Gunung Lewotobi Laki-Laki Turun Status Jadi Waspada Level II

- Penulis

Rabu, 16 September 2026 - 15:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gunung Lewotobi Laki-Laki di Flores Timur, Nusa Tenggara Timur dengan aktivitas vulkanik yang mulai menurun.

PVMBG menurunkan status Gunung Lewotobi Laki-Laki di Flores Timur dari Level III (Siaga) menjadi Level II (Waspada).

Redaksiku.com – Kabar melegakan datang dari wilayah Flores Timur, Nusa Tenggara Timur, di mana status aktivitas Gunung Lewotobi Laki-Laki resmi diturunkan dari Level III (Siaga) menjadi Level II (Waspada) pada Rabu, 16 September 2026. Keputusan ini diambil oleh Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) setelah melakukan serangkaian evaluasi mendalam terhadap kondisi visual dan data instrumental gunung api tersebut.

Selama beberapa pekan terakhir, para petugas di pos pengamatan mencatat adanya penurunan intensitas aktivitas vulkanik yang cukup signifikan. Penurunan status ini menandakan bahwa ancaman bahaya bagi masyarakat di sekitar lereng gunung telah berkurang, meskipun kewaspadaan tetap menjadi prioritas utama bagi warga yang beraktivitas di zona rawan.

Evaluasi Teknis Penurunan Status

Proses evaluasi yang dilakukan oleh tim ahli melibatkan pemantauan intensif terhadap embusan asap, frekuensi gempa, serta deformasi tubuh gunung. Berdasarkan data yang terkumpul, aktivitas erupsi yang sebelumnya sempat mendominasi laporan harian kini cenderung melandai secara konsisten.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Status gunung api ini resmi mengalami perubahan dari level Siaga ke Waspada setelah pengamatan intensif selama periode 24 jam terakhir menunjukkan penurunan aktivitas yang stabil.

Penurunan status ini bukan berarti gunung tersebut telah sepenuhnya tenang tanpa risiko. PVMBG tetap menekankan bahwa potensi ancaman berupa aliran lava, lontaran material pijar, maupun awan panas masih mungkin terjadi jika terjadi perubahan tekanan magma yang mendadak di dalam kawah.

Rekomendasi bagi Masyarakat

Meski status sudah turun, masyarakat diimbau untuk tidak lengah dan tetap mematuhi batasan jarak aman yang telah ditetapkan oleh otoritas terkait. Memasuki level Waspada, terdapat beberapa poin penting yang perlu diperhatikan oleh penduduk setempat untuk menjaga keselamatan diri:

  • Masyarakat maupun wisatawan dilarang melakukan aktivitas pendakian atau mendekati kawah dalam radius yang telah ditentukan oleh PVMBG.
  • Penduduk di sekitar lereng gunung diharapkan tetap memantau informasi resmi dari pemerintah daerah dan tidak mudah terpancing oleh isu-isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.
  • Warga yang tinggal di sepanjang aliran sungai yang berhulu di Gunung Lewotobi Laki-Laki harus tetap waspada terhadap potensi bahaya sekunder berupa banjir lahar dingin, terutama saat curah hujan tinggi.

Penurunan level aktivitas menjadi Waspada didasarkan pada hasil analisis data visual dan instrumental yang menunjukkan tren penurunan tekanan magma di bawah kawah gunung.

Selalu sediakan masker di tempat yang mudah dijangkau sebagai langkah antisipasi jika sewaktu-waktu terjadi peningkatan abu vulkanik akibat embusan angin.

Keberhasilan penurunan status ini juga tidak lepas dari peran aktif masyarakat dalam mengikuti arahan mitigasi selama masa Siaga berlangsung. Kolaborasi antara tim pemantau di lapangan dan kesadaran masyarakat lokal menjadi kunci utama dalam meminimalkan risiko bencana di kawasan rawan letusan.

Status Waspada tetap menuntut warga untuk selalu waspada karena aktivitas gunung api bersifat dinamis dan dapat berubah sewaktu-waktu sesuai dengan kondisi geologi di bawah permukaan.

Pihak PVMBG berjanji akan terus melakukan pemantauan ketat selama 24 jam penuh untuk memastikan setiap perubahan sekecil apa pun dapat dideteksi lebih dini. Informasi mengenai perkembangan terkini akan terus diperbarui melalui saluran komunikasi resmi, sehingga masyarakat bisa mendapatkan data yang akurat dan terpercaya kapan saja dibutuhkan.

Pertanyaan Umum

Apa yang dimaksud dengan status Waspada bagi Gunung Lewotobi Laki-Laki?

Status Waspada atau Level II berarti aktivitas gunung api menunjukkan peningkatan di atas level normal, namun masih dalam batas yang terkendali. Masyarakat tetap diminta untuk tidak beraktivitas di zona berbahaya yang telah ditetapkan.

Apakah warga sudah boleh kembali berkebun di area lereng gunung?

Warga diperbolehkan kembali beraktivitas di area kebun mereka selama lokasi tersebut berada di luar radius bahaya yang telah ditentukan oleh pihak berwenang. Sangat disarankan untuk selalu berkoordinasi dengan petugas pos pengamatan setempat sebelum melakukan aktivitas di area yang lebih dekat dengan puncak.

Bagaimana cara mendapatkan informasi terbaru mengenai kondisi gunung?

Informasi resmi mengenai status gunung api dapat diakses melalui aplikasi Magma Indonesia, situs resmi PVMBG, atau melalui pengumuman yang disampaikan langsung oleh pemerintah daerah setempat melalui aparat desa atau kecamatan.

Ringkasan

Status Gunung Lewotobi Laki-Laki di NTT resmi turun dari Level III (Siaga) menjadi Level II (Waspada) sejak 16 September 2026 karena penurunan aktivitas vulkanik.

Masyarakat diimbau tetap mematuhi radius aman dari PVMBG dan mewaspadai potensi lahar dingin.

Follow WhatsApp Channel www.redaksiku.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Strategi Prabowo Wujudkan Swasembada Energi Lewat 6 Langkah
Sidang Perdana Roy Suryo Terkait Kasus Ijazah Jokowi di PN Jaktim
Pria 49 Tahun di Jaktim Dihakimi Massa Usai Diduga Lecehkan Dua Anak
Pemprov Banten Janji Dampingi Keluarga Korban Kapal Arupadhatu I
PUSBAKUM SAW dan FKMPB Datangi Kejari Bekasi Soal Desa Serang
Mendukbangga Wihaji Minta TPK Indramayu Kawal Distribusi Makan Bergizi
Mantan Kepala Inspektorat Banda Aceh Diperiksa Dugaan Liwath
Sidang Korupsi Haji: Saksi Sebut Tak Ada Aliran Dana ke Gus Yaqut

Tulis Komentar

Alamat email tidak akan dipublikasikan. Kolom wajib ditandai *.

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 14:45 WIB

Strategi Prabowo Wujudkan Swasembada Energi Lewat 6 Langkah

Jumat, 18 September 2026 - 13:48 WIB

Sidang Perdana Roy Suryo Terkait Kasus Ijazah Jokowi di PN Jaktim

Jumat, 18 September 2026 - 12:59 WIB

Pria 49 Tahun di Jaktim Dihakimi Massa Usai Diduga Lecehkan Dua Anak

Jumat, 18 September 2026 - 11:23 WIB

Pemprov Banten Janji Dampingi Keluarga Korban Kapal Arupadhatu I

Jumat, 18 September 2026 - 11:16 WIB

PUSBAKUM SAW dan FKMPB Datangi Kejari Bekasi Soal Desa Serang

Berita Terbaru

Pemerintah di bawah kepemimpinan Prabowo Subianto merumuskan strategi untuk mencapai kemandirian energi nasional.

Politik

Strategi Prabowo Wujudkan Swasembada Energi Lewat 6 Langkah

Jumat, 18 Sep 2026 - 14:45 WIB

Perminas dan ITB berkolaborasi dalam riset dan teknologi untuk memperkuat sektor pertambangan nasional.

Viral

Perminas dan ITB Kolaborasi Riset dan Teknologi Mineral

Jumat, 18 Sep 2026 - 14:20 WIB

Kalangan buruh secara resmi mengusulkan kenaikan upah minimum 2027 sebesar 7,5 hingga 9,5 persen untuk menjaga daya beli pekerja.

Hot Issue

Tuntutan Kenaikan Upah 2027 Sebesar 7,5-9,5 Persen oleh Buruh

Jumat, 18 Sep 2026 - 13:59 WIB

Mega Science Center dan Budaya di Jatim Park 1 resmi memulai trial opening dengan mengusung konsep sains, teknologi, dan budaya.IST

pesona nusantara

Trial Opening Mega Science Center dan Budaya Jatim Park 1 Batu

Jumat, 18 Sep 2026 - 13:53 WIB

error: Content is protected !!