Aksi “Indonesia Bangkrut” Ricuh? Mahasiswa UI & UNJ Terhambat Menuju Lokasi

- Penulis

Jumat, 12 Juni 2026 - 14:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aksi “Indonesia Bangkrut” Ricuh? Mahasiswa UI & UNJ Terhambat Menuju Lokasi

Aksi “Indonesia Bangkrut” Ricuh? Mahasiswa UI & UNJ Terhambat Menuju Lokasi

Redaksiku.com – Aksi Mahasiswa “Menuju Indonesia Bangkrut” Jadi Sorotan Publik

Gelombang aksi mahasiswa kembali mengguncang Jakarta. Pada Jumat, 12 Juni 2026, Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) menggelar demonstrasi bertajuk “Aksi Menuju Indonesia Bangkrut” di kawasan Bundaran HI.

Tak hanya dari UI, mahasiswa Universitas Negeri Jakarta (UNJ) juga ikut turun ke jalan. Aksi ini menjadi bentuk protes terhadap kondisi ekonomi nasional yang dinilai semakin menekan masyarakat.


Latar Belakang Aksi: Ekonomi Jadi Pemicu Utama

Aksi ini bukan tanpa alasan. Mahasiswa menilai sejumlah kebijakan pemerintah belum mampu menjawab persoalan ekonomi yang dirasakan masyarakat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Beberapa faktor yang menjadi pemicu aksi antara lain:

  • Kenaikan harga kebutuhan pokok
  • Tekanan ekonomi yang semakin berat
  • Kebijakan pemerintah yang dianggap tidak efektif
  • Kekhawatiran terhadap kondisi keuangan negara

Aspirasi ini disuarakan sebagai bentuk kepedulian mahasiswa terhadap masa depan bangsa.


Aksi “Indonesia Bangkrut” Ricuh? Mahasiswa UI & UNJ Terhambat Menuju Lokasi
Aksi “Indonesia Bangkrut” Ricuh? Mahasiswa UI & UNJ Terhambat Menuju Lokasi

Ribuan Massa Turun ke Jalan

Diperkirakan sekitar 3.000 massa ikut ambil bagian dalam aksi ini. Jumlah tersebut terdiri dari mahasiswa UI serta berbagai elemen masyarakat yang memiliki keresahan serupa.

Ketua BEM UI, Yatalathof Ma’shum Imawan, menyampaikan bahwa aksi ini merupakan bentuk solidaritas mahasiswa terhadap kondisi sosial-ekonomi saat ini.


Pengamanan Ketat: Ribuan Aparat Dikerahkan

Untuk mengantisipasi potensi gangguan, aparat keamanan melakukan pengamanan besar-besaran.

Total 6.088 personel gabungan dari kepolisian dan TNI diterjunkan ke berbagai titik strategis, seperti:

  • Bundaran HI
  • Gedung DPR/MPR RI
  • Patung Kuda
  • Kawasan Cikini
  • Jalan-jalan utama di Jakarta

Langkah ini dilakukan untuk menjaga ketertiban, mengatur lalu lintas, serta mencegah potensi kericuhan selama aksi berlangsung.


Massa Dikabarkan Tertahan, Akses Menuju HI Terhambat

Seiring berjalannya aksi, muncul berbagai laporan dari media sosial yang menyebutkan adanya hambatan mobilisasi massa menuju Bundaran HI.

Sejumlah unggahan di platform X dan Threads mengklaim:

  • Mahasiswa dicegat di beberapa titik
  • Akses menuju Bundaran HI dibatasi
  • Terjadi pengalihan arus lalu lintas

Hal ini menyebabkan sebagian peserta aksi tidak bisa mencapai lokasi utama demonstrasi.


Kesaksian dari Media Sosial

Beberapa akun media sosial turut membagikan situasi di lapangan.

  • Ada yang menyebut mahasiswa kesulitan bergerak karena penjagaan ketat
  • Sebagian massa tertahan di kawasan Semanggi
  • Ada pula yang diarahkan menuju area DPR/MPR

Meski begitu, kondisi ini tidak membuat aksi berhenti sepenuhnya.


Posko Relawan dan Ambulans Disiagakan

Untuk mengantisipasi hal-hal darurat, relawan turut hadir membantu jalannya aksi.

Fasilitas yang disiapkan antara lain:

  • Dua unit ambulans
  • Posko kesehatan
  • Pusat koordinasi relawan

Lokasi posko berada di sekitar kawasan Hotel Indonesia, termasuk dekat Mandarin Oriental dan Hotel Indonesia Kempinski.

Langkah ini menunjukkan kesiapan panitia dalam menghadapi berbagai kemungkinan selama aksi berlangsung.


Mahasiswa Tetap Bertahan dan Mencari Akses

Meski menghadapi berbagai hambatan, mahasiswa tetap berupaya melanjutkan aksi.

Beberapa laporan menyebutkan:

  • Massa mencari jalur alternatif
  • Sebagian berkumpul di sekitar DPR/MPR
  • Koordinasi antar kelompok tetap berjalan

Hal ini menegaskan bahwa aksi tidak dibatalkan, melainkan mengalami penyesuaian lokasi dan strategi.


Demonstrasi Jadi Cerminan Keresahan Publik

Aksi ini menjadi gambaran nyata keresahan masyarakat, khususnya generasi muda, terhadap kondisi negara saat ini.

Mahasiswa berharap:

  • Pemerintah lebih transparan dalam kebijakan
  • Solusi konkret terhadap masalah ekonomi
  • Keberpihakan pada rakyat kecil

Demonstrasi bukan sekadar aksi turun ke jalan, tetapi juga bentuk penyampaian aspirasi yang diharapkan dapat didengar oleh para pemangku kebijakan.


Penutup: Aksi Belum Usai, Suara Masih Bergema

Hingga siang hari, situasi di lapangan masih dinamis. Meskipun menghadapi berbagai hambatan, semangat mahasiswa untuk menyuarakan aspirasi tetap tinggi.

Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa ruang demokrasi masih hidup, dan suara mahasiswa tetap menjadi bagian penting dalam perjalanan bangsa.

Follow Sosial Media Redaksiku : Facebook, Instagram, Tiktok, X, Youtube, Pinterest

Penulis : redaksiku

Editor : redaksiku

Sumber Berita: Berbagai sumber

Follow WhatsApp Channel www.redaksiku.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Modal Asing Masuk Rp131,1 Triliun, SBN Jadi Primadona di 2026
Dugaan Keracunan di 88 Seoul, Pemkot Bandung Periksa Sanitasi Dapur
Sopir Taksi Listrik Ditusuk Wanita di Pademangan, Polisi Selidiki Motif
Truk Kecelakaan Tunggal di Jalan Sentani-Depapre, Satu Tewas
PLN Journalist Awards 2026 Dibuka: Cek Kategori dan Jadwalnya
Pemerintah Siapkan Proyek Giant Sea Wall 575 Km Mulai 2027
Pre-order NVIDIA RTX Spark: PC ARM untuk Gaming 1440p 100 FPS
Modifikasi Kawasaki Z900RS CAFE dengan Aksesori Billet Baby Face

Tulis Komentar

Alamat email tidak akan dipublikasikan. Kolom wajib ditandai *.

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 19:13 WIB

Modal Asing Masuk Rp131,1 Triliun, SBN Jadi Primadona di 2026

Jumat, 9 Oktober 2026 - 18:38 WIB

Sopir Taksi Listrik Ditusuk Wanita di Pademangan, Polisi Selidiki Motif

Jumat, 9 Oktober 2026 - 18:34 WIB

Truk Kecelakaan Tunggal di Jalan Sentani-Depapre, Satu Tewas

Jumat, 9 Oktober 2026 - 18:29 WIB

PLN Journalist Awards 2026 Dibuka: Cek Kategori dan Jadwalnya

Jumat, 9 Oktober 2026 - 18:27 WIB

Pemerintah Siapkan Proyek Giant Sea Wall 575 Km Mulai 2027

Berita Terbaru

Kantor Desa Lasitae, Kecamatan Tanete Rilau, Kabupaten Barru, Sulawesi Selatan. (Foto: Redaksiku.com)

Lowongan Kerja

BURUAN! Desa Lasitae Buka Lowongan Perangkat Desa, Cek Syaratnya

Sabtu, 10 Okt 2026 - 01:12 WIB

Kapal induk USS Abraham Lincoln tiba di San Diego setelah menyelesaikan penugasan selama 322 hari.

US and Israeli Attack on Iran (2026)

USS Abraham Lincoln Kembali dari Penugasan 11 Bulan di Laut

Jumat, 9 Okt 2026 - 19:17 WIB

error: Content is protected !!