Dieng Tertutup Embun Es di Musim Kemarau, Mengapa Bisa?

- Penulis

Senin, 19 Februari 2024 - 15:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dieng Tertutup Embun Es di Musim Kemarau, Mengapa Bisa?

Dieng Tertutup Embun Es di Musim Kemarau, Mengapa Bisa?

Redaksiku.com – Memasuki musim kemarau selalu identik dengan teriknya cuaca. Kadang kala, beberapa daerah malah mengalami kekeringan akibat kemarau yang panjang. Wajar apabila musim kemarau identik dengan panas, bahkan gerah.

Dieng Tertutup Embun Es di Musim Kemarau, Mengapa Bisa?
Dieng Tertutup Embun Es di Musim Kemarau, Mengapa Bisa?

 

Kemarau tahun ini telah tiba dan memasuki bulan Agustus tahun 2023 ini, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyatakan bahwa 63% wilayah Indonesia telah memasuki musim kemarau disertai dengan El Nino. Menjadi peringatan masyarakat mengenai kekeringan.

 

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tapi di musim kemarau, ada fenomena unik yang sering terjadi di Dieng, Wonosobo, Jawa Tengah. Seringkali di pagi hari di musim kemarau, ditemukan embun-embun es yang menyelimuti dataran tinggi tersebut. Mengapa hal tersebut bisa terjadi?

 

BMKG pernah menjelaskan, bahwa molekul udara di daerah pegunungan akan lebih merenggang saat musim kemarau dibandingkan musim penghujan. Akibatnya, pada malam hari pun cuaca akan lebih cerah tanpa tertutup oleh awan.

Tingkat tutupan awan yang jarang ini, membuat suhu udara akan sangat dingin karena radiasi balik dari bumi akan leluasa menuju angkasa tanpa adanya pantulan dari awan. Sehingga bumi akan menjadi dingin, dan suhu yang dingin, bahkan minus, akan membentuk embun yang membeku.

Bukan cuma Dieng, fenomena ini juga pernah terjadi di wilayah pegunungan dataran tinggi lainnya. Seperti pegunungan Semeru dan Jayawijaya. Sehingga fenomena ini sebetulnya adalah fenomena yang cukup wajar terjadi.

Fenomena embun es ini menyajikan pemandangan yang luar biasa di wilayah-wilayah tersebut, sehingga masyarakat menjadikannya sebagai tujuan wisata. Hijau rerumputan bergradasi dengan beningnya embun es, lalu terhampar di pandangan mata kita. Pemandangan ini bisa kita dapatkan misalnya di kawasan Candi Arjuna, Dieng.

Di balik keindahannya, embun beku tersebut dapat berdampak pada pertanian warga dan menyebabkan gagal panen. Karena itu, para petani di musim panen mesti memperhatikan musim tanam dan kondisi cuaca agar embun es tidak sampai merusak tanaman.

Tetapi bagaimanapun, fenomena embun es di Kawah Dieng adalah contoh menarik tentang kompleksitas interaksi antara berbagai faktor iklim, geologi, dan topografi dalam menciptakan kondisi yang menghasilkan fenomena alam yang unik. Meskipun penjelasan ilmiahnya telah diidentifikasi, keindahan dan pesona dari embun es di Kawah Dieng tetap memukau dan menjadi daya tarik bagi para wisatawan dan penggemar alam.

Follow Sosial Media Redaksiku : FacebookInstagramTiktokXYoutubePinterest

Follow WhatsApp Channel www.redaksiku.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jadwal Puncak HUT ke 499 Jakarta 2026 Lengkap, Cek Lokasi hingga Keseruan Acaranya
Waspada! 5 Fakta Kualitas Udara Jakarta Terburuk Kedua Hari Ini
Resmi Dibuka! Rute KRL ke JIS Jadi Andalan Baru Warga Jakarta, Ini Cara Cepat Menuju Stadion Tanpa Ribet
Penting! Tarif Rp1 MRT, LRT, dan Transjakarta Berlaku Besok
Ganjil Genap Jakarta Hari Ini 19 Juni 2026, Pelat Ganjil Bebas Melintas
KA Pandalungan 2 Resmi Beroperasi Hari Ini, Rute Jember–Gambir Buka Pilihan Baru ke Jakarta
Ganjil Genap Jakarta Sore Ini 18 Juni 2026, Pelat Ganjil Jangan Nekat Melintas
KAI Daop 6 Yogyakarta Tambah 3 Perjalanan Kereta untuk Libur Tahun Baru Islam 2026

Berita Terkait

Sabtu, 27 Juni 2026 - 07:11 WIB

Jadwal Puncak HUT ke 499 Jakarta 2026 Lengkap, Cek Lokasi hingga Keseruan Acaranya

Kamis, 25 Juni 2026 - 15:27 WIB

Waspada! 5 Fakta Kualitas Udara Jakarta Terburuk Kedua Hari Ini

Selasa, 23 Juni 2026 - 21:17 WIB

Resmi Dibuka! Rute KRL ke JIS Jadi Andalan Baru Warga Jakarta, Ini Cara Cepat Menuju Stadion Tanpa Ribet

Senin, 22 Juni 2026 - 10:31 WIB

Penting! Tarif Rp1 MRT, LRT, dan Transjakarta Berlaku Besok

Jumat, 19 Juni 2026 - 09:51 WIB

Ganjil Genap Jakarta Hari Ini 19 Juni 2026, Pelat Ganjil Bebas Melintas

Berita Terbaru

Barakallah Fii Umrik Artinya, Wajib Tahu 7 Makna dan Balasan

Life Style

Barakallah Fii Umrik Artinya, Wajib Tahu 7 Makna dan Balasan

Rabu, 1 Jul 2026 - 16:10 WIB

Tebak Tebakan Lucu, Wajib Tahu 50 Ide Bikin Ngakak

Hiburan

Tebak Tebakan Lucu, Wajib Tahu 50 Ide Bikin Ngakak

Rabu, 1 Jul 2026 - 16:01 WIB

Cara Marah Tanpa Melukai Perasaan Orang Lain

Life Style

4 Cara Marah Tanpa Melukai Perasaan Orang Lain

Rabu, 1 Jul 2026 - 13:24 WIB

Tips Anti Mabuk Saat Perjalanan Jauh

Life Style

5 Tips Anti Mabuk Saat Perjalanan Jauh

Rabu, 1 Jul 2026 - 13:14 WIB