Redaksiku.com – Taipan asal Vietnam Truong My Lan dijatuhi hukuman mati sebab terlibat kasus penipuan senilai US$12,5 miliar atau Rp200,06 triliun (kurs dolar Rp16.005 per dolar AS).
Dalam kasus yang disebut terbesar selama peristiwa itu, Lan dinyatakan bersalah atas penggelapan, penyuapan, dan pelanggaran aturan perbankan.
Perempuan 67 th. itu secara ilegal mengendalikan Bank Komersial Saham Gabungan Saigon pada 2012 sampai 2022 untuk menyedot dana melalui ribuan perusahaan hantu dan menyuap pejabat pemerintah.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT

Lantas siapa Truong My Lan?
Melansir South China Morning Post, Truong My Lan Lahir pada 1956 di keluarga yang sederhana. Ia cuma selesaikan pendidikannya di tingkat sekolah menengah atas.
Lan kemudian berjualan kosmetik bersama dengan ibunya di Pasar Ben Thanh, Kota Ho Chi Minh, Vietnam. Ibunya konsisten menyatukan aset demi menolong Lan secara finansial.
Lan kemudian bersua suaminya, Eric Chu Nap-kee pada 1992. Eric merupakan investor asal Hong Kong yang singgah ke Vietnam disaat pemerintah komunis mengakses perekonomiannya pada investasi luar.
Pada th. yang sama, Lan mendirikan perusahaan Van Thinh Phat (VTP). Selama bertahun-tahun, VTP tumbuh menjadi tidak benar satu perusahaan real estat terkaya di Vietnam.
Melansir AP, VTP mengakses bersama dengan sebagian properti paling berharga di pusat Kota Ho Chi Minh, termasuk Times Square Saigon 39, Windsor Plaza HoteL, Capital Place 37 lantai, dan hotel bintang lima Sherwood Residence di mana Lan tinggal sampai penangkapannya.
Follow Sosial Media Redaksiku : Facebook, Instagram, Tiktok, X, Youtube, Pinterest






