Seblak merupakan salah satu makanan khas Bandung yang viral karena sensasi rasanya yang nikmat, gurih, dan pedas. Makanan yang terbuat dari bahan dasar kerupuk ini semakin lezat dengan tambahan topping mie, sosis, telur, sayuran, ceker, dan bakso. Tidak heran jika seblak banyak digemari oleh berbagai kalangan.
Tahukah kamu bahaya seblak yang sering dianggap remeh oleh sebagian orang? Terlalu sering mengkonsumsi seblak ternyata dapat membahayakan kesehatan tubuh lho. Ingin tahu lebih lanjut? Yuk, simak penjelasan sebagai berikut!
Kandungan Seblak
Secara umum, bahaya seblak bisa kamu lihat dari kandungan yang terdapat di dalamnya seperti:
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
- Kerupuk Basah : mengandung karbohidrat dan 460 kkal pada setiap 100 gram seblak.
- Mie : mengandung 219 kalori untuk mie instan pada 1 porsi seblak dan 175 kkal untuk 100 gram mie kwetiau.
- Sosis : mengandung protein dan 160 kkal untuk 1 buah sosis ayam dengan berat 75 gram.
- Ceker ayam : mengandung 212 kalori untuk ceker ayam berukuran kecil.
- Telur : mengandung protein dan 74 kalori untuk 1 butir telur berukuran besar.
- Bakso : mengandung protein dan 57 kalori untuk 1 buah bakso daging sapi berukuran sedang.
- Minyak, bumbu, dan penyedap rasa : mengandung capsaicin, Natrium, dan lemak.
- Sayuran (wortel, sawi, dan kol) : mengandung serat.
Gangguan Kesehatan yang ditimbulkan dari Bahaya Seblak
Nah, ada beberapa gangguan kesehatan yang dapat ditimbulkan dari terlalu sering mengkonsumsi seblak yakni sebagai berikut:
1. Obesitas
Adanya kandungan kalori yang tinggi dan lemak jenuh pada seblak dapat menyebabkan obesitas. Pada wanita, obesitas ini bisa menjadi pemicu utama dari ketidakseimbangan hormon. Alhasil, jika kondisi seperti ini dibiarkan dalam waktu yang lama akan tercipta gangguan pada ovulasi.
2. Kanker
Mengkonsumsi makanan dengan kandungan tinggi lemak secara rutin dapat menyebabkan kanker. Salah satu kanker yang muncul akibat bahaya makan seblak secara berlebihan adalah kanker serviks. Pasalnya, pada seblak sendiri ditemukan olahan bahan makanan yang pembuatannya dilakukan secara digoreng.
3. Hipertensi
Bahaya seblak selanjutnya adalah dapat menyebabkan hipertensi. Pada seblak terdapat kandungan penyedap rasa dan garam yang tinggi. Selain itu, terdapat kandungan natrium yang tinggi sehingga dapat meningkatkan resiko hipertensi. Apabila hipertensi ini dibiarkan dalam jangka panjang dapat menimbulkan penyakit stroke dan jantung.
4. Gangguan Kesehatan Kulit
Terlalu sering makan seblak bisa berpengaruh terhadap kualitas kulit wajah. Pasalnya, seblak dengan rasa yang pedas ini bisa meningkatkan produksi minyak yang berlebihan. Dengan begitu, dapat menyumbat pori-pori dan membuat jerawat bersarang di area wajah sehingga akan mengganggu penampilan.
5. GERD
Penyakit lainnya yang bisa ditimbulkan dari seblak adalah GERD. Buat kamu yang sudah memiliki riwayat penyakit GERD sebaiknya membatasi dan menghindari mengkonsumsi seblak. Rasa pedas yang diberikan pada seblak ini dapat memicu iritasi pada bagian lambung. Alhasil, jika terus dikonsumsi kamu akan merasakan gejala heartburn atau rasa terbakar di bagian dada, asam lambung naik, dan kesulitan menelan.
6. Dehidrasi
Dehidrasi merupakan bahaya seblak yang tidak bisa kamu anggap enteng. Tubuhyang mengalami dehidrasi tentu akan terasa lemas, kelelahan, dan berbahaya bagi kinerja ginjal. Dehidrasi yang ditimbulkan dari seblak yaitu kandungan natrium dan rasa pedas berlebihan yang membuat kamu berkeringat dan kehilangan cairan tubuh.
Tips Konsumsi Seblak yang Sehat
Buat kamu pecinta seblak tidak perlu khawatir karena tetap bisa kok menyantap hidangan yang menggugah selera ini. Agar terhindar dari penyakit yang mematikan, kamu bisa menerapkan beberapa tips di bawah ini.
1. Gunakan Bahan-bahan yang Menyehatkan
Tips yang pertama yaitu pastikan menggunakan berbagai bahan makanan yang sehat. Seperti sayuran segar yang kaya vitamin dan serat, dada ayam tanpa kulit, udang, dan telur. Jika ingin menambahkan kerupuk, kamu bisa beli kerupuk yang kandungan garam dan lemaknya rendah. Dengan begitu, kebutuhan gizi harian seperti serat, vitamin, dan protein tercukupi secara optimal.
2. Batasi Porsi Konsumsi Seblak
Untuk menghindari dampak negatif bahaya seblak, kamu bisa membatasi konsumsi seblak. Misalnya, dalam satu bulan bisa mengkonsumsi 1-2 kali seblak. Hindari makan seblak terlalu sering karena tidak bagus untuk kesehatan tubuh. Tak hanya itu, dalam menyantap hidangan seblak kamu harus memperhatikan porsinya dengan baik. Sebaiknya, konsumsi seblak dalam porsi makan yang sewajarnya dan jangan terlalu berlebihan.
3. Kurangi Intensitas Minyak, Garam, dan Penyedap Rasa
Tips terakhir yaitu kurangi penggunaan minyak, garam, dan penyedap rasa secara berlebihan. Kamu bisa menggantinya dengan cara merebus dan menggunakan bumbu atau rempah alami untuk meningkatkan cita rasa makanan pada seblak. Seperti cabai segar, kencur, dan bawang putih. Hindari pemakaian garam berlebihan dan MSG karena akan berdampak negatif untuk kesehatan jangka panjang.
Halaman : 1 2 Selanjutnya






