Mahasiswa IATMI Kunjungi IDTC Pertamina Drilling untuk Praktik Lapangan

- Penulis

Rabu, 16 September 2026 - 02:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mahasiswa IATMI mengikuti praktik lapangan di fasilitas Indonesia Drilling Training Center Pertamina Drilling

Sebanyak 24 mahasiswa IATMI mengikuti pelatihan lapangan di fasilitas Indonesia Drilling Training Center milik Pertamina Drilling.

Redaksiku.com – Sebanyak 24 mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia yang tergabung dalam Ikatan Ahli Teknik Perminyakan Indonesia (IATMI) baru saja menyelesaikan pengalaman lapangan yang intensif di fasilitas Indonesia Drilling Training Center (IDTC) milik Pertamina Drilling. Program ini dirancang untuk menjembatani kesenjangan antara teori akademik di bangku kuliah dengan realitas operasional yang menantang di lapangan pengeboran minyak dan gas bumi.

Selama mengikuti rangkaian pelatihan, para peserta tidak hanya berdiam diri di ruang kelas untuk mendengarkan pemaparan teknis. Mereka terjun langsung ke area rig pengeboran untuk melihat dari dekat bagaimana mesin-mesin raksasa bekerja dan memahami protokol keselamatan kerja yang menjadi napas utama di industri hulu migas. Pengalaman ini memberikan gambaran nyata mengenai ekosistem kerja yang menuntut ketelitian tinggi, kerja sama tim yang solid, serta kepatuhan ketat terhadap prosedur operasional standar.

Menyelami Realitas Industri Migas

Industri minyak dan gas bumi memang dikenal sebagai sektor yang sangat teknis dan penuh risiko. Bagi mahasiswa teknik, memahami cara kerja rig bukan sekadar soal mengoperasikan alat, melainkan memahami manajemen risiko dan efisiensi operasional. Di IDTC, para mahasiswa mendapatkan kesempatan untuk berinteraksi dengan para praktisi berpengalaman yang telah bertahun-tahun berkecimpung di lapangan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Interaksi ini memungkinkan mereka untuk bertanya tentang kendala teknis yang sering muncul di lapangan, bagaimana solusi mitigasi diterapkan, serta dinamika karier yang akan mereka hadapi setelah lulus nanti. Pendekatan praktis seperti ini dianggap sangat krusial agar lulusan teknik tidak mengalami gegar budaya saat mulai memasuki dunia kerja profesional yang sesungguhnya.

Sebanyak 24 mahasiswa terpilih dari berbagai kampus di Indonesia berkesempatan mengikuti program pelatihan intensif di fasilitas pengeboran milik Pertamina Drilling ini.

Selain aspek teknis pengeboran, program ini juga menekankan pentingnya aspek Health, Safety, Security, and Environment (HSSE). Di lingkungan rig, setiap langkah yang diambil oleh pekerja harus melalui pertimbangan keselamatan yang matang. Mahasiswa diajak untuk mensimulasikan situasi darurat dan memahami pentingnya koordinasi antar kru untuk memastikan seluruh aktivitas berjalan tanpa insiden.

Pentingnya Pelatihan Berbasis Lapangan

Pendidikan tinggi di bidang teknik perminyakan sering kali berfokus pada simulasi numerik dan pemodelan reservoir. Namun, peralatan fisik di lapangan sering kali memiliki karakteristik yang berbeda dengan apa yang tertera di buku teks. Fasilitas IDTC menyediakan lingkungan yang menyerupai kondisi nyata, sehingga mahasiswa dapat mempraktikkan teori yang mereka pelajari di kelas dengan peralatan yang sebenarnya digunakan di lapangan.

Program pelatihan ini menjadi jembatan strategis bagi mahasiswa untuk memahami operasional pengeboran migas secara komprehensif di bawah bimbingan langsung para ahli.

Selain itu, terdapat beberapa poin utama yang menjadi fokus dalam pelatihan bagi para mahasiswa tersebut:

  • Pengenalan mendalam mengenai komponen-komponen rig pengeboran serta fungsi masing-masing alat dalam proses ekstraksi migas.
  • Penerapan budaya keselamatan kerja yang ketat untuk mencapai target operasional tanpa kecelakaan kerja.
  • Simulasi penanganan kendala teknis yang sering terjadi di lapangan selama proses pengeboran berlangsung.
  • Pemahaman mengenai alur kerja profesional dalam tim multidisiplin di lingkungan industri energi.

Bagi mahasiswa teknik yang tertarik berkarier di sektor migas, manfaatkan setiap kesempatan untuk mengikuti sertifikasi atau magang lapangan guna memperkuat portofolio dan pemahaman praktis Anda.

Dukungan dari IATMI dan Pertamina Drilling dalam memfasilitasi kegiatan ini menunjukkan komitmen industri untuk turut serta dalam pengembangan sumber daya manusia Indonesia. Dengan membekali mahasiswa melalui pengalaman langsung, diharapkan akan lahir generasi insinyur yang tidak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga tangguh dan siap menghadapi tantangan transisi energi di masa depan.

Pengalaman yang dirasakan oleh 24 mahasiswa tersebut menjadi bekal berharga sebelum mereka menyandang gelar sarjana. Dunia industri migas yang terus berkembang menuntut adaptasi cepat, dan pengenalan sejak dini terhadap suasana rig pengeboran adalah langkah awal yang sangat tepat untuk membangun karier yang sukses di sektor yang sangat strategis bagi ekonomi nasional ini.

Pertanyaan Umum

Apa tujuan utama dari pelatihan di IDTC bagi mahasiswa teknik?

Tujuan utamanya adalah memberikan pengalaman praktis dan wawasan mendalam mengenai operasional rig pengeboran serta budaya keselamatan kerja, sehingga mahasiswa memiliki kesiapan lebih baik saat terjun ke dunia profesional.

Mengapa pelatihan langsung di rig dianggap sangat penting?

Pelatihan langsung di lapangan memungkinkan mahasiswa untuk melihat perbedaan antara teori di buku teks dengan realitas teknis di lapangan, serta memahami pentingnya koordinasi tim dan protokol keselamatan yang sangat ketat di industri migas.

Siapa saja yang terlibat dalam penyelenggaraan program ini?

Program ini diselenggarakan melalui kerja sama antara Ikatan Ahli Teknik Perminyakan Indonesia (IATMI) dengan Pertamina Drilling, yang menyediakan fasilitas Indonesia Drilling Training Center sebagai pusat pelatihan.

Ringkasan

Sebanyak 24 mahasiswa dari IATMI mengikuti pelatihan intensif di Indonesia Drilling Training Center (IDTC) milik Pertamina Drilling untuk mempelajari operasional rig, protokol keselamatan HSSE, dan penanganan teknis di lapangan secara langsung. Program ini menjembatani kesenjangan antara teori akademis dengan realitas dunia kerja profesional di sektor migas.

Follow WhatsApp Channel www.redaksiku.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

SIMPUL Sukabumi Soroti Anggaran PU dan Survei Jalan
Strategi Prabowo Wujudkan Swasembada Energi Lewat 6 Langkah
Sidang Perdana Roy Suryo Terkait Kasus Ijazah Jokowi di PN Jaktim
Pria 49 Tahun di Jaktim Dihakimi Massa Usai Diduga Lecehkan Dua Anak
Pemprov Banten Janji Dampingi Keluarga Korban Kapal Arupadhatu I
PUSBAKUM SAW dan FKMPB Datangi Kejari Bekasi Soal Desa Serang
Mendukbangga Wihaji Minta TPK Indramayu Kawal Distribusi Makan Bergizi
Mantan Kepala Inspektorat Banda Aceh Diperiksa Dugaan Liwath

Tulis Komentar

Alamat email tidak akan dipublikasikan. Kolom wajib ditandai *.

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 15:33 WIB

SIMPUL Sukabumi Soroti Anggaran PU dan Survei Jalan

Jumat, 18 September 2026 - 14:45 WIB

Strategi Prabowo Wujudkan Swasembada Energi Lewat 6 Langkah

Jumat, 18 September 2026 - 13:48 WIB

Sidang Perdana Roy Suryo Terkait Kasus Ijazah Jokowi di PN Jaktim

Jumat, 18 September 2026 - 12:59 WIB

Pria 49 Tahun di Jaktim Dihakimi Massa Usai Diduga Lecehkan Dua Anak

Jumat, 18 September 2026 - 11:23 WIB

Pemprov Banten Janji Dampingi Keluarga Korban Kapal Arupadhatu I

Berita Terbaru

Aliansi SIMPUL Sukabumi mendatangi kantor Dinas PU Kabupaten Sukabumi untuk menyuarakan aspirasi terkait anggaran dan transparansi publik.

Politik

SIMPUL Sukabumi Soroti Anggaran PU dan Survei Jalan

Jumat, 18 Sep 2026 - 15:33 WIB

Savana Beach Pakem di Banyuwangi menawarkan suasana asri ruang terbuka hijau yang cocok untuk berkemah.

Viral

Pesona Savana Beach Pakem Banyuwangi untuk Berkemah

Jumat, 18 Sep 2026 - 15:32 WIB

error: Content is protected !!