Jangan Disepelekan! 7 Gejala Cacingan pada Anak yang Perlu Diwaspadai
Gejala cacingan pada anak sering kali berlangsung tanpa adanya yang mencolok, namun tetap berpotensi membahayakan kesehatan.
Cacing yang hidup di dalam saluran pencernaan dapat menyerap nutrisi dan darah anak, sehingga pertumbuhan dan kesehatannya terganggu.
Orang tua perlu mengenali gejala cacingan agar penanganan bisa dilakukan lebih cepat dan risiko komplikasi dapat dicegah.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
7 Tanda Anak Terkena Gejala Cacingan
-
Badan Kurus Namun Perut Buncit
Salah satu ciri paling umum pada anak yang mengalami gejala cacingan adalah tubuh yang kurus tetapi perut tampak buncit.
Kondisi ini terjadi karena adanya pembengkakan di usus akibat infeksi cacing, sementara bagian tubuh lain kehilangan massa otot dan lemak karena nutrisi diserap oleh cacing.
Jika dibiarkan, masalah ini dapat mengarah ke kondisi kronis.
-
Hilang Nafsu Makan dan Berat Badan Turun
Anak yang terinfeksi cacing sering merasa mual, nyeri perut, atau lemas sehingga nafsu makan menurun. Mereka cenderung lebih memilih camilan daripada makanan bergizi.
Dalam jangka panjang, tubuh menjadi semakin kurus karena cacing menyerap nutrisi dari makanan yang seharusnya dibutuhkan untuk tumbuh kembang.
-
Gatal di Sekitar Anus
Rasa gatal di sekitar anus, khususnya pada sore hingga malam hari, merupakan gejala khas infeksi cacing kremi.
Jika anak sering menggaruk area kemaluan atau anus, orang tua perlu waspada. Cacing betina biasanya keluar pada malam hari untuk bertelur di sekitar anus, menyebabkan rasa gatal yang intens.
-
Tidur Tidak Nyenyak
Anak yang menderita cacingan kerap mengalami gangguan tidur. Rasa gatal di sekitar anus, disertai nyeri atau mual pada perut, membuat mereka sering terbangun di malam hari.
Kondisi ini tidak hanya mengganggu istirahat, tetapi juga memengaruhi daya tahan tubuh dan konsentrasi di siang hari.
-
Sering Meludah Tanpa Sebab Jelas
Keluarnya air liur secara berlebihan dapat menjadi indikasi adanya infeksi cacing.
Jika anak sering meludah tanpa keluhan lain di mulut atau tenggorokan, orang tua perlu mempertimbangkan kemungkinan cacingan.
Hal ini terjadi karena reaksi tubuh terhadap keberadaan parasit di saluran pencernaan.
-
Feses Berbau Busuk Menyengat
Meskipun kotoran manusia memang berbau tidak sedap, feses anak yang terinfeksi cacing biasanya memiliki aroma jauh lebih busuk dan menyengat.
Bau tidak normal ini menandakan adanya infeksi dalam saluran pencernaan yang dapat disebabkan oleh cacing.
-
Anemia
Selain menyerap nutrisi, cacing juga dapat menghisap darah merah anak. Akibatnya, anak bisa mengalami anemia yang ditandai dengan wajah pucat, tubuh lemas, dan mudah letih.
Bila anemia dibiarkan tanpa penanganan, hal ini dapat menghambat pertumbuhan dan perkembangan anak.
Follow Sosial Media Redaksiku : Facebook, Instagram, Tiktok, X, Youtube, Pinterest






