BARRU Pembangunan Jembatan Perintis Garuda Tahap III Tahun Anggaran 2026 resmi dimulai pada Selasa, 7 April 2026, di Desa Lipukasi, Kelurahan Tanete, Kecamatan Tanete Rilau, Kabupaten Barru.
Peletakan batu pertama (ground breaking) dilakukan melalui Video Conference (Vicon) dan dipimpin langsung oleh Mayor Jenderal TNI Bangun Nawoko, Pangdam XIV/Hasanuddin.
Kegiatan ini digelar serentak di seluruh wilayah jajaran Kodam XIV/Hasanuddin sebagai bagian dari percepatan pembangunan infrastruktur nasional.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam sambutannya, Letkol Kav S. Simanjuntak, S.I.P (Dandim 1405/Parepare) menegaskan bahwa pembangunan jembatan ini merupakan program nasional yang diinstruksikan langsung oleh Presiden RI.
Pembangunan Jembatan Perintis Garuda akan terus berlanjut secara bertahap dan berkelanjutan sebagai bagian dari program strategis pemerintah, jelas Dandim.
Dandim juga mengajak masyarakat untuk aktif mengawasi dan mendukung proses pembangunan agar berjalan lancar, tepat waktu, dan sesuai standar yang telah ditetapkan.
Pemerintah Kabupaten Barru senantiasa menjalin komunikasi dan koordinasi dalam mendukung percepatan pembangunan di daerah.
Target waktu penyelesaian pembangunan jembatan ini ditetapkan selama 30 hari. Pekerjaan diharapkan rampung tepat waktu dan berkualitas.
Dandim menyampaikan permohonan maaf bila terdapat kekurangan dalam pelaksanaan tugas, sekaligus mengucapkan terima kasih kepada Forkopimda serta jajaran Kodim 1405/Parepare atas dukungan dan sinergi yang terjalin.
Sementara itu, Pangdam XIV/Hasanuddin, Mayor Jenderal TNI Bangun Nawoko, menyampaikan pengarahan melalui Vicon. Ia menekankan perintah Presiden Prabowo Subianto terkait percepatan pembangunan jembatan yang telah menjadi kendala puluhan tahun bagi masyarakat.
Presiden memberikan kewenangan kepada Pangdam XIV/Hasanuddin untuk mempercepat pembangunan jembatan demi kesejahteraan masyarakat, ujar Pangdam.
Banyak anak-anak dan ibu-ibu yang selama puluhan tahun menghadapi keterbatasan akses. Hari ini kita memulai peletakan batu pertama Jembatan Perintis Garuda Tahap III, jelasnya.
Program pembangunan ini dilaksanakan serentak di 13 titik wilayah Kodam XIV/Hasanuddin dan menjadi bagian dari target nasional pembangunan 337 jembatan di Sulawesi Selatan.
Seluruh kebutuhan material telah dipersiapkan sesuai standar keamanan dan konstruksi. Pembangunan mencakup jembatan gantung dan penggantian jembatan yang tidak layak pakai.
Selain pembangunan infrastruktur, program ini juga terintegrasi dengan prioritas pemerintah lain, seperti Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) dan program Makan Bergizi Gratis (MBG), yang bertujuan mendorong pertumbuhan ekonomi desa sekaligus mencetak generasi unggul.
Secara nasional, pemerintah menargetkan pembangunan 7.000 jembatan secara cepat sebagai wujud sinergi pemerintah, TNI, dan Polri demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat Indonesia.
Dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, pembangunan Jembatan Perintis Garuda Tahap III Tahun Anggaran 2026 secara resmi saya nyatakan dimulai, tegas Pangdam.
Hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Bupati Barru, Dr. Ir. Abustan, M.Si, bersama Dandim 1405/Parepare, Letkol Kav S. Simanjuntak, S.I.P.
Kapolsek Tanete Rilau, Iptu Yusran, juga tampak mengikuti jalannya kegiatan.
Ketua Pengadilan Negeri Barru, Ricco Imam Vimayzar, S.H., M.H, turut hadir bersama jajaran Kejaksaan Negeri Barru.
Kegiatan ini juga dihadiri personel Kodim 1405/Parepare wilayah Barru.
Selain itu, sejumlah kepala dusun dan masyarakat setempat terlihat antusias menyaksikan momen ground breaking tersebut.
Editor : Hengki






