Redaksiku.com – Atmosfer persaingan yang sehat namun penuh kegembiraan menyelimuti kawasan Pusat Pemerintahan Sumedang (PPS) pada Jumat (18/9/2026), saat babak final Liga Setda Respati Championship 2026 resmi digelar. Turnamen sepak bola mini yang mempertemukan antar-pegawai di lingkungan Sekretariat Daerah Kabupaten Sumedang ini tidak sekadar menjadi ajang adu taktik di lapangan hijau, melainkan simbol sinergi dan kebugaran bagi para Aparatur Sipil Negara (ASN).
Dinamika Pertandingan di Lapangan Hijau
Kompetisi yang telah berlangsung selama beberapa hari tersebut mencapai puncaknya dengan dua pertandingan final yang sengit. Pada kategori putra, tensi pertandingan meningkat sejak menit pertama antara Tim Asisten dan Staf Ahli (ASLI) berhadapan dengan Tim Doamu Center (DC United).
Pertandingan tersebut berakhir dengan skor tipis 3-2 untuk kemenangan Tim ASLI. Sementara itu, pada kategori putri, tensi tidak kalah seru saat Tim Umum, Staf Ahli, dan Kesra (Usaka) berhadapan dengan Tim Asuhan Mister Wudan (Amsterdam) Prokopim.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Kemenangan tipis diraih oleh Tim Usaka setelah mengungguli lawan dengan skor akhir 2-1 dalam laga final yang berlangsung kompetitif.
Keberhasilan penyelenggaraan turnamen ini mendapatkan apresiasi langsung dari Bupati Sumedang, Dony Ahmad Munir. Ia menekankan bahwa kualitas sebuah kompetisi sangat bergantung pada profesionalisme perangkat pertandingan, terutama wasit yang memimpin jalannya laga.
Harapan Bupati untuk Lingkungan Kerja yang Dinamis
Bupati Dony Ahmad Munir memandang bahwa turnamen seperti Liga Respati ini memiliki peran penting dalam mencairkan suasana di lingkungan pemerintahan. Ia mendorong para pegawai untuk tidak hanya fokus pada beban kerja, melainkan juga menjaga keseimbangan hidup melalui aktivitas fisik.
“Jalani, nikmati, syukuri sebuah acara kegiatan yang tentunya menjadi warna tersendiri di Pemda Sumedang.”
— Dony Ahmad Munir
Menurut Bupati, kegiatan semacam ini membantu menciptakan lingkungan kerja yang lebih humanis dan tidak kaku. Ia berharap semangat berkompetisi yang muncul di lapangan dapat menular ke dalam etos kerja sehari-hari di kantor.
Turnamen Liga Setda Respati Championship 2026 menjadi katalisator bagi transformasi kawasan perkantoran menjadi ruang publik yang modern dan inklusif.
Pengembangan Fasilitas Olahraga di Kawasan PPS
Komitmen Pemerintah Kabupaten Sumedang dalam mendukung gaya hidup sehat bagi ASN maupun masyarakat umum diwujudkan melalui penyediaan sarana olahraga yang memadai. Bupati Dony menegaskan bahwa kawasan PPS akan terus dilengkapi dengan fasilitas penunjang lainnya agar fungsi kawasan tidak terbatas pada urusan birokrasi saja.
Rencana Peningkatan Fasilitas Olahraga
- Penyempurnaan lapangan mini sepak bola yang saat ini sudah digunakan untuk turnamen internal.
- Optimalisasi lapangan bola voli yang segera dioperasionalkan sepenuhnya untuk kebutuhan pegawai dan warga.
- Pembangunan lapangan tenis baru yang saat ini sedang dalam proses pengerjaan di sisi lapangan voli.
Pemanfaatan fasilitas olahraga secara rutin oleh ASN dapat meningkatkan produktivitas serta mempererat hubungan lintas departemen di lingkungan Pemkab Sumedang.
Langkah ini merupakan bagian dari visi besar pemerintah daerah untuk menjadikan area perkantoran sebagai ruang publik yang terbuka. Dengan fasilitas yang lengkap, kawasan PPS diharapkan mampu menjadi pusat aktivitas yang dinamis, di mana interaksi antara pemerintah dan masyarakat dapat terjalin lebih cair melalui medium olahraga.
Seluruh rencana pembangunan fasilitas olahraga tersebut diprioritaskan untuk mendukung kebugaran ASN sekaligus memberikan akses bagi masyarakat luas di masa depan.
Pertanyaan Umum
Siapa saja yang berpartisipasi dalam Liga Setda Respati Championship 2026?
Turnamen ini diikuti oleh tim-tim yang terdiri dari para pegawai di lingkungan Sekretariat Daerah Kabupaten Sumedang, mencakup berbagai bagian seperti Asisten, Staf Ahli, Umum, dan bagian Prokopim.
Apa tujuan utama Bupati Sumedang mengadakan turnamen ini?
Selain untuk mencari juara, turnamen ini bertujuan membangun suasana kerja yang positif, dinamis, dan tidak kaku, serta mendorong ASN untuk menjaga kebugaran fisik melalui olahraga.
Fasilitas olahraga apa saja yang tersedia di kawasan PPS?
Saat ini tersedia lapangan mini sepak bola dan lapangan bola voli. Pemerintah daerah juga sedang dalam tahap pembangunan lapangan tenis untuk melengkapi fasilitas olahraga bagi pegawai dan masyarakat.
Ringkasan
Liga Setda Respati Championship 2026 resmi berakhir pada Jumat (18/9/2026) dengan kemenangan Tim ASLI di kategori putra (skor 3-2) dan Tim Usaka di kategori putri (skor 2-1). Turnamen sepak bola mini yang diselenggarakan di kawasan Pusat Pemerintahan Sumedang (PPS) ini diikuti oleh para Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Sekretariat Daerah Kabupaten Sumedang sebagai ajang untuk meningkatkan sinergi dan kebugaran.
Bupati Sumedang, Dony Ahmad Munir, menekankan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk menciptakan lingkungan kerja yang lebih dinamis dan humanis di luar rutinitas birokrasi. Sebagai bentuk komitmen berkelanjutan, Pemerintah Kabupaten Sumedang berencana mengoptimalkan fasilitas olahraga di kawasan PPS, termasuk penyempurnaan lapangan sepak bola mini, pengoperasionalan lapangan voli, serta pembangunan lapangan tenis baru yang dapat diakses oleh ASN maupun masyarakat luas.






