Optimisme Menkeu: Ekonomi Indonesia Bisa Lebih Cepat dari 5,5 Persen
Meski menghadapi kritik dari sejumlah pihak, Purbaya tetap optimistis bahwa ekonomi Indonesia dapat tumbuh lebih cepat dari target 5,5 persen. Ia menilai, potensi besar Indonesiabaik dari sisi demografi, sumber daya alam, maupun digitalisasiharus dimanfaatkan secara maksimal.
Kita punya modal kuat untuk tumbuh. Tinggal bagaimana mengelolanya dengan bijak, disiplin, dan fokus, tegasnya.
Purbaya juga mengingatkan bahwa tantangan global seperti fluktuasi harga komoditas, ketegangan geopolitik, dan perubahan iklim tidak boleh menjadi alasan untuk stagnasi. Sebaliknya, kondisi tersebut harus menjadi dorongan bagi pemerintah untuk memperkuat daya tahan ekonomi nasional.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Konsistensi dan Disiplin Fiskal Jadi Kunci
Dalam konteks kebijakan keuangan negara, Purbaya menekankan pentingnya disiplin fiskal agar setiap kebijakan belanja pemerintah memberikan dampak optimal. Ia menolak pandangan bahwa dorongan pertumbuhan ekonomi hanya bisa dicapai dengan meningkatkan utang.
Kita harus bijak mengelola defisit dan utang negara. Jangan sampai program pembangunan membebani generasi mendatang, ujarnya.
Ia juga menegaskan bahwa transparansi dan akuntabilitas anggaran publik menjadi prioritas dalam setiap kebijakan keuangan. Purbaya percaya, kepercayaan publik terhadap pemerintah menjadi fondasi penting untuk menjaga stabilitas ekonomi.
Hubungan Eksekutif dan Legislatif: Perlu Sinergi, Bukan Rivalitas
Meski sempat mengaku dimarahi anggota DPR, Purbaya menilai perbedaan pandangan antara pemerintah dan legislatif merupakan hal wajar dalam demokrasi.
Kalau ada yang tidak sepakat, itu bagian dari proses check and balance. Tapi pada akhirnya, kita semua punya tujuan yang sama: membawa ekonomi Indonesia tumbuh dan masyarakat sejahtera, ucapnya.
Ia berharap komunikasi antara pemerintah dan parlemen terus dijaga agar perbedaan pendapat tidak menghambat implementasi kebijakan ekonomi.
Kalau kita bisa berdiskusi secara terbuka dan objektif, semua akan lebih mudah. Ekonomi tidak akan tumbuh tanpa stabilitas politik, katanya.
Penutup: Demi Ekonomi Indonesia yang Lebih Kuat
Kisah Purbaya tentang dirinya yang dimarahi anggota DPR menggambarkan tantangan besar di balik upaya mendorong transformasi ekonomi nasional. Di tengah perbedaan pandangan dan dinamika politik, ia tetap konsisten dengan misinya: mempercepat pertumbuhan ekonomi Indonesia di atas 5,5 persen.
Tidak apa-apa kalau dimarahi, yang penting ekonomi kita bisa bergerak maju, ujarnya dengan nada santai.
Bagi Purbaya, kritik adalah bagian dari perjalanan menuju perubahan yang lebih besar. Selama tujuan akhirnya untuk kesejahteraan rakyat, ia siap menerima perdebatan.
Yang penting kita bekerja dengan niat baik, dengan data, dan dengan hati untuk bangsa, tutupnya.
Ikuti berita viral dari Redaksiku di Follow Sosial Media Redaksiku : Facebook, Instagram, Tiktok, X, Youtube, Pinterest
Penulis : Redaksiku
Editor : Redaksiku
Sumber Berita: Berbagai sumber
Halaman : 1 2






