Redaksiku.com – redaksiku.com JAKARTA. Harga emas dunia mengalami tekanan signifikan setelah laporan ketenagakerjaan Amerika Serikat dirilis melampaui ekspektasi pasar.
Kondisi ekonomi tersebut memicu spekulasi baru mengenai langkah bank sentral Amerika Serikat atau The Federal Reserve dalam pertemuan mendatang.
Mengutip laporan dari Reuters, harga emas di pasar spot tercatat merosot 1,1% ke level US$ 4.422,91 per troy ounce menjelang akhir pekan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Tekanan jual sempat membuat harga logam mulia ini anjlok lebih dalam hingga menyentuh US$ 4.364,99 per troy ounce pada sesi perdagangan sebelumnya.
Kontrak berjangka emas untuk pengiriman bulan Desember juga ikut melemah 1,5% dan berada di posisi US$ 4.469,80 per troy ounce.
Dinamika Pasar Tenaga Kerja dan Suku Bunga The Fed
Pertumbuhan lapangan kerja di Amerika Serikat menunjukkan lonjakan tajam sepanjang Agustus, sementara tingkat pengangguran tetap stabil di kisaran 4,1%.
Data makroekonomi yang solid ini memberikan keleluasaan bagi bank sentral untuk mempertahankan kebijakan pengetatan moneter demi meredam tekanan harga.
Pelaku pasar kini memperkirakan peluang kenaikan suku bunga acuan pada pertemuan September meningkat dari sebelumnya.
Probabilitas penyesuaian suku bunga melompat menjadi sekitar 65% setelah data tenaga kerja diumumkan secara resmi ke publik.
“Emas terpukul setelah data utama dan keseluruhan laporan yang kuat membuat kenaikan suku bunga September jauh lebih mungkin, kecuali inflasi CPI menunjukkan hasil yang lemah,” kata analis independen Tai Wong.
Selain faktor suku bunga, pergerakan nilai tukar dolar Amerika Serikat turut memberikan sentimen negatif terhadap komoditas berdenominasi dolar tersebut.
Reaksi Logam Mulia Lainnya
Koreksi harga tidak hanya dialami oleh komoditas emas, melainkan juga merembet ke berbagai jenis logam mulia di pasar global.
- Harga perak spot melemah 1,7% ke level US$ 65,79 per troy ounce.
- Logam platinum tercatat turun tipis 0,8% menjadi US$ 1.811,83 per troy ounce.
- Komoditas paladium terkoreksi 1,6% ke posisi US$ 1.397,75 per troy ounce.
“Data pekerjaan terbaru ini memperlebar peluang The Fed menindaklanjuti kecenderungan menaikkan suku bunga, mungkin bahkan pada bulan ini,” ujar Chief Market Analyst Bybit Han Tan.
Fokus investor kini beralih pada rilis data inflasi lanjutan yang dijadwalkan hadir pada pekan depan untuk membaca arah kebijakan ekonomi jangka panjang.
Pertanyaan Umum
Mengapa harga emas dunia mengalami penurunan tajam?
Harga emas dunia tertekan akibat data ketenagakerjaan Amerika Serikat yang lebih kuat dari perkiraan, memicu spekulasi kenaikan suku bunga The Fed.
Berapa kisaran harga emas spot saat terakhir tercatat?
Harga emas spot berada di level US$ 4.422,91 per troy ounce setelah sempat mengalami aksi jual yang cukup masif di pasar.
Data apa yang menjadi fokus investor berikutnya?
Investor kini menantikan rilis data inflasi konsumen dan produsen Amerika Serikat yang akan menjadi petunjuk utama kebijakan moneter selanjutnya.
Ringkasan
Harga emas global turun 1,1% ke US$ 4.422,91 per troy ounce setelah data tenaga kerja AS menguat dan memicu spekulasi kenaikan suku bunga The Fed.












