
Hal ini semakin membuat publik geram karena uang yang seharusnya digunakan untuk pernikahan korban malah dipakai untuk berfoya-foya.
Eva, yang menjadi korban atas penipuan ini juga membagikan momen saat ia sudah berhasil bertemu dengan pelaku.
Ia pun mengungkap kekesalannya dan meminta pelaku segera mengembalikan uang yang sudah ditransfernya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT

Cara Menghindari Penipuan Vendor Dekorasi Pernikahan
Agar kejadian seperti ini tidak terulang, calon pengantin perlu lebih berhati-hati dalam memilih vendor. Berikut beberapa tips yang bisa dilakukan:
1. Periksa Kredibilitas Vendor
Cek ulasan pelanggan sebelumnya di media sosial, Google Review, atau forum pernikahan. Jika ada banyak keluhan, sebaiknya cari vendor lain.
2. Hindari Akun Media Sosial yang Mencurigakan
Pastikan akun media sosial vendor memiliki testimoni asli, foto yang jelas, serta kontak resmi yang bisa diverifikasi.
3. Jangan Bayar Penuh di Awal
Lakukan pembayaran bertahap sesuai perkembangan kerja vendor untuk menghindari risiko kehilangan uang jika vendor ternyata tidak bertanggung jawab.
4. Minta Kontrak Tertulis
Semua detail perjanjian harus tertulis dalam kontrak, termasuk harga, fasilitas, dan jadwal kerja vendor.
5. Pilih Vendor dengan Rekomendasi Orang Terpercaya
Lebih aman memilih vendor yang sudah pernah digunakan oleh teman atau keluarga.
6. Waspadai Harga yang Terlalu Murah
Harga yang terlalu murah dibanding pasaran bisa menjadi indikasi vendor yang tidak profesional atau bahkan penipuan.
Kasus penipuan vendor dekorasi pernikahan yang dialami Eva menjadi peringatan bagi calon pengantin agar lebih berhati-hati dalam memilih vendor. Pengalaman buruk ini menunjukkan pentingnya riset mendalam sebelum memutuskan vendor dekorasi.
Dengan melakukan langkah-langkah yang tepat, calon pengantin bisa menghindari kejadian serupa dan memastikan hari bahagia mereka berjalan lancar tanpa hambatan.
Jangan sampai momen spesial justru berubah menjadi kekecewaan akibat vendor yang tidak bertanggung jawab. (*)
Follow Sosial Media Redaksiku : Facebook, Instagram, Tiktok, X, Youtube, Pinterest
Penulis : Shofia Munawaroh
Editor : Redaksiku
Sumber Berita: Redaksiku
Halaman : 1 2






