Redaksiku.com Hampir setiap orang mempunyai trauma masa lalu meskipun kejadian yang membuat trauma sudah cukup lama berlalu, tetapi rasa sakit tetap ada ketika seseorang mencoba untuk mengingatnya kembali.
Melupakan Masa Lalu Bukan Cara Tepat Untuk Memulihkan Trauma
Masa lalu tidak dapat dilupakan begitu saja jika seseorang bersikeras fokus melupakan masa lalu yang penuh trauma, justru kenangan itu akan semakin melekat dalam ingatan dan tindakan ini dapat membuat mental mengalami kelelahan hingga terkena masalah kesehatan mental.
Meskipun seseorang sepenuhnya tidak bisa melupakan masa lalu yang membuat dirinya trauma, tetapi bukan berarti seseorang tidak bisa pulih dari traumanya. Ada beberapa cara yang perlu diterapkan, seperti berikut ini.
Cara Tepat Memulihkan Trauma Masa Lalu
1. Ikhlas
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Merubah masa lalu, merupakan hal yang mustahil terjadi. Semua orang tidak ada yang bisa merubah masa lalu, hal yang bisa dilakukan dengan masa lalu yaitu ikhlas menerimanya. Rasakan sakit dan sedihnya kejadian yang membuat trauma, terima semua rasa sakit itu dengan ikhlas supaya perasaan menjadi lega.
Sadarilah bahwa waktu terus berjalan maju kamu akan pulih seiring dengan berjalannya waktu, jangan terus memandang ke belakang dengan perasaan penuh sesal sambil menyalahkan diri sendiri, orang lain dan keadaan. Untuk memulihkan trauma kita harus ikhlas menerima apa yang telah terjadi dan lepaskan.
2. Mencari Dukungan
Saat batin kamu merasa sesak dan sakit akibat memendam semua rasa sakit karena trauma, jangan ragu dan takut untuk bercerita pada orang lain. Luapkan semua yang kamu rasakan, agar orang lain mampu memahami kondisi diri kamu dan mempermudah orang lain dalam membantu mencari cara agar kamu keluar dari trauma ini.
Tetapi pastikan kamu mencari dukungan dari orang yang tepat bisa orang tua, saudara, sahabat ataupun psikolog. Jangan sampai salah orang untuk bercerita, karena tidak semua orang itu bijak. Salah pilih orang untuk tempat bercerita, justru bisa membuat kamu semakin terjebak dalam perasaan trauma.
3. Healing
Healing ke alam seperti pantai, pegunungan dan lainnya juga dapat membantu dalam proses pemulihan trauma meskipun tidak secara langsung. Melihat pemandangan yang cantik dan menghirup udara segar, dapat membuat diri sejenak menjadi tenang dan hal tersebut baik untuk kesehatan mental.
Healing ke alam juga dapat membuat pikiran kembali jernih dan mampu membuat diri semakin bersyukur, karena mampu bertahan sampai sekarang meskipun trauma dan masalah hidup selalu ada tetapi faktanya di kehidupan ini masih banyak hal-hal yang perlu disyukuri.
4. Melakukan Hobi
Rasa sakit akibat trauma memang dapat membuat seseorang menjadi malas untuk melakukan aktivitas apapun, tetapi jangan sampai rasa sakit atas trauma menang atas diri kita. Lawan rasa sakit trauma dengan melakukan berbagai hobi, jangan hanya berdiam diri dan meratapinya.
Meskipun tidak langsung memulihkan trauma tetapi aktif melakukan aktivitas positif, dapat membantu dalam proses pemulihan trauma daripada hanya berdiam diri saja yang justru hal tersebut dapat membuat seseorang semakin terpuruk dalam luka masa lalu.
Trauma masa lalu bukan aib yang harus terus kamu pendam, kamu berhak bercerita pada orang yang tepat untuk mencari dukungan. Jangan lupa juga memaafkan diri dan orang lain, hindari menyimpan kebencian agar trauma bisa pulih.
Follow Sosial Media Redaksiku : Facebook , Instragram , Tiktok ,X ,YouTube , Pinterest






