Orang tua wajib tau ciri-ciri anak yang sedang berbohong, agar bisa dengan segara menasehati anak bahwa berbohong bukan lah tindakan yang baik. Jangan malah menormalisasikan kebohongan kecil yang sering dilakukan oleh anak, hanya karena melihatnya sebagai hal yang lucu.
Jika orang tua terlalu sering menormalisasikan kebohongan kecil anak ataupun sering berpura-pura mempercayai kebohongan anak, maka anak akan menganggap bahwa berbohong bukan lah suatu kesalahan yang besar. Sehingga anak tidak akan merasa takut dan bersalah saat melakukan kebohongan, bahkan bisa keterusan menjadi seorang yang suka bohong.
Siapa sih yang ikhlas jika anaknya bertumbuh menjadi pribadi yang pembohong? Tentunya tidak ada, setiap semua orang tua menginginkan anaknya dapat bertumbuh menjadi pribadi yang baik dan jujur. Nah, agar anak tidak menjadi pribadi yang pembohong maka orang tua wajib mengetahui ciri-ciri anak yang sedang berbohong agar bisa mengarahkan anak-anaknya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Ciri-ciri Anak Yang Sedang Berbohong
1. Tidak Berani Menatap Mata Orang Tua
Jika biasanya anak-anak pada saat berbicara dengan orang tuanya suka berbicara dengan penuh semangat, percaya diri dan selalu menatap wajah orang tuanya. Kemudian tiba-tiba pada saat berbicara mendadak menundukkan kepalanya, bahkan sering memalingkan wajahnya dari tatapan orang tuanya maka bisa jadi anak sedang berbohong.
Anak-anak cenderung tidak berani menatap mata orang tuanya pada saat berbohong, karena mereka mengetahui dengan pasti bahwa orang tuanya bisa membaca kebohongannya hanya dari melihat sorot matanya saja. Alasan selanjutnya juga bisa jadi mereka memilih menundukkan kepala karena takut dimarahi oleh orang tuanya.
2. Gugup
Sebenarnya cara mengenali ciri-ciri anak yang sedang berbohong itu mudah, karena bisa dilihat dan diperhatikan dari ciri-ciri nya yang mendadak mengalami beberapa perubahan. Salah satu ciri anak yang sedang berbohong yaitu pada saat mereka berbicara yang tadinya selalu berbicara lancar, tiba-tiba menjadi gugup.
Anak-anak menjadi gugup pada saat berbicara itu biasanya dapat menjadi pertanda bahwa sedang ada sesuatu yang dia sembunyikan, salah satunya dia sedang berusaha menyembunyikan kebohongannya agar tidak diketahui oleh tuanya. Namun karena rasa bersalah dan ketakutan, mereka sampai gugup saat berbicara.
3. Tidak Bisa Mengulangi Perkataannya
Cara paling mudah untuk mengenali ciri-ciri anak yang sedang berbohong selanjutnya yaitu, cobalah meminta anak untuk mengulangi kembali perkataannya dan perhatikanlah dengan baik. Apakah ucapannya tetap sama atau berbeda-beda, jika berbeda tandanya anak sedang berbohong.
Orang yang sedang berbohong biasanya mendadak menjadi pandai dalam mengarang cerita, tapi saat disuruh untuk kembali menceritakan yang baru saja dia katakan maka dia akan mengalami kesulitan dalam mengingat perkataan nya yang baru saja dia ucapkan. Jadi wajar saja jika dia bisa mengatakan hal yang berbeda dalam satu waktu, karena lupa alur cerita bohongnya.
4. Diam
Jika anak-anak tiba-tiba menjadi pendiam saat diberikan pertanyaan itu juga bisa jadi apa yang diketahui dan dikatakan oleh orang tuanya benar, hanya saja dia tidak ingin mengakui kesalahannya ataupun membela dirinya sehingga lebih memilih untuk diam.
Mengapa anak memilih diam? Sudah tentu karena mereka merasa takut dan cemas karena merasa akan dimarahi oleh orang tuanya, maka dari itu mereka memilih diam dan berpasrah daripada harus berbicara. Namun saat dibujuk secara halus, biasanya anak-anak akan mempunyai keberanian untuk mengakui kesalahannya.
Sebagai orang tua pada saat mulai mengetahui bahwa anak sudah berani berbohong, jangan terburu-buru memarahinya tapi cobalah berikan nasehat bahwa berbohong merupakan tindakan yang salah dan berikan penjelasan dampak dari berbohong.
Ikuti berita terkini dari Redaksiku di Google News atau WhatsApp Channels
Penulis : Argafica
Editor : Argafica






