, mengunyah es dapat memberikan rasa nyaman. Bagi penderita mulut kering atau wanita hamil yang sering merasa panas, es batu membantu melembapkan rongga mulut dan mengurangi rasa tidak nyaman.
Namun, manfaat ini hanya bersifat sementara dan tidak sebanding dengan risiko kerusakan gigi jika dilakukan berlebihan.
Jika kebiasaan mengunyah es hanya karena iseng, langkah sederhana bisa dilakukan untuk menghentikannya.
Jika Anda menduga kebiasaan ini terkait kekurangan zat besi, segera periksakan diri untuk tes darah dan konsultasi dokter.
Mengatasi penyebab medis yang mendasari jauh lebih efektif dibanding sekadar melarang kebiasaan tersebut.
Follow Sosial Media Redaksiku : Facebook, Instagram, Tiktok, X, Youtube, Pinterest






