Redaksiku.com – Suasana penuh suka cita menyelimuti umat Katolik di seluruh dunia, termasuk di tanah Papua, seiring perayaan hari ulang tahun ke-71 Pemimpin Tertinggi Gereja Katolik sedunia, Paus Leo XIV, pada Senin, 14 September 2026. Berbagai doa dan harapan dipanjatkan agar Sri Paus senantiasa diberikan kesehatan serta kekuatan dalam menggemban tugas pelayanan rohani di tengah berbagai tantangan global.
Ketua Pemuda Katolik Komisariat Daerah (Komda) Papua Tengah, Tino Mote, menyampaikan ucapan selamat dan doa mewakili jajaran pengurus serta anggotanya dari Waghete, Kabupaten Deiyai. Ia menilai momentum pertambahan usia ini sangat penting bagi umat Katolik sedunia untuk mendoakan pemimpin mereka agar senantiasa diberkahi semangat kenabian.
Paus Leo XIV genap berusia 71 tahun pada tanggal 14 September 2026 di tengah dinamika pelayanan global dan perhatian khusus bagi umat di berbagai wilayah tertinggal.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Kedekatan emosional antara Paus Leo XIV dan masyarakat Papua ternyata telah terjalin jauh sebelum beliau terpilih menjadi penerus Takhta Suci. Semasa masih aktif memimpin Ordo Santo Agustinus (OSA) sedunia, beliau pernah melakukan kunjungan pastoral ke Indonesia pada tahun 2003, termasuk menyapa langsung umat di tanah Papua.
Kenangan tersebut masih membekas kuat dalam memori kolektif masyarakat setempat, khususnya di Katedral Manokwari-Sorong. Pengalaman langsung melihat kondisi riwayat kehidupan masyarakat di pedalaman Papua meninggalkan kesan mendalam bagi perjalanan hidup rohaniah beliau.
“Ini seperti saya di luar negeri lagi. Australia kah? Ternyata masih negara Indonesia.”
— Robert Francis Prevost (Paus Leo XIV)
Perasaan kagum bercampur keprihatinan sempat diungkapkan oleh rekan sesama ordo, Pater Floridus Angelus Nadja, OSA, yang pernah berdiskusi langsung dengan Robert Francis Prevost semasa menempuh pendidikan di Roma, Italia. Kala itu, sosok yang kini menjadi Paus ke-267 tersebut memuji keindahan alam serta keramahan masyarakat Indonesia, sekaligus menaruh harapan besar terhadap kemajuan masa depan warga di wilayah pedalaman.
Jejak Pelayanan dan Perjalanan Hidup
Lahir dengan nama lengkap Robert Francis Prevost di Chicago, Illinois, Amerika Serikat, pada 14 September 1955, perjalanan hidupnya diabdikan sepenuhnya bagi pelayanan Gereja. Ia masuk novisiat Ordo Santo Agustinus pada tahun 1977 dan mengucapkan kaul pertamanya empat tahun kemudian.
Setelah merampungkan studi teologi di Chicago, ia diutus ke Roma untuk memperdalam ilmu Hukum Kanonik di Universitas Kepausan Santo Thomas Aquinas. Pengabdiannya sebagai seorang imam resmi dimulai sejak penahbisan pada 19 Juni 1982, yang kemudian disusul oleh masa penugasan sebagai misionaris di Chulucanas, Peru.
Karier gerejawinya terus berkembang hingga dipercaya mengemban berbagai posisi penting, mulai dari pengajar, prior provinsial di Chicago, hingga pimpinan tertinggi ordo tingkat dunia. Sebelum terpilih sebagai Paus, mendiang Paus Fransiskus sempat mempercayainya sebagai Prefek Dikasteri untuk Uskup dan Presiden Komisi Kepausan untuk Amerika Latin.
Proses konklaf di Kapel Sistina, Vatikan, pada Mei 2025 akhirnya menetapkan Kardinal Robert Francis Prevost sebagai pemimpin tertinggi umat Katolik sedunia dengan nama regnal Leo XIV. Kehadirannya membawa angin segar serta kebanggaan tersendiri bagi umat Katolik di berbagai belahan bumi.
Harapan dan Doa dari Tanah Papua
Bagi umat Katolik di tanah Papua, momentum ulang tahun ini juga dimanfaatkan untuk memanjatkan doa khusus agar wilayah tersebut senantiasa diliputi kedamaian. Berbagai tantangan sosial yang dihadapi masyarakat belakangan ini menjadi pergumulan tersendiri bagi para pemimpin gereja hingga tingkat komunitas basis.
Kegembiraan umat Katolik di Keuskupan Timika, Papua Tengah, kian berlapis karena perayaan ini beriringan dengan suksesi kepemimpinan gerejawi setempat. Kehadiran Uskup terpilih Mgr. Bernardus Bowofits Baru, OSA, yang berasal dari ordo yang sama dengan Paus Leo XIV, semakin mempererat ikatan batin antara umat di bumi Cenderawasih dengan pusat pimpinan Gereja Katolik sedunia di Vatikan.
Pertanyaan Umum
Kapan Paus Leo XIV merayakan ulang tahun?
Paus Leo XIV merayakan hari ulang tahunnya setiap tanggal 14 September, dan pada tahun 2026 ini beliau genap berusia 71 tahun.
Apa kaitan antara Paus Leo XIV dan wilayah Papua?
Paus Leo XIV pernah berkunjung langsung ke Indonesia termasuk tanah Papua pada tahun 2003 semasa menjabat sebagai pimpinan Ordo Santo Agustinus (OSA) sedunia, sehingga meninggalkan kesan mendalam bagi umat setempat.
Siapa nama asli Paus Leo XIV sebelum terpilih menjadi Paus?
Nama asli beliau adalah Robert Francis Prevost, seorang kardinal asal Amerika Serikat yang sebelumnya menjabat sebagai Prefek Dikasteri untuk Para Uskup.
Ringkasan
Umat Katolik di tanah Papua memanjatkan doa khusus untuk kedamaian Papua bertepatan dengan hari ulang tahun ke-71 Paus Leo XIV pada 14 September 2026. Paus Leo XIV yang memiliki nama lahir Robert Francis Prevost sebelumnya pernah melakukan kunjungan pastoral ke Indonesia dan Papua pada tahun 2003 semasa memimpin Ordo Santo Agustinus.












