Mega Science Center dan Budaya di Jatim Park 1 menghadirkan berbagai zona interaktif yang menggabungkan sains, teknologi, dan budaya. (Dok. Ist)
Redaksiku.com – Kawasan wisata edukasi di Kota Batu kembali memperkaya pilihannya melalui kehadiran Mega Science Center dan Budaya di Jatim Park 1. Destinasi baru ini resmi memulai trial opening pada tanggal 16 September 2026, dengan menawarkan konsep pembelajaran yang memadukan sains, teknologi tinggi, kecerdasan buatan, hingga warisan budaya Nusantara dalam satu area terpadu.
Kehadiran wahana ini dirancang untuk memberikan pengalaman langsung kepada pengunjung dari berbagai kalangan usia. Melalui ratusan alat peraga yang tersedia, masyarakat tidak hanya diajak melihat pameran statis, tetapi juga merasakan sendiri bagaimana berbagai prinsip ilmu pengetahuan bekerja secara nyata di dalam ruangan interaktif.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Eksplorasi Sains, Fisika, dan Ruang Angkasa
Petualangan edukasi di tempat ini langsung terasa begitu pengunjung memasuki area luar melalui wahana Gravity Coaster yang memacu adrenalin. Setelah itu, perjalanan berlanjut ke Zona Fisika yang menyajikan beragam instalasi edukatif mengenai fenomena alam sehari-hari.
Di zona tersebut, pengunjung dapat menguji berbagai peraga sains populer secara mandiri. Beberapa fasilitas utama yang dapat dicoba mencakup:
- Peraga koneksi tulang manusia untuk memahami sistem gerak tubuh.
- Demonstrasi listrik dan magnet serta transmisi suara menggunakan serat optik.
- Alat peraga gyroscope untuk memahami prinsip keseimbangan dan rotasi benda.
- Zona antariksa yang menampilkan roket replika dan sensasi berjalan di permukaan bulan melalui Lunar Walk.
- Koleksi pakaian astronot asli, videotron planet, serta demonstrasi Tesla Coil yang memukau.
Seluruh sarana ini dikurasi secara saksama agar dapat diterima oleh anak-anak maupun dewasa dengan cara yang menyenangkan. Konsep belajar sambil bermain menjadi fondasi utama dalam setiap zona tematik yang disediakan oleh pengelola.
Destinasi edukasi ini menghadirkan total 617 alat peraga interaktif yang dirancang untuk mendekatkan dunia sains kepada masyarakat luas.
Simulasi Kebencanaan dan Teknologi Robotika Modern
Selain ilmu murni dan antariksa, pengelola juga menyiapkan Zona Bencana Alam yang memberikan edukasi mitigasi melalui pendekatan visual dan fisik. Pengunjung dapat merasakan simulasi gempa bumi nyata hingga meredakan rasa penasaran di dalam area angin ribut.
Wahana simulasi cuaca ekstrem seperti Hormuz Storm Cinema dan fenomena angin puting beliung pada First Twister memberikan wawasan tanggap darurat yang mendalam. Pendekatan ini dinilai efektif untuk mengenalkan mitigasi bencana sejak dini kepada para pelajar.
Bergeser ke sektor teknologi masa depan, Zona Robotik dan AI menampilkan inovasi mutakhir yang sedang berkembang pesat saat ini. Pengunjung dapat menjumpai berbagai perangkat pintar dan robot canggih di area tersebut, antara lain:
- Mobil balap mini dalam program Brain Race Car yang melatih ketangkasan berpikir.
- Wahana permainan interaktif lantai Jumping Grid.
- Robot anjing cerdas GO2 yang dapat bergerak lincah merespons perintah.
- Pertunjukan Robot Dance dan interaksi langsung dengan robot humanoid G1.
Jawa Timur Park Group menggelontorkan investasi besar hingga mencapai Rp270 miliar untuk pengembangan mega proyek sains dan pariwisata olahraga di kawasan ini.
Pelestarian Budaya Nusantara dan Sejarah Peradaban Islam
Tidak hanya berfokus pada teknologi modern, Mega Science Center dan Budaya juga memberikan porsi besar bagi pelestarian sejarah bangsa. Zona Budaya dirancang secara tematik untuk mengenalkan kejayaan masa lalu melalui replika peninggalan bersejarah yang megah.
Pengunjung dapat menyusuri area yang merekonstruksi era Kerajaan Majapahit, keindahan arsitektur Candi Wilwatikta, hingga kekayaan seni pertunjukan tradisional Wayang Potehi. Selain itu, terdapat pula Zona Islam yang menyajikan jejak sejarah perkembangan peradaban Islam di Nusantara.
Untuk melengkapi kunjungan edukatif tersebut, pengelola juga menyiapkan berbagai program pelatihan kreatif dan pertunjukan seni reguler bagi wisatawan. Aktivitas ini dijadwalkan berlangsung dua kali sehari untuk menghidupkan suasana museum.
Jadwal pertunjukan seni seperti Show Potehi, Show Srimulat, dan Keris Dance rutin diadakan setiap hari pada pukul 11.00 dan 15.00 WIB.
Manajer Marketing dan Public Relations Jawa Timur Park Group, Titik S. Ariyanto, menjelaskan bahwa seluruh fasilitas ini dibangun untuk mendobrak batasan museum tradisional yang kaku.
“Kami ingin menghadirkan pengalaman di mana pengunjung tidak hanya datang untuk melihat berbagai koleksi atau informasi, tetapi juga dapat mencoba, berinteraksi, dan merasakan langsung berbagai fenomena yang ada.”
— Titik S. Ariyanto
Masyarakat yang ingin merencanakan kunjungan dapat memantau informasi terkini seputar operasional melalui akun media sosial resmi atau situs web pariwisata terkait. Kehadiran pusat sains baru ini diharap mampu mendongkrak kualitas pariwisata berbasis edukasi di Jawa Timur secara berkelanjutan.
Pertanyaan Umum
Kapan Mega Science Center dan Budaya mulai dibuka untuk umum?
Destinasi wisata edukasi ini mulai membuka operasional perdana melalui tahap trial opening pada tanggal 16 September 2026 di kawasan Jatim Park 1, Kota Batu.
Apa saja zona utama yang bisa dieksplorasi pengunjung di lokasi ini?
Pengunjung dapat menikmati berbagai zona tematik mulai dari Zona Fisika, Zona Antariksa, Zona Bencana Alam, Zona Robotik dan AI, hingga Zona Budaya Nusantara dan Sejarah Islam.
Bagaimana cara mendapatkan informasi tiket dan jadwal pertunjukan?
Informasi lengkap mengenai harga tiket, pembaruan fasilitas, serta jadwal workshop dan pertunjukan seni dapat diakses melalui akun Instagram resmi @megasciencecenter dan @jawatimurpark.
Ringkasan
Jawa Timur Park Group resmi memulai trial opening Mega Science Center dan Budaya di Jatim Park 1, Kota Batu, pada 16 September 2026. Destinasi wisata edukasi terpadu seluas kawasan ini dibangun dengan investasi sebesar Rp270 miliar untuk menghadirkan pengalaman belajar sains, teknologi, dan kebudayaan secara interaktif.
Fasilitas baru ini menyediakan total 617 alat peraga yang terbagi ke dalam berbagai zona tematik, mulai dari Zona Fisika, Zona Antariksa dengan koleksi pakaian astronot asli, hingga Zona Robotik dan AI yang menampilkan robot anjing GO2 serta robot humanoid G1. Selain itu, terdapat pula Zona Bencana Alam yang menyajikan simulasi gempa dan cuaca ekstrem seperti Hormuz Storm Cinema.
Menurut Manajer Marketing dan Public Relations Jawa Timur Park Group, Titik S. Ariyanto, pusat sains ini bertujuan mendobrak batasan museum konvensional agar pengunjung dapat berinteraksi langsung dengan materi edukasi. Pengunjung juga dapat menikmati Zona Budaya Nusantara dan sejarah Islam, lengkap dengan jadwal pertunjukan seni harian seperti Wayang Potehi, Srimulat, dan Keris Dance pada pukul 11.00 serta 15.00 WIB.






