Pabrik Bulu Mata Terbesar di Indonesia Tutup Mendadak, 1.500 Buruh Di-PHK Tanpa Pesangon

- Penulis

Sabtu, 8 November 2025 - 11:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pabrik Bulu Mata Terbesar di Indonesia Tutup Mendadak, 1.500 Buruh Di-PHK Tanpa Pesangon

Pabrik Bulu Mata Terbesar di Indonesia Tutup Mendadak, 1.500 Buruh Di-PHK Tanpa Pesangon

Redaksiku.com – Dunia industri dalam negeri kembali diguncang kabar mengejutkan. PT Daya Indonesia (PTDI), salah satu pabrik bulu mata buatan tangan terbesar di Indonesia, secara mendadak menghentikan seluruh kegiatan operasionalnya.

Keputusan yang diambil tanpa pemberitahuan ini membuat sekitar 1.500 karyawan kehilangan pekerjaan dan menghadapi ketidakpastian masa depan.

Penutupan tiba-tiba ini memicu gelombang protes dari para buruh serta sorotan publik terhadap lemahnya perlindungan hukum bagi pekerja di sektor manufaktur padat karya.

Operasional Dihentikan Tanpa Pemberitahuan

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI), Andi Gani Nena Wea, menyebut bahwa manajemen PT Daya Indonesia menutup pabrik tanpa adanya pemberitahuan resmi kepada pekerja maupun serikat buruh.
Perusahaan menutup pabrik secara sepihak. Ribuan pekerja dibiarkan tanpa kepastian gaji dan nasib mereka. Ini bentuk pelanggaran berat terhadap hak-hak buruh, ujar Andi Gani, dalam konferensi pers di Jakarta, Kamis (6/11/2025).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Andi, penghentian kegiatan produksi terjadi secara mendadak pada akhir Oktober lalu. Para pekerja yang datang ke pabrik mendapati pintu gerbang terkunci dan aktivitas produksi terhenti total.
Tidak ada surat edaran, tidak ada pertemuan, tidak ada pesangon. Semuanya dilakukan sepihak, tegasnya.

Ribuan Karyawan Kehilangan Penghasilan

Sekitar 1.500 karyawan, sebagian besar perempuan yang selama bertahun-tahun bekerja sebagai pengrajin bulu mata buatan tangan, kini kehilangan mata pencaharian utama.
Mereka mengaku tidak menerima upah untuk dua bulan terakhir dan tidak mendapat pesangon maupun kompensasi pemutusan hubungan kerja (PHK) sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Ketenagakerjaan.

Beberapa mantan pekerja mengungkapkan kondisi mereka di media sosial, memohon perhatian publik dan pemerintah.
Selama ini kami kerja lembur untuk memenuhi target ekspor. Sekarang perusahaan tutup begitu saja tanpa penjelasan. Kami tidak tahu harus ke mana lagi, kata Rini, salah satu pekerja bagian produksi.

Banyak di antara mereka adalah tulang punggung keluarga yang menggantungkan penghasilan dari pekerjaan di pabrik tersebut.
Suami saya buruh harian lepas, anak dua masih sekolah. Kalau pabrik benar-benar tutup, kami tidak punya pemasukan lagi, tambahnya dengan nada getir.

PABRIK BULU MATA TERBESAR DI INDONESIA TUTUP MENDADAK, 1.500 BURUH DI-PHK TANPA PESANGON
Pabrik Bulu Mata Terbesar di Indonesia Tutup Mendadak, 1.500 Buruh Di-PHK Tanpa Pesangon

Gugatan Hukum Sudah Diajukan

Menanggapi situasi ini, para pekerja melalui KSPSI telah mengajukan gugatan ke Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.
Gugatan tersebut menuntut pihak manajemen PT Daya Indonesia untuk membayar seluruh hak pekerja yang belum dipenuhi, termasuk gaji tertunggak, tunjangan, dan pesangon sesuai masa kerja.

Gugatan perdata sudah kami layangkan dan telah diterima oleh pengadilan, ujar Andi Gani.
Namun, menurutnya, proses hukum tidak berjalan mudah karena sebagian aset perusahaan diduga sudah dialihkan kepada pihak lain sebelum penutupan.
Atas dasar itu, kami juga mempertimbangkan langkah hukum pidana, karena ini bukan hanya wanprestasi, tapi bisa masuk ke ranah penipuan atau penggelapan hak buruh, jelasnya.

Investor Diduga Menarik Modal Secara Tiba-Tiba

Dari hasil penelusuran KSPSI, penutupan mendadak ini berkaitan erat dengan investor asing yang selama ini menjadi penyokong utama modal perusahaan.
Investor tersebut disebut menarik seluruh dananya tanpa tanggung jawab, menyebabkan kegiatan produksi berhenti seketika.

Andi Gani menilai peristiwa ini menunjukkan bahwa sistem perlindungan tenaga kerja dan tata kelola investasi di Indonesia masih rapuh.
Ketika investor menarik diri secara sepihak, pemerintah dan buruh menjadi pihak yang paling dirugikan. Kita butuh mekanisme yang memastikan investor tidak bisa seenaknya lari dari kewajiban sosial, tegasnya.

Pabrik Bulu Mata dengan Skala Ekspor Global

PT Daya Indonesia (PTDI) dikenal sebagai salah satu produsen bulu mata buatan tangan terbesar di Asia Tenggara, dengan pasar ekspor ke Amerika Serikat, Eropa, dan Timur Tengah.
Pabrik ini berdiri lebih dari dua dekade lalu dan mempekerjakan ribuan perempuan lokal dari berbagai daerah sekitar Jawa Barat dan Banten.

Produk PTDI dikenal karena kualitasnya yang tinggi dan menjadi penyuplai utama bagi berbagai merek kosmetik internasional.
Namun, sejak awal 2025, perusahaan mulai dilaporkan mengalami kesulitan keuangan akibat turunnya permintaan ekspor dan meningkatnya biaya operasional.

Beberapa karyawan mengaku sudah merasakan tanda-tanda masalah sejak pertengahan tahun.
Mulai bulan Juli, lembur dikurangi, dan beberapa kali gaji dibayar telat. Tapi kami tidak menyangka pabrik bakal tutup total, ungkap salah seorang supervisor.

Serikat Pekerja Desak Pemerintah Turun Tangan

KSPSI mendesak Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) segera melakukan investigasi mendalam dan memanggil manajemen PTDI.
Menurut Andi Gani, kasus seperti ini tidak boleh dibiarkan karena berpotensi menciptakan preseden buruk bagi dunia ketenagakerjaan nasional.

Negara tidak boleh kalah oleh korporasi yang melarikan diri dari tanggung jawab. Pemerintah harus memanggil direksi dan memastikan hak-hak buruh dibayarkan, ujarnya.

Selain itu, KSPSI juga meminta agar pemerintah membentuk tim khusus lintas kementerian untuk menelusuri jejak investor yang diduga kabur dari Indonesia setelah menarik modalnya dari PTDI.
Kalau perlu, libatkan Interpol. Karena kasus ini punya indikasi kuat pelanggaran hukum lintas negara, tambahnya.

Penulis : Redaksiku

Editor : Redaksiku

Sumber Berita: Berbagai sumber

Follow WhatsApp Channel www.redaksiku.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Heboh! Garasi di Trotoar Bandung Dibongkar, Ini Kronologinya
Viral! Gabungan Pengusaha MBG Tolak Penghentian MBG Saat Libur Sekolah, Ini Alasan Lengkapnya
Terobosan Baru! Wapres Gibran Ajak Mahasiswa ke Papua dan Gorontalo, Kawal Program MBG hingga Koperasi Desa
Davina Karamoy Diperiksa Polisi Terkait Kasus Hanania Travel, Kerugian Korban Tembus Rp95 Miliar, Ini Kronologi Lengkapnya
Eksekusi Hotel Sultan Hari Ini, Pemerintah Tegaskan Blok 15 GBK Kembali ke Negara
Terbaru! Gaji PPPK Sekolah Rakyat 2026 Lengkap Semua Golongan, Ada yang Tembus Rp7 Juta
Cara Membuat SIM Digital dari Rumah dengan Mudah, Bisa Dilakukan dalam Hitungan Menit
Jarang Diketahui, Ini Amalan 1 Muharram yang Dianjurkan untuk Menyambut Tahun Baru Islam

Berita Terkait

Jumat, 19 Juni 2026 - 14:10 WIB

Heboh! Garasi di Trotoar Bandung Dibongkar, Ini Kronologinya

Jumat, 19 Juni 2026 - 09:05 WIB

Viral! Gabungan Pengusaha MBG Tolak Penghentian MBG Saat Libur Sekolah, Ini Alasan Lengkapnya

Jumat, 19 Juni 2026 - 08:49 WIB

Terobosan Baru! Wapres Gibran Ajak Mahasiswa ke Papua dan Gorontalo, Kawal Program MBG hingga Koperasi Desa

Jumat, 19 Juni 2026 - 08:44 WIB

Davina Karamoy Diperiksa Polisi Terkait Kasus Hanania Travel, Kerugian Korban Tembus Rp95 Miliar, Ini Kronologi Lengkapnya

Kamis, 18 Juni 2026 - 14:13 WIB

Eksekusi Hotel Sultan Hari Ini, Pemerintah Tegaskan Blok 15 GBK Kembali ke Negara

Berita Terbaru

Terbaru! Jam Tayang Belgia vs Iran Piala Dunia 2026 Besok

Olahraga

Terbaru! Jam Tayang Belgia vs Iran Piala Dunia 2026 Besok

Jumat, 19 Jun 2026 - 14:07 WIB

Wajib Tahu! 4 PTS Terbaik Indonesia Versi QS WUR 2027

Pendidikan

Wajib Tahu! 4 PTS Terbaik Indonesia Versi QS WUR 2027

Jumat, 19 Jun 2026 - 13:56 WIB

Bahaya Screen Time yang Berlebih pada Anak

Ibu dan Anak

4 Bahaya Screen Time yang Berlebih pada Anak

Jumat, 19 Jun 2026 - 12:36 WIB

Penting! Beasiswa LPDP Georgetown SFS Asia Pacific Masih Dibuka

Pendidikan

Penting! Beasiswa LPDP Georgetown SFS Asia Pacific Masih Dibuka

Jumat, 19 Jun 2026 - 11:01 WIB

MAINZEUSMAINZEUSMAINZEUShttps://starazona.com/contacto/MAINZEUShttps://www.dovhlevin.com/https://stitta.ac.id/kontak/MAINZEUSMAINZEUSSLOT ZEUSMAINZEUSMAINZEUSMAINZEUShttps://coavs.edu.pk/faculty/SLOT PULSAMAINZEUSMAINZEUSMAINZEUSMAINZEUSMAINZEUSMAINZEUSMAINZEUSMAINZEUSMAINZEUSMAINZEUSULARWINULARWINMAINZEUSMAINZEUSMAINZEUSMAINZEUSMAINZEUShttps://coes.dypgroup.edu.in/library/MAINZEUSMAINZEUSMAINZEUSMAINZEUSMAINZEUSMAINZEUShttps://sethu.ac.in/seminar/MAINZEUSMAINZEUSMAINZEUSMAINZEUSJOKER4D>MAINZEUSMAINZEUSWEDE303MAINZEUSBINTANG4DWEDE303LIVETOTOEBTtop111LIVETOTOBETLIVETOTOBETLIVETOTOBETWEDE303JOKER4DWEDE303LIVETOTOBETLIVETOTOBETLIVETOTOBETWEDE303LIVETOTOBETlivetotobetmainzeuslivetotobetmainzeusbintang4dbintang4dbintang4dbintang4dbintang4dbintang4dbintang4dbintang4dlivetotobet WEDE303WEDE303WEDE303WEDE303WEDE303 LIVETOTOBETLIVETOTOBETLIVETOTOBETLIVETOTOBETLIVETOTOBET BINTANG4DBINTANG4DBINTANG4DBINTANG4DBINTANG4DBINTANG4DBINTANG4DBINTANG4DBINTANG4DBINTANG4DBINTANG4DBINTANG4DBINTANG4DBINTANG4DBINTANG4DBINTANG4DBINTANG4DBINTANG4DBINTANG4DBINTANG4D SLOT2DSLOT2DSLOT2D JOKER4DJOKER4DJOKER4DJOKER4DJOKER4DJOKER4DJOKER4DJOKER4DJOKER4DJOKER4DJOKER4DJOKER4DJOKER4D https://www.snsrkscollege.ac.in/https://www.leiko.cz/https://spidercarts.com/shop/misa66livetotobet
Dilindungi Oleh
Shield Security