Redaksiku.com – Screen time yang dilakukan secara berlebihan oleh anak tentu dapat memberikan dampak negatif, oleh karena itu orang tua wajib membatasi screen time pada anak dengan tegas. Karena biasanya saat orang tua mulai membatasi waktu bermain gadget, anak akan melakukan drama seperti menangis dan lainnya.
Alasan orang tua memberikan gadget pada anak salah satunya karena ingin anak tidak rewel dan anteng, sehingga orang tua bisa melakukan pekerjaan maupun kegiatan lainnya dengan tenang tapi tanpa berpikir panjang bahwa tindakannya dapat membuat anak kecanduan screen time.
Dampak Buruk Screen Time Berlebih Pada Anak
1. Sulit lepas dari gadget
Anak-anak yang sudah kecanduan screen time akan sulit lepas dari gadget, saat orang tua meminta gadget dari genggaman anak pasti rata-rata mereka akan menangis dan marah pada orang tuanya karena belum puas menatap layar.
Jika sudah begini, pasti rata-rata orang tua menyesal karena telah memberikan ataupun meminjamkan gadget pada anak mereka. Salah satu cara untuk mengatasi anak yang sulit lepas dari gadget yaitu orang tua harus berani tegas, jangan selalu menuruti keinginan anak karena tindakan tersebut dapat memberikan dampak buruk.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
2. Kesulitan fokus waktu belajar
Dampak buruk screen time yang berlebihan pada anak yaitu mereka kesulitan dalam memahami pelajaran karena kurang konsentrasi, karena yang ada dalam pikirannya yaitu ingin segera menatap layar gadgetnya. Sehingga wajar saja setiap materi pelajaran yang guru ajarkan di sekolah ataupun pada saat orang tua mengajari anak di rumah, semua penjelasan terkait pelajaran yang diberikan tidak masuk dalam otaknya.
Ciri-ciri anak yang kesulitan fokus belajar karena kecanduan screen time yaitu malas belajar, mudah mengantuk saat jam pelajaran, tatapan kosong karena pikiran tertuju pada gadget hingga tidak bisa menjelaskan ulang tentang materi yang baru saja dijelaskan oleh guru. Akibatnya anak mengalami penurunan nilai akademik.
3. Malas bersosialisasi dengan teman
Jika anak sudah terlanjur nyaman dengan gadgetnya rata-rata anak lebih nyaman sendirian sambil menatap layar, daripada harus bermain dan bersosialisasi dengan teman-temannya. Tentu saja tindakan anak dapat membuat teman-temannya menjauhinya, bukan karena mereka ingin mengucilkan tetapi anak lebih tertarik bermain gadget daripada bermain dengan teman-temannya.
Akibatnya ketika di sekolah biasanya anak akan lebih sering merasa bosan dan kesulitan untuk interaksi dengan teman-temannya, karena sebagian waktunya hanya digunakan untuk menatap layar sehingga saat anak ingin melakukan interaksi mereka selalu merasa canggung dan takut tidak tau harus memulai dari mana.
4. Mempengaruhi jam tidur
Ketika anak-anak menyukai suatu hal pasti mereka bisa betah melakukannya sampai berjam-jam atau bahkan seharian hingga lupa waktu, pentingnya orang tua untuk selalu memperhatikan dan berani bersikap tegas pada anak agar anak tidak terlalu berlebihan dalam melakukan suatu hal yang bisa memberikan efek negatif bagi dirinya sendiri.
Anak yang kecanduan screen time bisanya jam tidur mereka sering berantakan, padahal mereka masih dalam tahap pertumbuhan sehingga memerlukan istirahat yang cukup. Akibatnya kesehatan fisik anak sering mengalami penurunan, perubahan mood cepat, mengurangi ketajaman penglihatan mata, sulit konsentrasi hingga malas komunikasi dengan orang lain.
Screen time (menatap layar) merupakan salah satu kegiatan yang bisa bermanfaat sekaligus juga bisa memberikan dampak negatif, jika penggunaannya tidak dibatasi. Tidak ada kata terlambat untuk mengatasi anak yang telah kecanduan screen time, cara yang bisa orang tua lakukan yaitu dengan mencarikan kegiatan baru yang menarik perhatian anak dan orang tua harus mampu bersikap tegas.
Follow Sosial Media Redaksiku : Facebook , Instagram , Tiktok , X, YouTube , Pinterest






