Mantan Gubernur Jawa Barat Danny Setiawan Meninggal Dunia

- Penulis

Sabtu, 19 September 2026 - 13:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Danny Setiawan meninggal dunia — Danny Setiawan, mantan Gubernur Jawa Barat periode 2003-2008.

Mantan Gubernur Jawa Barat Danny Setiawan meninggal dunia pada Sabtu, 19 September 2026.

Redaksiku.com – Masyarakat Jawa Barat berselimut duka setelah tersiar kabar mengenai berpulangnya sosok birokrat ulung yang pernah memimpin provinsi ini dengan penuh dedikasi. Mantan Gubernur Jawa Barat periode 2003-2008, Danny Setiawan, dilaporkan meninggal dunia pada hari ini, Sabtu, 19 September 2026. Kepergian beliau meninggalkan jejak sejarah yang panjang dalam pembangunan wilayah Pasundan, terutama di masa transisi politik pasca-reformasi.

Danny Setiawan dikenal sebagai figur pemimpin yang tumbuh dari akar rumput birokrasi. Beliau bukan sekadar politisi yang muncul secara instan, melainkan seorang pegawai negeri sipil karier yang memahami seluk-beluk pemerintahan dari tingkat paling bawah hingga kursi tertinggi di Gedung Sate. Kabar duka ini memicu gelombang belasungkawa dari berbagai kalangan, mulai dari tokoh masyarakat, pejabat pemerintah, hingga warga yang merasakah langsung dampak kebijakan beliau selama menjabat.

Sepanjang masa pengabdiannya, Danny sering disebut sebagai prototipe pemimpin yang tenang namun sistematis dalam bekerja. Ia meniti karier dengan penuh kesabaran, membuktikan bahwa dedikasi pada pelayanan publik dapat membawa seseorang mencapai posisi puncak di salah satu provinsi paling strategis di Indonesia. Kepergiannya menjadi pengingat akan pentingnya integritas dalam mengelola pemerintahan daerah yang kompleks.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Rekam Jejak dari Camat hingga Puncak Kepemimpinan

Lahir di Purwakarta pada 28 Agustus 1945, Danny Setiawan memulai perjalanan profesionalnya sebagai seorang pamong praja sejati. Beliau merupakan lulusan Akademi Pemerintahan Dalam Negeri (APDN) Bandung, institusi yang menempa kedisiplinan dan pemahamannya terhadap tata kelola wilayah. Pendidikan ini menjadi fondasi kuat bagi langkah-langkah kariernya di masa depan yang penuh dengan tantangan birokrasi.

Karier lapangan Danny dimulai saat ia dipercaya menjabat sebagai Camat di wilayah Bekasi pada era 1970-an. Pengalaman bersentuhan langsung dengan persoalan masyarakat desa memberikan perspektif yang humanis dalam setiap pengambilan keputusannya. Ia tidak hanya duduk di balik meja, tetapi sering turun ke lapangan untuk memastikan program-program pemerintah berjalan sesuai rencana dan benar-benar menyentuh kebutuhan warga.

Setelah sukses di tingkat kecamatan, kariernya terus menanjak secara konsisten di lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Danny pernah menduduki berbagai posisi strategis, termasuk Kepala Biro Keuangan hingga Sekretaris Daerah (Sekda) Jawa Barat. Penguasaannya terhadap pengelolaan anggaran dan manajemen organisasi membuatnya menjadi sosok yang sangat diandalkan oleh para gubernur pendahulunya sebelum akhirnya ia sendiri terpilih untuk memimpin.

Selama lima tahun masa jabatannya, ia berhasil mengelola provinsi dengan populasi lebih dari 40 juta jiwa melalui pendekatan stabilitas ekonomi dan penguatan infrastruktur dasar.

Visi Pembangunan dan Infrastruktur Monumental

Masa jabatan Danny Setiawan sebagai gubernur ditandai dengan berbagai proyek infrastruktur yang hingga kini masih menjadi urat nadi transportasi di Jawa Barat. Salah satu pencapaian yang paling sering diasosiasikan dengan kepemimpinannya adalah penyelesaian dan peresmian Jembatan Pasupati di Kota Bandung. Proyek ini sempat mengalami kendala selama bertahun-tahun, namun di bawah koordinasinya, jembatan layang ikonik tersebut berhasil dituntaskan pada tahun 2005.

Selain infrastruktur fisik, Danny juga fokus pada pengembangan sumber daya manusia melalui program-program pendidikan dan kesehatan. Ia memahami bahwa Jawa Barat memiliki tantangan besar dalam hal disparitas pembangunan antara wilayah utara dan selatan. Oleh karena itu, ia mendorong percepatan pembangunan di wilayah Jabar Selatan guna mengurangi ketimpangan ekonomi yang selama ini terjadi.

Dalam menjalankan roda pemerintahan, Danny dikenal memiliki hubungan yang harmonis dengan DPRD Jawa Barat. Ia mampu menjembatani berbagai kepentingan politik demi kelancaran program pembangunan. Gaya komunikasinya yang santun namun tegas membuatnya disegani baik oleh kawan maupun lawan politiknya di masa itu.

Beliau merupakan gubernur terakhir Jawa Barat yang dipilih melalui mekanisme pemungutan suara di DPRD sebelum era pemilihan kepala daerah langsung dimulai.

Kepemimpinan di Tengah Transisi Demokrasi

Memimpin Jawa Barat pada periode 2003-2008 bukanlah perkara mudah karena Indonesia saat itu sedang berada dalam fase pendewasaan demokrasi. Danny harus menghadapi tuntutan transparansi yang lebih tinggi dari masyarakat sipil dan media massa. Namun, latar belakangnya sebagai birokrat senior membantunya dalam menjaga stabilitas administrasi di tengah dinamika politik yang kerap memanas.

Ia juga berperan aktif dalam memperkuat identitas budaya Sunda melalui berbagai kebijakan pelestarian seni dan bahasa daerah. Baginya, pembangunan Jawa Barat tidak boleh melepaskan akar nilai-nilai lokal yang menjadi jati diri masyarakatnya. Prinsip ngemong atau mengayomi selalu ia terapkan dalam menghadapi berbagai gejolak sosial yang muncul di tengah masyarakat.

  • Memulai karier sebagai Camat di Bekasi sebelum mencapai posisi Sekretaris Daerah.
  • Berhasil menyelesaikan proyek Jembatan Pasupati yang menjadi ikon baru Jawa Barat.
  • Fokus pada pemerataan pembangunan di wilayah Jawa Barat bagian selatan.

Tantangan dan Integritas di Masa Purnatugas

Kehidupan Danny Setiawan selepas menjabat sebagai gubernur tidak lepas dari ujian. Beliau sempat terseret dalam persoalan hukum terkait pengadaan alat berat dan mobil pemadam kebakaran yang melibatkan banyak kepala daerah di Indonesia pada masa itu. Meskipun harus menjalani proses hukum yang berat, Danny menghadapinya dengan sikap kooperatif dan tetap menjaga martabatnya sebagai mantan pejabat publik.

Banyak pihak melihat masa-masa sulit tersebut sebagai bagian dari dinamika tata kelola di masa transisi, di mana aturan administrasi sering kali tumpang tindih. Namun, di mata para koleganya, Danny tetap dikenang sebagai sosok yang memiliki kontribusi besar bagi kemajuan provinsi. Integritasnya dalam mengabdi selama puluhan tahun sebagai PNS tetap menjadi catatan penting dalam sejarah birokrasi di Jawa Barat.

Setelah benar-benar pensiun dari kegiatan publik, Danny menghabiskan banyak waktunya bersama keluarga dan tetap memberikan masukan-masukan konstruktif bagi para penerusnya jika diminta. Beliau tetap menjadi rujukan bagi para pejabat muda yang ingin belajar tentang etika birokrasi dan cara mengelola pemerintahan daerah yang luas serta heterogen.

“Seorang pemimpin harus mampu mendengarkan detak jantung rakyatnya sebelum mengambil kebijakan yang berdampak luas.”

— Danny Setiawan

Warisan Pemikiran untuk Generasi Mendatang

Wafatnya Danny Setiawan meninggalkan lubang besar dalam sejarah kepemimpinan di Jawa Barat. Beliau adalah representasi dari generasi pemimpin yang mengedepankan proses dan jenjang karier yang matang. Di tengah tren pemimpin instan saat ini, kisah perjalanan hidup Danny menjadi pengingat bahwa pengalaman lapangan adalah guru terbaik dalam memimpin sebuah wilayah.

Para tokoh di Jawa Barat mengenangnya sebagai pribadi yang rendah hati dan tidak meledak-ledak. Ia lebih banyak bekerja dalam diam namun memastikan setiap detail pekerjaan terselesaikan dengan baik. Warisan fisik berupa jalan, jembatan, dan gedung pemerintahan mungkin akan menua, namun semangat pengabdiannya sebagai pelayan masyarakat akan terus diingat oleh sejarah.

Rencananya, jenazah beliau akan disemayamkan di rumah duka sebelum dimakamkan dengan penghormatan terakhir yang layak bagi seorang mantan kepala daerah. Pemerintah Provinsi Jawa Barat pun dikabarkan akan memberikan penghormatan khusus sebagai bentuk apresiasi atas segala jasa yang telah beliau berikan selama puluhan tahun mengabdi di tanah Pasundan.

Mempelajari rekam jejak birokrasi Danny Setiawan dapat memberikan wawasan berharga bagi calon pemimpin daerah tentang pentingnya penguasaan administrasi wilayah.

Informasi mengenai lokasi pemakaman dan jadwal detail penghormatan terakhir masih menunggu konfirmasi resmi dari pihak keluarga dan protokol Pemerintah Provinsi.

Kini, Danny Setiawan telah menyelesaikan tugasnya di dunia. Jawa Barat kehilangan salah satu putra terbaiknya yang telah mewarnai perjalanan provinsi ini menuju kemajuan. Selamat jalan, Pak Danny. Dedikasimu akan tetap abadi dalam setiap jengkal pembangunan di Jawa Barat yang engkau cintai.

Pertanyaan Umum

Apa jabatan terakhir Danny Setiawan sebelum wafat?

Danny Setiawan adalah mantan Gubernur Jawa Barat yang menjabat pada periode 2003 hingga 2008. Sebelum menjadi gubernur, beliau merupakan seorang birokrat karier yang pernah menjabat sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Jawa Barat.

Apa saja prestasi menonjol selama masa kepemimpinannya?

Salah satu pencapaian yang paling ikonik adalah penyelesaian pembangunan Jembatan Pasupati di Bandung. Selain itu, beliau juga dikenal fokus pada pembangunan infrastruktur di wilayah Jabar Selatan dan penguatan administrasi pemerintahan daerah pasca-reformasi.

Bagaimana perjalanan karier Danny Setiawan di pemerintahan?

Beliau memulai karier dari tingkat bawah sebagai Camat di Bekasi setelah lulus dari APDN. Kariernya terus menanjak di lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Barat hingga menduduki posisi strategis seperti Kepala Biro Keuangan dan Sekretaris Daerah sebelum akhirnya terpilih menjadi Gubernur.

Ringkasan

Mantan Gubernur Jawa Barat periode 2003-2008, Danny Setiawan, dilaporkan meninggal dunia pada hari Sabtu, 19 September 2026. Beliau merupakan sosok birokrat karier murni yang meniti pengabdian dari tingkat bawah hingga mencapai puncak kepemimpinan tertinggi di Provinsi Jawa Barat. Kepergiannya meninggalkan duka mendalam bagi masyarakat Pasundan, mengingat peran pentingnya sebagai pemimpin di masa transisi politik dan gubernur terakhir yang terpilih melalui mekanisme pemungutan suara di DPRD.

Lulusan Akademi Pemerintahan Dalam Negeri (APDN) ini memiliki rekam jejak birokrasi yang sangat matang, mulai dari menjabat sebagai Camat di Bekasi pada era 1970-an hingga menjadi Sekretaris Daerah (Sekda) Jawa Barat. Salah satu warisan infrastruktur paling monumental di bawah kepemimpinannya adalah penyelesaian pembangunan Jembatan Pasupati di Kota Bandung pada tahun 2005. Selain fokus pada pembangunan fisik, Danny juga dikenal atas upayanya mendorong pemerataan ekonomi di wilayah Jawa Barat bagian selatan serta penguatan identitas budaya lokal.

Danny Setiawan dikenang sebagai figur pemimpin yang tenang, sistematis, dan sangat memahami seluk-beluk administrasi pemerintahan. Meskipun sempat menghadapi tantangan hukum di masa purnatugas terkait kebijakan pengadaan alat berat, integritas dan dedikasinya selama puluhan tahun sebagai pelayan publik tetap dihormati oleh kolega dan masyarakat. Pemerintah Provinsi Jawa Barat berencana memberikan penghormatan terakhir yang layak bagi almarhum sebagai bentuk apresiasi atas jasa-jasanya dalam membangun provinsi dengan populasi terbesar di Indonesia tersebut.

Follow WhatsApp Channel www.redaksiku.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

35 Daftar Situs Streaming Film Resmi Pengganti Rebahin dan IndoXXI
Alasan PAN Tetap Setia Dukung Prabowo di Tiga Pilpres
HUT ke-28 PAN, Prabowo Apresiasi Kesetiaan Kawan Seperjuangan
Program GENTING Indramayu Fokus Perbaiki Hunian Cegah Stunting
Pemprov Maluku Utara Raih 2 Penghargaan Kemendagri 2026
PMII Kota Sukabumi Demo DLH Terkait Pengelolaan Sampah dan Anggaran
Hutama Karya Latih Pembudidaya Rumput Laut di Lampung Selatan
Menaker Yassierli Jadikan KBJI 2026 Acuan Pasar Kerja Nasional

Tulis Komentar

Alamat email tidak akan dipublikasikan. Kolom wajib ditandai *.

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 13:09 WIB

Mantan Gubernur Jawa Barat Danny Setiawan Meninggal Dunia

Sabtu, 19 September 2026 - 10:24 WIB

35 Daftar Situs Streaming Film Resmi Pengganti Rebahin dan IndoXXI

Sabtu, 19 September 2026 - 00:59 WIB

Alasan PAN Tetap Setia Dukung Prabowo di Tiga Pilpres

Sabtu, 19 September 2026 - 00:06 WIB

HUT ke-28 PAN, Prabowo Apresiasi Kesetiaan Kawan Seperjuangan

Jumat, 18 September 2026 - 23:05 WIB

Program GENTING Indramayu Fokus Perbaiki Hunian Cegah Stunting

Berita Terbaru

Mantan Gubernur Jawa Barat Danny Setiawan meninggal dunia pada Sabtu, 19 September 2026.

Politik

Mantan Gubernur Jawa Barat Danny Setiawan Meninggal Dunia

Sabtu, 19 Sep 2026 - 13:09 WIB

error: Content is protected !!