Dugaan Korupsi Proyek Laptop Kemendikbudristek di Era Nadiem Makarim Senilai Rp9 Triliun Terungkap, KPK Lakukan Penyelidikan

- Penulis

Rabu, 14 Mei 2025 - 19:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KPK menyelidiki dugaan korupsi proyek laptop Kemendikbudristek era Nadiem Makarim senilai Rp9 triliun, berpotensi seret banyak pihak. (Foto: Instagram.com/@mendikbudristek27)

KPK menyelidiki dugaan korupsi proyek laptop Kemendikbudristek era Nadiem Makarim senilai Rp9 triliun, berpotensi seret banyak pihak. (Foto: Instagram.com/@mendikbudristek27)

Dugaan korupsi proyek laptop Kemendikbudristek kini tengah menjadi sorotan tajam publik.

KPK memastikan akan menindaklanjuti laporan yang masuk terkait proyek yang nilainya mencapai triliunan rupiah.

Proyek yang sedianya untuk mendukung pendidikan digital ini justru menimbulkan tanda tanya besar soal transparansi dan integritas pengelolaannya.

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah menerima informasi awal mengenai dugaan penyimpangan pada proyek ini.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Penyimpangan tersebut mencakup kemungkinan adanya mark-up anggaran hingga potensi keterlibatan pihak internal dan eksternal kementerian.

KPK Tangani Dugaan Korupsi Proyek Laptop Kemendikbudristek

KPK menyelidiki dugaan korupsi proyek laptop Kemendikbudristek era Nadiem Makarim senilai Rp9 triliun, berpotensi seret banyak pihak. (Foto: Instagram.com/@mendikbudristek27)
Dugaan Korupsi Proyek Laptop Kemendikbudristek di Era Nadiem Makarim Senilai Rp9 Triliun Terungkap, KPK Lakukan Penyelidikan

Wakil Ketua KPK, Johanis Tanak, menegaskan bahwa pihaknya tidak akan mengabaikan dugaan korupsi proyek laptop Kemendikbudristek.

Menurutnya, setiap laporan dugaan tindak pidana korupsi akan dibahas bersama pimpinan dan Kedeputian Penindakan untuk diputuskan langkah lanjutnya.

Tanak mengungkapkan bahwa perkara ini masih berada dalam tahap pembahasan internal, namun diyakini akan segera ditangani apabila bukti awal dinilai cukup.

Bahkan, disebutkan sudah ada sepuluh orang yang dimintai keterangan dalam tahap penyelidikan awal.

Proyek pengadaan laptop ini bukan sembarangan proyek. Nilai anggarannya mencapai Rp9 triliun dan direncanakan berlangsung selama lima tahun.

Selain pengadaan laptop, proyek ini juga mencakup kerja sama layanan Google Cloud yang disebut menghabiskan dana sekitar Rp250 miliar setiap tahunnya.

Detail Pengadaan dan Dana dalam Dugaan Korupsi Proyek Laptop Kemendikbudristek

Pada tahun 2021, program pengadaan laptop nasional sempat dipaparkan oleh Dirjen Pendidikan Vokasi, Wikan Sakarinto.

Dalam pemaparannya, disampaikan bahwa Rp3,7 triliun telah dialokasikan dari APBN dan Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik untuk mendukung proyek ini.

Dana sebesar Rp1,3 triliun digunakan untuk pembelian hampir 190 ribu unit laptop beserta proyektor, speaker, dan konektor.

Sementara itu, Rp2,4 triliun dari DAK digunakan untuk pengadaan 284 ribu unit lainnya yang didistribusikan ke lebih dari 16 ribu sekolah di seluruh Indonesia.

Meski proyek ini dirancang untuk mendukung pembelajaran berbasis cloud, penggunaan laptop Chromebook justru menjadi salah satu titik kritik.

Banyak pihak mempertanyakan harga satuan perangkat yang dianggap tidak wajar dan mengindikasikan adanya potensi mark-up harga.

Dugaan Korupsi Proyek Laptop Kemendikbudristek Diduga Libatkan Banyak Pihak

Isu dugaan korupsi proyek laptop Kemendikbudristek mencuat seiring temuan bahwa proses pengadaan tidak dilakukan secara terbuka.

Indikasi adanya penunjukan langsung atau intervensi dalam pemilihan vendor turut diperbincangkan.

KPK mencatat, potensi keterlibatan tidak hanya dari unsur internal kementerian, tetapi juga dari penyedia barang dan jasa.

Dugaan ini diperkuat dengan sulitnya media mendapatkan klarifikasi dari pihak terkait, termasuk mantan Menteri Nadiem Makarim yang hingga kini belum memberikan komentar.

Dalam berbagai diskusi publik, sejumlah pengamat kebijakan menyayangkan minimnya transparansi dan akuntabilitas proyek berskala besar seperti ini. Apalagi, proyek ini melibatkan dana negara yang seharusnya digunakan secara efisien dan tepat sasaran.

Penyelidikan yang dilakukan oleh KPK masih dalam tahap awal, namun jika ditemukan bukti permulaan yang cukup, maka perkara ini akan naik ke tahap penyidikan.

Publik berharap agar KPK dapat bekerja secara independen dan profesional dalam menangani dugaan korupsi proyek laptop Kemendikbudristek.

Dengan nilai proyek yang sangat besar, penanganan kasus ini akan menjadi ujian penting bagi integritas lembaga antirasuah tersebut. Apabila ditemukan pelanggaran, maka bukan tidak mungkin akan ada penetapan tersangka dari berbagai pihak, baik birokrat maupun swasta.

Dugaan korupsi proyek laptop Kemendikbudristek menjadi perhatian nasional karena menyangkut anggaran yang sangat besar dan kepentingan pendidikan jutaan siswa. Ketidakwajaran dalam pengadaan dan minimnya transparansi menimbulkan kecurigaan publik.

Komitmen KPK dalam menyelidiki kasus ini akan menjadi tolok ukur pemberantasan korupsi di sektor pendidikan.

Harapan masyarakat kini tertuju pada hasil penyelidikan lembaga antikorupsi untuk mengungkap siapa saja yang terlibat dalam kasus yang penuh tanda tanya ini.

Jika terbukti bersalah, kasus ini bisa menjadi salah satu skandal pendidikan terbesar dalam satu dekade terakhir.

Pemeriksaan lebih lanjut diharapkan dapat mengungkap jalur distribusi dana dan siapa yang paling diuntungkan. Transparansi dan akuntabilitas dalam setiap proyek pemerintah menjadi sorotan utama publik saat ini.

Dugaan korupsi proyek laptop Kemendikbudristek menjadi bukti bahwa pengawasan ketat sangat dibutuhkan dalam pengelolaan anggaran pendidikan.***

Follow Sosial Media Redaksiku : FacebookInstagramTiktokXYoutubePinterest

Follow WhatsApp Channel www.redaksiku.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Viral Kupas Bawang Rp700 Ribu, Ternyata Ada Perbedaan Tiga Nol
Promo HokBen Spesial 17 Agustus 2026, Ada Bento 17 hingga Paket Hemat Rame-rame ‎
Daftar Lengkap 76 Nama Anggota Paskibraka 2026, Siap Bertugas pada Upacara 17 Agustus
Upah Buruh Kupas Bawang Rp700 Ribu Jadi Sorotan, Ini Fakta Upah Sebenarnya di Indonesia
Puan Buka Fakta Terbaru Terkait RUU Perampasan Aset, Kapan Akan Disahkan?
Putri Juficha Meninggal Dunia di Usia 26 Tahun, Tepat di Hari Ulang Tahunnya
Siswa SMK di Kupang Tusuk Guru Saat Tidur, Ini Motif yang Diungkap Polisi
Timeline LPDP Batch 2 2026 Lengkap, Catat Semua Tahap Seleksi agar Tidak Terlewat

Tulis Komentar

Alamat email tidak akan dipublikasikan. Kolom wajib ditandai *.

Berita Terkait

Selasa, 18 Agustus 2026 - 11:27 WIB

Viral Kupas Bawang Rp700 Ribu, Ternyata Ada Perbedaan Tiga Nol

Senin, 17 Agustus 2026 - 12:18 WIB

Promo HokBen Spesial 17 Agustus 2026, Ada Bento 17 hingga Paket Hemat Rame-rame ‎

Minggu, 16 Agustus 2026 - 20:51 WIB

Daftar Lengkap 76 Nama Anggota Paskibraka 2026, Siap Bertugas pada Upacara 17 Agustus

Minggu, 16 Agustus 2026 - 13:36 WIB

Upah Buruh Kupas Bawang Rp700 Ribu Jadi Sorotan, Ini Fakta Upah Sebenarnya di Indonesia

Minggu, 16 Agustus 2026 - 13:19 WIB

Puan Buka Fakta Terbaru Terkait RUU Perampasan Aset, Kapan Akan Disahkan?

Berita Terbaru

SSCASN 2026 Terbaru: Cek Link Resmi Pendaftaran CPNS dan PPPK

Lowongan Kerja

SSCASN 2026 Terbaru: Cek Link Resmi Pendaftaran CPNS dan PPPK

Selasa, 18 Agu 2026 - 22:59 WIB

Polres Barru bersama Badan Pangan Nasional, Bulog, pemerintah daerah, TNI, dan stakeholder terkait mengecek kualitas serta kuantitas.

Internasional

Beras Bantuan di Gudang Bulog Dicek, Ini yang Dipastikan Polisi

Selasa, 18 Agu 2026 - 15:14 WIB