Redaksiku.com – Pasar komoditas logam mulia di Indonesia kembali menunjukkan volatilitas yang cukup tajam pada Kamis, 24 September 2026. Harga emas batangan produksi PT Aneka Tambang Tbk (Antam) mengalami koreksi signifikan, berbalik arah dari tren penguatan tipis yang sempat terjadi pada hari sebelumnya.
Berdasarkan data resmi dari situs Logam Mulia, harga emas Antam kini berada di level Rp 2.605.000 per gram. Angka ini mencerminkan penurunan sebesar Rp 25.000 dibandingkan dengan posisi harga pada sesi perdagangan Rabu kemarin.
Dinamika Pergerakan Harga Emas Pekan Ini
Penurunan tajam pada hari ini menjadi perhatian para investor karena terjadi setelah emas Antam sempat mencatatkan kenaikan. Pada Rabu (23/9/2026), harga emas sempat menguat tipis sebesar Rp 3.000, yang membawa komoditas tersebut bertengger di angka Rp 2.630.000 per gram.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Sebelum kenaikan tersebut, pasar juga sempat mencatat pelemahan tipis pada Selasa (22/9/2026) sebesar Rp 1.000, dengan harga penutupan di level Rp 2.627.000 per gram. Perubahan harga yang terjadi dalam tiga hari terakhir ini menegaskan bahwa pasar emas batangan domestik sangat responsif terhadap sentimen pasar global maupun domestik.
Penurunan harga emas sebesar Rp 25.000 per gram hari ini merupakan koreksi harian yang cukup menonjol jika dibandingkan dengan pergerakan harga selama dua hari sebelumnya.
Faktor yang Mempengaruhi Investasi Logam Mulia
Investasi emas seringkali dianggap sebagai instrumen pelindung nilai (safe haven) yang paling stabil. Namun, perlu dipahami bahwa harga emas batangan di dalam negeri tidak berdiri sendiri, melainkan dipengaruhi oleh beberapa variabel utama yang saling berkaitan:
- Nilai tukar mata uang Rupiah terhadap Dolar Amerika Serikat yang seringkali menjadi penentu utama harga emas di pasar domestik.
- Harga emas dunia di bursa komoditas internasional atau yang dikenal dengan harga spot emas.
- Kebijakan moneter global, terutama yang berkaitan dengan suku bunga acuan bank sentral Amerika Serikat atau The Fed.
- Permintaan dan penawaran fisik di pasar dalam negeri yang dapat memicu fluktuasi harga di tingkat pengecer.
Harga yang tertera pada situs resmi Logam Mulia merupakan harga dasar sebelum ditambah dengan pajak penghasilan (PPh) sesuai dengan aturan perpajakan yang berlaku di Indonesia.
Strategi Bagi Investor Emas
Bagi masyarakat yang sedang mempertimbangkan untuk menambah koleksi emas batangan, memahami pola pergerakan harga sangatlah penting. Fluktuasi seperti yang terjadi pada 24 September 2026 ini sebenarnya merupakan hal yang lumrah dalam perdagangan komoditas jangka panjang.
Selalu pantau situs resmi Logam Mulia secara berkala sebelum melakukan transaksi pembelian atau penjualan untuk mendapatkan harga yang paling akurat di hari tersebut.
Para ahli keuangan sering menyarankan agar investor tidak terlalu terfokus pada pergerakan harga harian yang bersifat jangka pendek. Strategi dollar cost averaging atau menyicil pembelian emas secara rutin dalam jangka waktu panjang tetap dianggap sebagai cara paling efektif untuk memitigasi risiko volatilitas harga pasar.
Pertanyaan Umum
Apakah harga emas Antam di setiap butik sama?
Secara umum, harga emas batangan yang dirilis di situs resmi Logam Mulia berlaku secara nasional. Namun, terdapat perbedaan harga di setiap butik emas Antam karena adanya biaya pengiriman dan asuransi pengiriman yang dibebankan kepada pembeli.
Bagaimana cara memastikan keaslian emas Antam?
Setiap produk emas batangan Antam dilengkapi dengan sertifikat resmi yang menyatu dengan kemasan produk. Anda dapat memverifikasi keasliannya dengan memindai kode QR yang tertera pada kemasan menggunakan aplikasi khusus dari Antam.
Mengapa harga emas bisa turun drastis dalam sehari?
Penurunan harga yang tajam biasanya dipicu oleh penguatan nilai tukar Rupiah terhadap Dolar AS atau adanya koreksi harga emas di pasar global. Ketika harga emas dunia melemah, harga jual emas di pasar domestik biasanya akan menyesuaikan secara proporsional.
Ringkasan
Pada Kamis, 24 September 2026, harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) mengalami penurunan signifikan sebesar Rp 25.000 per gram, sehingga menetap di level Rp 2.605.000 per gram. Koreksi harga ini terjadi setelah sempat mengalami fluktuasi pada dua hari sebelumnya, yakni kenaikan Rp 3.000 pada Rabu (23/9/2026) dan pelemahan Rp 1.000 pada Selasa (22/9/2026).
Perubahan harga emas domestik ini dipengaruhi oleh berbagai faktor fundamental, termasuk pergerakan harga emas di pasar spot internasional, nilai tukar Rupiah terhadap Dolar AS, kebijakan suku bunga The Fed, serta dinamika permintaan dan penawaran di pasar dalam negeri. Investor disarankan untuk tidak terpaku pada fluktuasi harga harian dan mempertimbangkan strategi dollar cost averaging untuk memitigasi risiko investasi jangka panjang serta selalu memantau situs resmi Logam Mulia sebelum bertransaksi.






