Presiden Prabowo Bikin Kejutan! Siap Hadiri Langsung May Day 2025

- Penulis

Rabu, 30 April 2025 - 12:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Prabowo Bikin Kejutan! Siap Hadiri Langsung May Day 2025

Presiden Prabowo Bikin Kejutan! Siap Hadiri Langsung May Day 2025

Redaksiku.com – Presiden terpilih Prabowo Subianto mengejutkan publik dengan pernyataannya yang menyatakan bersedia hadir langsung dalam peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day 2025.

Kabar ini sontak menjadi perbincangan hangat di media sosial dan ruang-ruang diskusi publik. Pernyataan tersebut disampaikan Prabowo dalam agenda terbatas bersama tim transisi pemerintahannya pada Senin (29/4/2025).

Dalam kesempatan itu, ia menyampaikan apresiasi dan rasa hormat kepada seluruh buruh dan pekerja di Indonesia yang menurutnya merupakan tulang punggung pembangunan nasional.

“Saya siap hadir di acara May Day tahun ini. Saya ingin mendengar langsung suara buruh, memahami aspirasi mereka, dan menunjukkan bahwa pemerintah hadir untuk rakyat pekerja,” ujar Prabowo dalam keterangannya di hadapan media.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Langkah ini menjadi sinyal kuat dari pemerintahan Prabowo yang akan datang, bahwa isu-isu ketenagakerjaan akan menjadi salah satu fokus utama. Kehadiran langsung seorang presiden terpilih di tengah-tengah perayaan Hari Buruh tentu bukan hal yang lazim di Indonesia, sehingga wajar jika kabar ini mengundang banyak perhatian.

Presiden Prabowo Bikin Kejutan! Siap Hadiri Langsung May Day 2025
Presiden Prabowo Bikin Kejutan! Siap Hadiri Langsung May Day 2025

Komitmen untuk Buruh

Dalam pernyataan yang sama, Prabowo juga menegaskan pentingnya menjalin dialog terbuka dengan serikat buruh, agar kebijakan yang dilahirkan benar-benar berpihak pada kesejahteraan pekerja.

“Kita tidak bisa membangun negara hanya dengan modal dan teknologi. Tanpa tenaga kerja yang kuat, berdaya, dan sejahtera, kemajuan hanya akan menjadi mimpi,” tambahnya.

Prabowo pun mengisyaratkan akan membawa pesan penting pada peringatan May Day tahun ini, termasuk rencana reformasi sistem pengupahan dan peningkatan perlindungan tenaga kerja informal.

Disambut Antusias Beragam Pihak

Respon positif langsung berdatangan dari sejumlah serikat pekerja dan organisasi buruh. Ketua Konfederasi Serikat Pekerja Nasional (KSPN), Nursalim, menyebut kehadiran Prabowo sebagai bentuk keberpihakan moral terhadap kelas pekerja.

“Ini langkah simbolik yang sangat penting. Buruh selama ini sering merasa diabaikan. Jika benar Prabowo hadir, ini bisa jadi momentum baru untuk hubungan pemerintah dan pekerja,” ujarnya.

Sementara itu, di media sosial, tagar #PrabowoMayDay2025 dan #PresidenUntukBuruh sempat menjadi trending. Banyak netizen memuji langkah tersebut sebagai sesuatu yang belum pernah dilakukan presiden sebelumnya, meski sebagian juga menyuarakan harapan agar kehadiran tersebut dibarengi dengan aksi nyata.

“Jangan hanya datang, Pak. Tolong dengarkan dan perjuangkan hak kami. Terlalu lama kami hanya jadi penonton pembangunan,” tulis akun @pekerjajakarta di Twitter/X.

Lokasi dan Pengamanan Ketat

Berdasarkan informasi yang beredar, peringatan May Day 2025 akan dipusatkan di Gelora Bung Karno, Jakarta, dengan estimasi kehadiran puluhan ribu buruh dari berbagai wilayah. Aparat keamanan dikabarkan tengah mempersiapkan pengamanan ekstra ketat mengingat status Prabowo sebagai presiden terpilih.

Kepala Kepolisian Jakarta, Irjen Dedi Santosa, menyatakan bahwa pihaknya akan mengerahkan 5.000 personel gabungan untuk memastikan keamanan dan kelancaran acara.

“Kami pastikan acara berlangsung aman dan kondusif. Kami juga imbau para peserta menyampaikan aspirasi dengan tertib dan damai,” ujarnya dalam konferensi pers.

Menanti Aksi Nyata

Meski kabar kehadiran Prabowo menuai banyak pujian, tak sedikit kalangan yang menantikan langkah konkret dari pemerintah baru dalam menyelesaikan persoalan klasik buruh, seperti upah minimum, PHK massal, dan jaminan sosial.

Pakar ketenagakerjaan dari Universitas Indonesia, Dr. Intan Safitri, mengatakan bahwa kehadiran simbolik memang penting, namun implementasi kebijakan jauh lebih krusial.

“Presiden terpilih datang ke acara buruh tentu positif. Tapi tantangannya ada setelah itu: bagaimana pemerintah merumuskan regulasi yang adil dan berpihak pada pekerja,” tuturnya.

Peringatan May Day 2025 tampaknya akan menjadi momen bersejarah dan awal dari babak baru hubungan antara pemerintah dan kalangan buruh. Masyarakat kini menanti: apakah kehadiran Prabowo benar-benar akan diikuti oleh kebijakan yang berpihak?

Follow Sosial Media Redaksiku : FacebookInstagramTiktokXYoutubePinterest

Penulis : Redaksiku

Editor : Redaksiku

Sumber Berita: Berbagai Sumber

Follow WhatsApp Channel www.redaksiku.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jokowi Safari ke NTT Akhir Juli 2026, PSI Siapkan Agenda
Nasaruddin Umar Dorong Harmoni Lewat Rukun Festival 2026
Menteri PU Dody Hanggodo Buka Suara soal Kunker AS
ASN Digital BKN 2026 Integrasikan 47 Layanan Kepegawaian
Jampidsus Mengundurkan Diri, Febrie Tinggalkan Jabatan
Bupati Sukoharjo Etik Suryani Terjaring OTT KPK, Dugaan Pemerasan Jadi Sorotan
Kejagung Jadi Sorotan, Hormati Penyidikan Polri dan Minta Publik Tak Berspekulasi
Kepolisian Daerah Jawa Tengah Perkuat Profesionalisme dan Pelayanan Publik

Berita Terkait

Rabu, 15 Juli 2026 - 22:57 WIB

Jokowi Safari ke NTT Akhir Juli 2026, PSI Siapkan Agenda

Rabu, 15 Juli 2026 - 22:48 WIB

Nasaruddin Umar Dorong Harmoni Lewat Rukun Festival 2026

Rabu, 15 Juli 2026 - 22:37 WIB

Menteri PU Dody Hanggodo Buka Suara soal Kunker AS

Senin, 13 Juli 2026 - 15:02 WIB

ASN Digital BKN 2026 Integrasikan 47 Layanan Kepegawaian

Sabtu, 11 Juli 2026 - 08:57 WIB

Jampidsus Mengundurkan Diri, Febrie Tinggalkan Jabatan

Berita Terbaru