Baca juga : Gaya Hidup Halal Jadi Tren Global
Detail Tentang Sertifikat Halal
-
Berlaku Seumur Hidup
Sebelumnya, sertifikat halal memiliki masa aktif 4 tahun. Pelaku usaha wajib untuk memperpanjang masa berlaku sebelum sertifikat kadaluarsa. Akan tetapi, sekarang, sertifikat halal sudah berlaku seumur hidup.
Peraturan ini mulai diberlakukan sejak tahun 2024, dan berpengaruh pada sertifikat yang dikeluarkan di tahun itu dan berikutnya. Dengan catatan tidak ada perubahan bahan ataupun pemasok. Jika ada perubahan, harus segera dilaporkan untuk dilakukan pengajuan ulang sebagian dan mendapatkan sertifikat yang sudah diperbarui.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Sebagai contoh, produk masker rambut herbal dengan kandungan lidah buaya murni. Pada formulasi baru, kandungan lidah buaya turun digantikan dengan produk kimia sehingga masker jadi tahan lama.
Perubahan ini wajib untuk dilaporkan dan diaudit ulang untuk memastikan bahan kimia yang baru mengikuti kaidah halal. Sehingga produk tetap mendapatkan sertifikasi halal seperti sebelumnya.
-
BPOM Bukan Pemberi Label Halal
Masih banyak masyarakat yang mengira bahwa Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) adalah pihak yang memberikan status halal. Padahal, tugas utama BPOM adalah untuk memastikan produk yang beredar di pasar aman untuk dikonsumsi. Tapi, ini justru jadi dasar kesalahpahaman yang sering terjadi.
Perlu dipahami juga bahwa tersertifikasi aman BPOM tidak berarti produk secara otomatis memiliki status halal. Pelaku usaha tetap harus memulai sertifikasi halal secara terpisah untuk mendapatkan label halal.
-
Program Sertifikasi Gratis
Untuk mendapatkan sertifikasi halal melalui jalur reguler memang membutuhkan biaya. Akan tetapi, kosmetik yang dibuat dalam skala mikro dan kecil bisa mendapatkan label ini melalui program sertifikasi gratis yang diadakan pemerintah.
Perlu diingat bahwa program ini dijalankan dengan kuota terbatas setiap tahunnya. Sehingga pelaku usaha harus bersaing dengan pelaku UMKM lain untuk mendapatkan sertifikasi gratis.
Label halal yang ada pada skincare dan kosmetik akan memberikan ketenangan bagi para konsumen. Terlebih lagi karena mereka bisa memeriksa status halal secara mandiri. Karena itu, perusahaan kosmetik harus sudah siap sebelum memulai proses agar bisa mendapatkan sertifikat lebih cepat.
Sekarang ini, sudah ada beberapa merek kosmetik halal dari Indonesia yang juga populer di luar negeri. Bahkan, banyak juga turis asing yang datang khusus untuk membeli produk tersebut. Ini membuktikan bahwa label ini bisa menambah kepercayaan publik dan berimbas pada meningkatnya penjualan.
Halaman : 1 2






