Redaksiku.com Masalah gangguan kesehatan mental dapat dialami oleh siapapun termasuk oleh gen z bukan karena gen z bermental lemah, tetapi gangguan kesehatan mental bisa disebabkan oleh beberapa faktor yang tidak semua orang bisa mengetahuinya jadi jangan menghakimi.
Beberapa gen z yang memiliki masalah gangguan kesehatan mental, memang dari luar tidak terlalu nampak sebab gen z pandai menutupinya. Tapi sepandai-pandainya gen z menutupi, ada beberapa sikap gen z yang menandakan bahwa dirinya sedang tidak baik-baik saja. Hanya orang tertentu yang bisa mengenali tanda tersebut.
Ciri-ciri Gen Z Mengalami Gangguan Kesehatan Mental
- Suka menyendiri
- Berusaha tampil ceria menutupi luka
- Sering melamun
- Mendadak berubah menjadi pendiam
- Mudah marah
- Tatapan mata sering kosong
- Penampilan tidak rapi
- Sulit untuk konsentrasi
- Mudah merasa takut dan cemas berlebih
- Sering mengalami penurunan kesehatan fisik
- Bersikap cuek
- Selalu posting kata-kata yang galau
- Sering mendengarkan lagu yang sesuai dengan suasana hatinya
- Selalu menyalahkan keadaan dan orang lain
Hal-hal Yang Memicu Terjadinya Gangguan Kesehatan Mental Gen Z
1. Trauma Masa Lalu
Trauma masa lalu bisa disebabkan karena lingkungan keluarga, pertemanan dan masyarakat. Jika gen z di masa lalu sering diperlakukan beda dengan orang lain, pasti kenangan itu akan selalu melekat pada ingatannya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Misalnya gen z pada masa lalu sering tidak dianggap dan dikucilkan oleh orang lain, mereka pasti akan merasa bahwa dirinya kecil hingga pada akhirnya mereka memilih untuk menjaga jarak dan menutup diri dari orang lain.
2. Pekerjaan
Pekerjaan yang terlalu menekan pikiran dan fisik seseorang juga bisa menjadi pemicu terjadinya gangguan kesehatan pada mental, untuk itu diharapkan perusahaan bisa menjamin kesejahteraan bagi setiap karyawannya.
Perusahaan harus mampu menciptakan lingkungan kerja yang nyaman dan juga memberikan tugas yang sepadan dengan upah, agar karyawan tidak merasa tertekan dengan pekerjaannya.
3. Terlalu Keras Menuntut Diri
Mempunyai ambisi untuk mendapatkan masa depan yang cerah, memang membutuhkan usaha yang serius. Setiap orang tentunya mempunyai target waktu untuk mendapatkannya, jadi mereka memanfaatkan waktu yang ada untuk berusaha keras agar bisa mencapainya dengan tepat waktu.
Tetapi yang perlu diingat yaitu tubuh dan pikiran juga membutuhkan waktu untuk istirahat, karena bukan robot. Terlalu menuntut diri terlalu keras dapat membuat seseorang rentan mengalami stres, apalagi jika mendapati realita tidak sesuai dengan ekspektasi.
4. Iri Hati
Sebagai pengguna yang aktif di media sosial gen z bisa melihat kehidupan atau keadaan orang lain dengan mudah, ada beberapa gen z yang termotivasi dengan pencapaian yang diperoleh orang lain dan ada juga yang merasa iri hati melihat pencapaian orang lain.
Menyimpan perasaan iri hati pada orang lain dapat membuat seseorang menjadi tidak tenang dan mudah marah, sehingga gen z tidak bisa fokus pada dirinya sendiri dan tindakan itu dapat membuat gen z semakin tertinggal. Karena lebih memilih fokus mengamati kehidupan orang lain, daripada meningkatkan usahanya.
5. Masalah Asmara
Masalah asmara terdengar seperti hal yang sepele tetapi faktanya dapat mempengaruhi kondisi mental gen z, beberapa gen z yang sedang mengalami masalah pada hubungan asmaranya atau putus cinta mereka bisa berubah menjadi sosok yang sensitif.
Saat gen z belum bisa berdamai dengan keadaan dan menggunakan logikanya mereka nampak seperti orang yang hilang arah, lemas, mudah tersinggung dan suka mencari ataupun membesarkan masalah kecil. Tentu saja tindakan ini dapat merusak hubungan gen z dengan teman-temannya, bahkan mengganggu produktivitas kerja.
6. Mencari Jalan Untuk Masa Depan
Salah satu pemicu terjadinya gangguan kesehatan mental pada gen z yang paling banyak yaitu, gen z harus mencari jalannya sendiri untuk menuju masa depan yang cerah tanpa adanya arahan dan bimbingan dari orang lain.
Tentu saja hal ini dapat membuat gen z merasa cemas dan stres dengan nasib masa depannya yang belum jelas, apalagi jika melihat orang lain yang sebaya dengannya nasibnya sudah baik karena ada orang tua yang menata masa depan anaknya pasti rasa iri hati itu tiba-tiba muncul dan mematahkan semangatnya.
Pesan untuk gen z tetap semangat dan jangan menyerah, kalau kamu lelah boleh istirahat sebentar untuk memulihkan tenaga. Jangan fokus pada orang lain, fokuslah pada diri sendiri dan belajarlah menerima keadaan sekarang bahkan masa lalu dengan ikhlas agar mental tidak merasa terbebani dan pulih.
Follow Sosial Media Redaksiku : Facebook , Instagram , Tiktok , X, YouTube ,Pinterest






