Waspadai 6 Gejala Brain Fog di Kalangan Gen Z

- Penulis

Jumat, 24 Juli 2026 - 13:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Waspadai 6 Gejala Brain Fog di Kalangan Gen Z

Waspadai 6 Gejala Brain Fog di Kalangan Gen Z

Redaksiku.com – Masih muda dan mempunyai cukup tenaga yang kuat tetapi mengapa saat menjalani aktivitas sehari-hari rasanya seperti terbebani atau berat? Waspadai brain fog. Biasanya baru memulai menjalankan aktivitas saja, rasanya sudah lelah dan lemas akibatnya banyak tugas yang menjadi tertunda.

Brain fog bisa dialami oleh siapapun baik usia tua maupun muda seperti gen z, akhir-akhir ini banyak gen z yang mengeluhkan beberapa gejala yang menuju pada gejala brain fog tanpa mereka sadari. Brain fog merupakan suatu istilah yang digunakan untuk menggambarkan kondisi seseorang yang kesulitan untuk mengingat, berpikir jernih, lambat berpikir dan cepat lelah untuk berpikir.

Gejala Brain Fog Di Kalangan Gen Z

1. Kesulitan untuk mengingat

Baru lihat ataupun mendengar sebentar tidak sampai 30 menit sudah lupa dengan apa yang barusan mereka lihat dan dengar, akibatnya mereka selalu melakukan pengulangan beberapa kali sampai mereka benar-benar mengingatnya. Jika mereka merasa sangat kesulitan untuk mengingat, maka mencatat dan merekam merupakan solusi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Mengalami lupa merupakan hal yang wajar, tetapi jika masih muda dan sering lupa itu merupakan kondisi yang tidak wajar. Apakah bisa diatasi? Tentu saja bisa diatasi dan harus segera diatasi, tidak boleh dibiarkan begitu saja karena semakin lama dibiarkan maka dapat menghambat aktivitas dan bisa keterusan sampai usia lanjut.

2. Mengalami kesulitan dalam berpikir

Gen z yang mengalami brain fog juga sering mengalami kesulitan dalam berpikir meskipun tentang sesuatu yang mudah, bukan karena mereka tidak bisa tetapi saat mereka mulai berpikir sering mengalami kelelahan. Hingga membuat gen z malas untuk berpikir karena rasanya pikiran seperti stuck dan tidak mampu untuk terus memaksa otak terus berpikir, karena dapat membuat stress.

Jika seseorang sering mengalami kesulitan dalam berpikir maka yang akan terjadi yaitu mereka gampang mengandalkan orang lain, dimanfaatkan, hidup terasa tidak ada kemajuan, daya ingat menurun, kreativitas menurun, merusak hubungan pertemanan dan pasangan hingga mudah untuk menyerah.

3. Pikiran terasa penuh

Malas berpikir tapi mengapa pikiran bisa terasa penuh? Hal ini bisa terjadi dikarenakan oleh seseorang kurang mempunyai rasa semangat sehingga mudah bosan, jika seseorang merasa bosan biasanya mereka sibuk memikirkan cara agar bisa terbebas dari rasa kebosanannya. Misalnya ingin tidur, healing, melakukan hobi, nonton tv ataupun scroll media sosial.

Selain itu hal lain yang dapat membuat pikiran terasa penuh yaitu kurang tidur, memendam emosi, kelebihan informasi dan stress. Cara untuk mengatasi hal ini yaitu dengan menuangkan semua isi pikiran agar pikiran tidak merasa terbebani. Misalnya dengan curhat pada teman, menuangkan isi pikiran ke dalam tulisan, hindari scroll media sosial, tenangkan diri dan istirahat cukup.

4. Sulit konsentrasi

Badan di sini tapi pikiran kemana-mana sudah menjadi bagian dari kebiasaan sebagian gen z, sehingga mengakibatkan gen z kesulitan dalam konsentrasi. Ya, bagaimana tidak kesulitan konsentrasi jika pikirannya selalu kemana-mana sehingga banyak sekali hal yang ada di dalam isi kepalanya.

Bahkan seakan-akan gen z juga mudah sekali terdistraksi oleh hal-hal yang random dan tidak penting misalnya, saat sedang serius mengerjakan tugas dan berpikir mereka tidak sengaja melihat tanaman bunga yang cantik dan menarik sehingga timbul keinginan memetik ataupun sekedar menghirup aromanya. Contoh lainnya tiba-tiba saja kepikiran membeli baju baru si shoope.

5. Sulit membuat dan mengambil keputusan

Membuat dan mengambil keputusan memang tidak mudah mengingat setiap keputusan yang dipilih akan selalu ada resikonya, sehingga wajar saja jika setiap orang pernah mengalami kesulitan dalam menentukan keputusannya. Tetapi jika seseorang sering kesulitan dalam membuat dan mengambil keputusan atau bahkan sering mengandalkan orang lain dalam menentukan keputusan, itu merupakan gejala brain fog.

Mereka sangat sulit mempercayai dirinya, ragu dengan keputusannya dan justru lebih sering mempercayai orang lain karena menurutnya orang lain jauh lebih baik daripada dirinya. Tindakan ini bisa disebut dengan selalu mengandalkan ataupun mengantungkan dirinya pada orang lain, meskipun orang lain belum tentu bisa memenuhi ekspektasinya tetapi mereka tidak mempermasalahkan hal itu karena yang terpenting mengandalkan bantuan orang lain.

6. Stres

Banyak sekali beban yang dirasakan oleh gen z salah satunya adalah menentukan pilihan masa depan dan jalan yang harus mereka tempuh, terkadang cita-cita yang mereka ingin capai seringkali kalah dengan keadaan dan hal tersebut lah yang membuat gen z terpaksa balik jalan mencari jalan lain untuk tetap mendapatkan masa depan yang cerah meski tidak berhasil mencapai cita-citanya.

Pilihan karir yang tidak sesuai dengan keinginan gen z memang dapat untuk membantu memenuhi kebutuhan dan menstabilkan finansial, tetapi kebanyakan gen z memperoleh penghasilan yang bisa dibilang kurang dari cukup. Bukan karena gaya hidup gen z yang terlalu tinggi, karena memang penghasilan yang mereka dapatkan juga minim sehingga hal tersebutlah yang membuat gen z sering merasa tertekan dan stress. Waspadai 6 Gejala Brain Fog di Kalangan Gen Z

Gejala brain fog tidak boleh diabaikan dan dianggap sepele karena dampaknya bisa sangat besar dan mempengaruhi produktivitas dan  kesehatan mental, jadi harus diwaspadai dan tidak boleh diabaikan. Bagaimana cara mengatasi brain fog? Menenangkan diri, melepaskan emosi dan pikiran,  meminta bantuan pada tenaga ahli kesehatan mental.

Follow Sosial Media Redaksiku : Facebook , Instagram , Tiktok , X, YouTube , Pinterest

Penulis : Argafica

Editor : Argafica

Follow WhatsApp Channel www.redaksiku.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Richard Lee Hadapi Sidang Pembuktian, Ini Fakta Terbaru Perkaranya
eDabu BPJS Kesehatan Terbaru, Cara Login, Fungsi, dan Panduan Layanan Badan Usaha
BPJS Ketenagakerjaan 2026: Cara Cek Saldo, Manfaat Program, dan Syarat Klaim
Program Jaminan Kesehatan Indonesia Terus Diperkuat, Ini Perubahan dan Tantangan Terbarunya
Menjelang Libur Sekolah, Ini Rekomendasi Aktivitas Seru Mengisi Liburan Bareng Si Kecil
Menstruasi Berlebihan Jangan Dianggap Normal! Bisa Jadi Itu Tanda Penyakit Tertentu
Wajib Tahu 7 Cara Cek BPJS Kesehatan Aktif Lewat HP
Penting! 5 Fakta Menkes Kaget Dokter Kena Bullying

Tulis Komentar

Alamat email tidak akan dipublikasikan. Kolom wajib ditandai *.

Berita Terkait

Kamis, 13 Agustus 2026 - 20:50 WIB

Richard Lee Hadapi Sidang Pembuktian, Ini Fakta Terbaru Perkaranya

Selasa, 4 Agustus 2026 - 11:12 WIB

eDabu BPJS Kesehatan Terbaru, Cara Login, Fungsi, dan Panduan Layanan Badan Usaha

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 10:36 WIB

BPJS Ketenagakerjaan 2026: Cara Cek Saldo, Manfaat Program, dan Syarat Klaim

Minggu, 26 Juli 2026 - 15:09 WIB

Program Jaminan Kesehatan Indonesia Terus Diperkuat, Ini Perubahan dan Tantangan Terbarunya

Jumat, 24 Juli 2026 - 13:21 WIB

Waspadai 6 Gejala Brain Fog di Kalangan Gen Z

Berita Terbaru

SSCASN 2026 Terbaru: Cek Link Resmi Pendaftaran CPNS dan PPPK

Lowongan Kerja

SSCASN 2026 Terbaru: Cek Link Resmi Pendaftaran CPNS dan PPPK

Selasa, 18 Agu 2026 - 22:59 WIB

Polres Barru bersama Badan Pangan Nasional, Bulog, pemerintah daerah, TNI, dan stakeholder terkait mengecek kualitas serta kuantitas.

Internasional

Beras Bantuan di Gudang Bulog Dicek, Ini yang Dipastikan Polisi

Selasa, 18 Agu 2026 - 15:14 WIB