Redaksiku.com – Keputusan besar diambil oleh Joey Low pada tahun 2024 ketika ia memilih melepaskan karier impiannya di dunia teknologi untuk menyelamatkan bisnis daging panggang keluarganya yang terancam gulung tikar akibat tumpukan piutang macet.
Perempuan berusia 29 tahun ini awalnya tidak pernah membayangkan bahwa usaha kuliner yang dirintis oleh kakek, paman, dan ayahnya sejak puluhan tahun lalu menyimpan masalah keuangan yang begitu besar.
Warisan Panjang Hup Cheong Roasted Food
Usaha kuliner Hup Cheong Roasted Food pertama kali didirikan pada tahun 1985 dan beroperasi sebagai lapak sederhana yang menjual berbagai olahan daging panggang.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Menu andalan yang ditawarkan meliputi bebek ungkep, bebek panggang, ayam, char siu, hingga perut babi panggang yang digemari pelanggan setia.
Seiring berjalannya waktu, bisnis keluarga ini sempat berkembang menjadi toko grosir hingga mendirikan pabrik serta beberapa cabang lapak baru.
Pandemi COVID-19 sempat membuat penjualan turun drastis hingga lebih dari 50 persen dan memperketat kondisi keuangan keluarga.
Tumpukan Piutang dan Beban Finansial
Setelah meninggalkan posisinya sebagai manajer produk di platform bursa kripto OKX, Joey mulai merinci seluruh kondisi keuangan perusahaan milik ayahnya.
Ia mendapati total piutang yang belum terbayar telah melampaui S$500.000, angka yang jauh lebih tinggi dari perkiraan awal sang ayah.
Berikut adalah beberapa kelompok pelanggan yang tercatat memiliki tunggakan pembayaran kepada usaha keluarga tersebut:
- Pebisnis yang usahanya sudah tutup secara permanen.
- Pelanggan yang masih mengambil barang namun berusaha mencicil utang.
- Perusahaan yang sudah berhenti menyuplai barang dan menolak melunasi kewajiban.

Ayah Joey, Tommy Low yang kini berusia 54 tahun, mengakui bahwa dirinya tidak memahami masalah pencatatan keuangan karena keterbatasan pendidikan formal.

Strategi Pemulihan dan Perubahan Sistem
Untuk menghentikan kerugian yang terus menerus, Joey mulai menerapkan sistem administrasi yang lebih disiplin dan transparan dalam operasional harian.
Ia membuat laporan mingguan untuk memantau pelanggan yang terlambat membayar serta memperpendek batas waktu termin pembayaran.

Meskipun awalnya sempat mendapat penolakan dari sang ayah, aturan ketat tersebut pada akhirnya harus dijalankan demi kelangsungan bisnis.
Sejauh ini, upaya penagihan yang gigih telah berhasil mengembalikan sekitar S$50.000 dari total keseluruhan piutang macet.
Perjuangan Joey dalam mempertahankan warisan keluarga ini turut diangkat dalam program dokumenter I Want To Save My Family Business! melalui saluran The Red Dot.
Pertanyaan Umum
Siapakah Joey Low?
Joey Low adalah seorang perempuan berusia 29 tahun yang meninggalkan kariernya di industri teknologi untuk mengambil alih dan menyelamatkan bisnis kuliner keluarganya.
Apa masalah utama yang dihadapi Hup Cheong Roasted Food?
Bisnis tersebut menghadapi krisis keuangan yang parah akibat tumpukan piutang pelanggan yang belum dibayar dengan nilai total melampaui S$500.000.
Kapan Hup Cheong Roasted Food pertama kali didirikan?
Bisnis daging panggang keluarga ini sudah berdiri sejak tahun 1985 dan dikelola secara turun-temurun di Singapura.
Ringkasan
Pada tahun 2024, Joey Low (29) memutuskan meninggalkan kariernya sebagai manajer produk di bursa kripto OKX untuk menyelamatkan bisnis daging panggang keluarganya, Hup Cheong Roasted Food, yang terancam gulung tikar akibat tumpukan piutang macet senilai lebih dari S$500.000.
Usaha kuliner yang dirintis sejak tahun 1985 oleh keluarga Tommy Low (54) tersebut mengalami krisis finansial parah akibat kendala pencatatan keuangan dan banyaknya pelanggan yang menunggak pembayaran, termasuk bisnis yang tutup permanen serta perusahaan yang menolak melunasi kewajiban.
Untuk memulihkan kondisi perusahaan, Joey menerapkan sistem administrasi yang disiplin dengan laporan mingguan serta memperketat batas waktu pembayaran, yang sejauh ini berhasil mengamankan kembali dana sekitar S$50.000 dari total piutang keseluruhan.






