Lomba | Novel | Kamis, 31 Oktober 2024 - 18:48 WIB
Sebelumnya: A Way to Find You (Part 12) *** BAB 13 Giska menatap bimbang pada telapak tangan Bima yang terbuka di hadapannya. Noh,…
Lomba | Novel | Rabu, 30 Oktober 2024 - 11:34 WIB
Bayu Ramadhan Serius, Mir? Aku memandangnya tak percaya. Ini bulan Ramadan lho, masa kamu ngambek lagi kayak gini? Kita juga baru aja ketemu setelah…
Novel | Lomba | Selasa, 29 Oktober 2024 - 20:26 WIB
Bab sebelumnya.. Faik bisa melihat jelas Fadli duduk di dekat kasir melalui jendela besar restoran di depan mobilnya. Tidak lama setelahnya, seorang pelayan wanita…
Novel | Lomba | Selasa, 29 Oktober 2024 - 14:10 WIB
Part 5 : Hamil Rere tidak mau berspekulasi. Mual dan pusing tidak bisa jadi tolak ukur dirinya hamil atau tidak. Tapi, Almira, sahabatnya dulu…
Novel | Lomba | Selasa, 29 Oktober 2024 - 10:08 WIB
Bab. 18 Trocadero Gardens Di malam hari yang sejuk, terlihat Amora dan Daren yang memasuki sebuah gedung yang sangat besar dan mewah berwarna emas,…
Novel | Lomba | Senin, 28 Oktober 2024 - 18:50 WIB
Cerita sebelumnya… Faik hanya bisa berdoa saja sewaktu ia melihat Ihsan disentuh oleh banyak orang saat itu. ˜Semoga Ihsan tidak apa-apa,™ batinnya. Ia sudah…
Novel | Lomba | Minggu, 27 Oktober 2024 - 14:52 WIB
Bab. 17 Salju Pertama “Ubur-uburnya lucuu” ucap Amora ketika melihat sekumpulan ubur-ubur di dalam aquarium besar yang berenang lewat di depannya dan Daren. “Iyaa,…
Novel | Lomba | Minggu, 27 Oktober 2024 - 09:53 WIB
Kenyataan pahit dengan bukti nyata yang tak pernah terpikirkan, bagaikan gelegar petir yang menyambar di siang bolong. Gadis pujaan hati tempat cintanya berlabuh, dengan…
Lomba | Novel | Sabtu, 26 Oktober 2024 - 19:03 WIB
Kamu yakin? Cukup yakin. Itu semacam rahasia yang diketahui oleh kami para lelaki. Ya, mungkin penilaianmu ada benarnya. Kenapa, sih, aku ini? Mulutku mengatakan…
Novel | Lomba | Jumat, 25 Oktober 2024 - 22:03 WIB
Rasa bahagia terkadang menghamparkan tirai tipis, yang menutup suasana sekitarnya. Begitu juga yang dirasakan Erlika, kebahagian telah membuatnya meninggikan suara, membuat semua orang menoleh….
Novel | Lomba | Jumat, 25 Oktober 2024 - 17:20 WIB
Bab sebelumnya. Faik berusaha tidak terlalu mempersoalkan makanan instan bayi yang sudah terlanjur dibeli oleh suaminya walaupun ia sebenernya merasa tersinggung sekali. Ia hanya…
Lomba | Novel | Jumat, 25 Oktober 2024 - 16:22 WIB
Hari ini terlihat indah, seperti yang aku pikirkan. Tenda super besar telah berdiri dengan dekorasi berwarna merah dan emas. Aku pikir ini terlalu megah…
Novel | Lomba | Jumat, 25 Oktober 2024 - 09:28 WIB
Kasih yang terkoyak nafsu angkara, menghancurkan dua hati yang susah payah disatukan. Membawa Ratih terseok-seok di labirin kegelapan, dengan rasa sakit yang menghujam. Dia…
Novel | Lomba | Jumat, 25 Oktober 2024 - 07:48 WIB
Bab. 16 Sungai Seine Di sebuah siang yang cerah terlihat Amora dan Daren yang berjalan keluar dari sebuah toko besar yang masih ada di…
Lomba | Novel | Kamis, 24 Oktober 2024 - 22:44 WIB
Bab. 3 Sering kali kenangan masa-masa indah bersama Haura turut hadir secara tiba-tiba. Aku harus bisa menjaga perasaan Tiwi saat bersamanya, sebagaimana aku menyembunyikan…
Lomba | Novel | Kamis, 24 Oktober 2024 - 21:03 WIB
Bayu Ramadhan Keesokan harinya kami tiba di rumah Depok pukul 05.00 sore. Begitu tiba, Amira langsung menyiapkan hidangan buka puasa yang kami beli di…
Novel | Lomba | Kamis, 24 Oktober 2024 - 20:54 WIB
Bab sebelumnya. Terdengar suara pintu pagar dibuka. Fadli dan ibunya sudah kembali. Fadli keluar dari mobil membawa sekantung kresek besar. ˜Rupanya mereka habis belanja…
Lomba | Novel | Kamis, 24 Oktober 2024 - 20:40 WIB
Bayu Ramadhan Jakarta! Akhirnya aku tiba di kota metropolitan ini. Setelah menempuh sembilan jam perjalanan dari Riyadh, pesawat mendarat dengan selamat di Bandara Soekarno-Hatta,…
Lomba | Novel | Kamis, 24 Oktober 2024 - 19:18 WIB
Sebelumnya: A Way to Find You (Part 11) *** BAB 12 Cuaca siang ini cukup terik setelah langit tidak berhenti menangis seharian kemarin….
Novel | Lomba | Kamis, 24 Oktober 2024 - 18:34 WIB
Rangga mengacuhkan ledekan istrinya. Batinnya menduga-duga, sepertinya Ratih membutuhkan pertolongan. Dia terpaku dalam diam, hatinya mulai merasakan keresahan tanpa sebab. Kegelisahan pun mulai menyapa…
Novel | Lomba | Rabu, 23 Oktober 2024 - 19:42 WIB
Bab sebelumnya Mama memang hanya ibu mertuamu, Nak Faik. Tapi, Nak Faik bisa percaya sama Mama. Nak Faik boleh kok minta tolong sama Mama…
Lomba | Novel | Selasa, 22 Oktober 2024 - 22:48 WIB
Jam menunjukkan pukul 23.45 WIB, Kirei mengubah posisi berbaring dari terlentang menjadi miring ke sebelah kiri. Begitu juga dengan tangannya yang ikut bergerak menggapai…