Redaksiku.com – Perjalanan karier Dai Fuad di industri hiburan Malaysia menghadirkan kisah yang cukup unik bagi seorang sarjana hukum. Lahir pada 20 Agustus 1992, pemilik nama lengkap Dai Fuad ini awalnya merintis jalan sebagai seorang lulusan perundangan sebelum akhirnya melangkah ke dunia seni peran dan musik.
Nama Dai Fuad mulai melambung luas di kalangan penonton setelah sukses memerankan karakter Anwar Nahar dalam serial drama premium Good Boys Go To Heaven. Meski baru aktif berkecimpung di industri kreatif sejak tahun 2022, kehadirannya langsung mencuri perhatian lewat berbagai proyek film layar lebar dan drama televisi bergengsi.
Biodata Lengkap Dai Fuad
Sebelum mendalami dunia akting, ia sempat meniti jalur sebagai musisi independen dan tergabung dalam TIP Band sebagai vokalis serta mengisi backing vocals. Transisi kariernya dari dunia hukum ke panggung hiburan membuktikan fleksibilitas dan ketekunannya dalam menghadapi dinamika industri.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
- Nama panggung: Dai Fuad
- Nama lahir: Dai Fuad
- Tanggal lahir: 20 Agustus 1992
- Tempat lahir: Malaysia
- Kewarganegaraan: Malaysia
- Profesi: Aktor, penyanyi, dan pemusik
- Pendidikan: Sarjana Hukum/Undang-Undang
- Agama: Islam
- Tahun aktif: 2022 hingga sekarang
Perjalanan Karier dan Daftar Karya
Karier akting Dai Fuad bermula dari keterlibatannya dalam web drama Rampas Cintaku Musim 1 pada tahun 2022 sebagai Karim. Sejak saat itu, berbagai tawaran proyek film layar lebar, drama televisi, telefilm, hingga pementasan teater mulai berdatangan silih berganti.
Di dunia perfilman, ia tampil memukau dalam film horor dan aksi seperti Dajal: Satu Malam Dipedajal (2025) sebagai Lelaki Kepala Kapak, Nar’sata: Sekutu Setan (2026) sebagai Duka, serta Kudrat 1968: High Council (2026) di mana ia memerankan karakter Pa atau Abdul Ghafar Aziz.
Sementara itu, portofolio dramanya mencakup sejumlah judul populer seperti Adnan Runner (2023) sebagai Roy, Dendam Seorang Madu (2025) sebagai Baqi, Sayangku Cikgu Hania (2025) sebagai Koperal Hafiz, Honey Trap: Seducing The Corrupt (2025) sebagai Aiman, dan Thariq Ridzuwan: His Treasure (2025) sebagai Adib.
Fakta Menarik di Balik Layar
Keputusan Dai Fuad meninggalkan jalur hukum sempat memicu kekhawatiran dari kedua orang tuanya yang menginginkan kepastian karier konvensional. Namun, seiring berjalannya waktu dan melihat keseriusannya di dunia seni, keluarga memberikan dukungan penuh.
Dai Fuad sempat merasa kecewa ketika gagal mendapatkan peran Beja dalam proyek Kahar: Kapla High Council karena kalah dari Aedy Ashraf, meski ia sudah berhasil menembus tahap lima besar.
Pengalaman tersebut justru membawanya pada kesempatan besar berikutnya ketika ia terpilih menjadi salah satu pemeran utama dalam prekuel Kudrat 1968: High Council. Berkat kerja keras dan bimbingan acting coach, ia berhasil keluar dari bayang-bayang karakter Nahar dan bertransformasi total menjadi sosok Pa.
Pertanyaan Umum
Siapa sebenarnya Dai Fuad?
Dai Fuad adalah seorang aktor, penyanyi, dan pemusik asal Malaysia yang juga merupakan sarjana hukum dan mulai dikenal luas lewat perannya sebagai Nahar dalam serial Good Boys Go To Heaven.
Apa latar belakang pendidikan Dai Fuad?
Ia merupakan lulusan sarjana di bidang hukum atau perundangan dan sempat berencana meniti karier sebagai pengacara junior sebelum beralih ke industri seni akibat dampak pandemi COVID-19.
Apa proyek akting populer yang dibintangi Dai Fuad?
Beberapa proyek populernya meliputi serial Good Boys Go To Heaven, film Dajal: Satu Malam Dipedajal, serta Kudrat 1968: High Council.
Ringkasan
Dai Fuad adalah aktor dan penyanyi asal Malaysia kelahiran 20 Agustus 1992 yang berlatar belakang sarjana hukum. Mulai aktif di dunia hiburan sejak 2022, namanya dikenal luas lewat perannya sebagai Anwar Nahar dalam serial Good Boys Go To Heaven serta film Kudrat 1968: High Council.






